facebook-viewcontent

Salesman Adalah: Pengertian, Skill, Tugas, dan Tanggung Jawab 

komerce.id – Salesman lebih dikenal dengan sales yang banyak ditemukan sedang menawarkan atau menjualkan produk tertentu di berbagai tempat. Sekilas sales hanya bekerja menjual dan menawarkan produk sesuai target saja, padahal jika dilihat dari pengertian salesman, maka tugasnya bisa lebih luas dari itu.

Inilah yang membuat semua perusahaan sangat membutuhkan keberadaan salesman. Jika sales sekadar menjual produk saja, tentu internal perusahaan bisa melakukannya sendiri. Agar kamu tidak salah kaprah dalam mempekerjakan sales, maka wajib mengetahui lebih dalam terkait pekerjaan di bidang ini.

Baca juga: Sales Motoris: Pengertian, Fungsi, Tugas Dan Cara Mengelolanya

Apa itu Salesman?

apa itu salesman
apa itu salesman, sumber gambar: pexels.com

Pengertian dari salesman tidak hanya digunakan untuk menambah wawasan saja, tapi juga membantu memposisikan orang yang bekerja di bidang ini sesuai dengan cakupan pekerjaannya. Adapun pengertiannya secara bahasa dan istilah bisa dilihat sebagai berikut.

1. Menurut Bahasa

Salesman berasal dari dua kata dalam Bahasa Inggris, yakni Sell dan Man. Sell berarti menjual sementara man berarti laki-laki atau orang. Jadi, salesman bisa diartikan sebagai seseorang yang bekerja menjual barang-barang tertentu atau seorang pedagang.

2. Menurut Russel

Salah satu tokoh bisnis yakni Russel dalam tulisannya Ventiana juga ikut mendefinisikan salesman untuk mengerucutkan pekerjaan di bidang ini.

Menurutnya, salesman adalah sebuah keahlian yang dimiliki seseorang, yang diberi pelatihan secara profesional dan kompeten untuk memberikan pelayanan berkualitas. Dalam hal ini berkaitan dengan penjualan produk.

3. Secara Istilah

Sementara secara istilah, pengertian salesman adalah orang yang melakukan pemasaran, penjualan, penawaran, dan distribusi terhadap suatu produk kepada konsumen secara langsung agar konsumen tertarik membelinya. Untuk bisa melakukan pekerjaannya, salesman sudah dibekali dengan kemampuan komunikasi dan bahasa yang baik.

Dari beberapa pengertian di atas, dapat ditemukan poin-poin penting yang memudahkan kamu untuk lebih memahami bidang pekerjaan ini, yaitu:

  • Pekerjaan utamanya menjual produk perusahaan.
  • Dilakukan dengan kontak dan komunikasi langsung dengan calon pembeli.
  • Memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
  • Sudah dibekali pengetahuan atau product knowledge.
  • Membawa produk yang akan dijual kepada pembeli.

Skill yang Dibutuhkan Menjadi Salesman

skill salesman
skill salesman, sumber gambar: pexels.com

Bagi kamu yang ingin merekrut seorang salesman handal dan berguna bagi perusahaan, maka ada beberapa skill yang bisa dijadikan penilaian utama dan wajib dimiliki seseorang yang bekerja di bidang ini. Beberapa skill tersebut meliputi:

Hard Skill

Hard skill adalah kemampuan yang berkaitan langsung dengan pekerjaannya secara fisik, adapun hard skill yang dibutuhkan oleh seorang salesman di antaranya:

1. Pemahaman Terhadap Produk yang Dijual

Kemampuan yang wajib dimiliki dan paling pokok adalah memiliki pengetahuan mendalam terkait produk yang akan dijual. Semakin baik pengetahuan terkait produk yang ditawarkan, tentu semakin banyak bahan pembicaraan yang bisa menjadi media promosi.

Inilah yang mendasari pentingnya pelatihan bagi seorang sales ketika pertama kali masuk ke perusahaan. Setelah mendapat pengetahuan terkait produk, diharapkan sales mampu menjelaskan detail produk, cara kerja, nilai bisnis, dan mengapa produk tersebut harus dibeli oleh konsumen yang ditawarkan.

2. Presentasi

Presentasi adalah kemampuan dalam memaparkan produknya dengan bahasa yang baik dari sudut pandang pembeli. kemampuan ini sekilas tidak terlalu dibutuhkan bagi salesman yang bekerja di lapangan secara langsung.

Namun, semua sales wajib memiliki kemampuan ini karena tidak menutup kemungkinan adanya permintaan presentasi dari berbagai jenis klien dalam lingkup yang lebih besar. Semakin baik presentasi yang dilakukan sales, tentu semakin besar kemungkinan adanya kesepakatan dengan konsumen.   

3. Memahami dan Mampu Mengoperasikan Tools Pendukung Pekerjaan

Kemajuan teknologi juga menuntut sales memiliki kemampuan yang baik dalam mengoperasikannya demi memudahkan pekerjaan. Beberapa tools pendukung yang sering dipakai oleh sales di antaranya:

  • Power Point, untuk memudahkan proses presentasi produk.
  • Microsoft Excel, untuk memudahkan menyusun laporan keuangan dari hasil penjualan.
  • CircleBack, Clari, Domo, Engagio, Datanyze, Whatsapp Bisnis, dan Tools Analytics yang berguna mengelola kontak para klien.

4. Manajemen Waktu yang Baik

Kemampuan mengatur dan mengelola waktu sangat penting dimiliki oleh seorang salesman mengingat pekerjaan ini memiliki potensi terbentuknya banyak perjanjian dan pertemuan. Agar pertemuan antara konsumen yang satu dengan lainnya tidak bersamaan, maka waktu harus dikelola dengan baik.

Sales juga harus bisa tepat waktu dalam memenuhi perjanjian yang dibuatnya dengan klien sebagai cara meningkatkan kepuasan konsumen.

5. Closing Sales

Teknik closing adalah kemampuan dalam mengakhiri proses penawaran kepada calon konsumen. Kemampuan ini harus didukung oleh bahasa persuasif yang bisa meyakinkan dan mengajak klien untuk mengakhiri transaksi dengan membeli atau memilih menggunakan produk yang ditawarkan.

Soft Skill

Dari pengertian salesman yang sudah dijabarkan sebelumnya, dapat diketahui bahwa seseorang yang bekerja pada bidang ini juga harus dibekali oleh soft skill terkait karakter dan kualitas masing-masing pribadi. Beberapa soft skill yang sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas sebagai salesman adalah:

1. Kemampuan Komunikasi

Komunikasi yang baik adalah kunci dari keberhasilan tugas sales. Semakin baik kemampuan komunikasinya, semakin besar kemungkinan klien dan calon konsumen tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan.

Untuk membuat konsumen membeli tanpa paksaan dan secara sukarela, coba gunakan kata-kata menarik pelanggan yang efektif dalam blog ini.

2. Kemampuan Interpersonal

Kemampuan ini berkaitan dengan teknik promosi melalui hubungan perorangan ataupun antar pribadi. Apabila ada banyak hubungan baik yang dibangun oleh sales secara perorangan, potensi barang yang ditawarkan akan dibeli juga lebih besar.

Berkaitan dengan hal ini, maka sales tidak hanya pandai bicara saja, tapi juga pandai mendengarkan keluh kesah dan curhat dari pelanggan sehingga membuat mereka lebih nyaman.

3. Negosiasi

Untuk mendapatkan kesepakatan terbaik kepada pelanggan sehingga sama-sama menguntungkan, soft skill berupa negosiasi juga wajib dimiliki. Untuk membangunnya, seorang sales harus bisa berpikir dari sudut pandang perusahaan serta pelanggan sekaligus.

4. Fokus

Banyak sales yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik tapi tidak diimbangi dengan tingkat fokus yang baik. Akhirnya, target yang ditentukan tidak bisa dipenuhi akibat masalah fokus dalam menentukan target konsumen.

Tugas dan Tanggung  Jawab Salesman

tugas dan tanggung jawab salesman
tugas dan tanggung jawab salesman, sumber gambar: pexels.com

Meskipun sering dipandang sebelah mata, tugas dan tanggung jawab salesman sebenarnya sangat penting demi kemajuan perusahaan. Tidak heran jika ada beberapa pengusaha yang memberikan apresiasi besar kepada para salesnya agar bersemangat.

Berdasarkan pengertian salesman secara bahasa, istilah, dan penerapannya, dapat diketahui tugas dan tanggung jawab pokok dari seorang salesman, di antaranya:

1. Menjual Produk dari Perusahaan Sesuai Target atau Melebihi

Tugas umum yang paling mudah terlihat dari seorang salesman adalah menjual produk yang dihasilkan oleh perusahaan tempatnya bekerja. Setiap perusahaan biasanya memberlakukan target tertentu kepada sales agar kemajuan perusahaan tetap terjaga.

Target inilah yang harus dipenuhi oleh sales sehingga soft skill dan hard skill mesti terus diasah untuk mendukung pemenuhannya.

2. Mempelajari Produk Perusahaan

Demi mendukung pekerjaan pokoknya dalam menjual produk perusahaan, maka sales juga memiliki tugas untuk mempelajari berbagai produk perusahaan yang siap dipromosikan. Jika tugas ini tidak dijalankan, tentu proses penjualan tidak akan maksimal.

3. Menjaga Nama Baik Perusahaan

Sebagai salah satu bagian yang terjun langsung di masyarakat khususnya calon konsumen, tentu saja nama perusahaan harus dijaga dengan baik.

Jangan sampai kekurangan dan kelemahan produk mencemarkan nama baik perusahaan, sehingga sales harus berusaha menutupi dengan menonjolkan sisi positifnya saja.

4. Update dengan Tren Pasar

Semakin sering terjun ke lapangan, tentu saja sales juga bisa mengetahui produk seperti apa yang sedang tren di masyarakat. Informasi ini bisa disampaikan sales kepada perusahaan untuk meningkatkan kualitas produk sesuai dengan tren yang sedang berjalan.

5. Mengurus Administrasi Klien

Dalam melakukan tugasnya, tentu saja ada beberapa dokumen dan informasi yang dibutuhkan klien. Berkaitan dengan ini, sales juga bertugas memenuhi kebutuhan dokumen administrasi tersebut.

Demikian sebaliknya, administrasi terkait identitas dan penjualan kepada klien juga harus dimiliki oleh sales sebagai bahan laporan kepada perusahaan.


Salesman menjadi salah satu bagian penting dari perusahaan yang bisa memberikan keuntungan besar terkait peningkatan jumlah penjualan produk. Untuk itulah, perusahaan juga harus bisa memberikan apresiasi yang besar kepada karyawan yang bekerja dibidang ini.

Walaupun demikian, kamu juga harus memastikan salesman yang direkrut bisa bekerja secara maksimal dengan skill yang dimiliki. Untuk itu dibutuhkan pengetahuan yang baik dari perusahaan terkait tugas dan tanggung jawab sales sesuai dengan pengertian salesman secara umum.

Bayu Kurniawan

SEO Specialist di Komerce, berpengalaman lebih dari 4 tahun dalam SEO dan sangat tertarik pada digital marketing.

Tinggalkan komentar