facebook-viewcontent

10 Teknik Closing Sales yang Efektif untuk Konsumen Bisnis Anda

Teknik Closing Sales – Nyawa dari sebuah perusahaan terletak pada lancar dan tidaknya transaksi yang menghasilkan pendapatan. Salah satu cara agar banyak pemasukan adalah dengan meningkatkan penjualan. Fakta inilah yang mendasari betapa pentingnya teknik closing yang efektif.

Pengetahuan tentang teknik closing sangat berpengaruh pada jumlah penjualan perusahaan. Hampir semua perusahaan berusaha menemukan metode closing yang optimal. Banyak faktor yang mempengaruhi teknik closing ini, contohnya perubahan budaya, segmen pasar, teknologi, dan lainnya.

Selain itu banyaknya produk substitusi juga menjadi tantangan bagi perusahaan untuk menarik minat dan penjualan produknya. Sales yang bekerja juga wajib bisa meyakinkan konsumen untuk menggunakan produk tersebut.

Apa Itu Teknik Closing Dan Mengapa Penting Bagi Bisnis?

Teknik closing adalah sebuah metode untuk membuat calon pembeli produk benar-benar menjadi pembeli produk kita. Atau dengan kata lain ini merupakan sebuah teknik yang bisa digunakan untuk mengubah leads menjadi pembeli.

Ketika menjual suatu produk serta berinteraksi dengan berbagai calon pembeli melalui chat, sedikit demi sedikit Anda seakan mengarahkan mereka agar mau membeli atau memiliki minat atas produk kita. Nah, saat mengarahkan inilah teknik closing sangat dibutuhkan, supaya pembeli tidak merasa bahwa mereka sedang dipaksa dan dengan senang hati tertarik terhadap produk kita.

Hal tersebut itulah, yang menjadi suatu alasan mengapa teknik closing sangat penting dalam urusan bisnis. Dikarenakan memiliki peranan penting dalam keberlangsungan serta peningkatan penjualan produk.

Adapun beberapa persiapan yang harus Anda jalani ketika melakukan teknik closing, salah satunya seperti mampu memahami keunggulan produk. Kemudian, pelaku usaha bisnis juga harus mengetahui mengapa para konsumen harus membeli produk tersebut, lalu bangunlah kepercayaan kepada pelanggan karena hal ini juga sangat penting.

Baca juga: Arti Follow Up

10 Teknik Closing Sales untuk Meningkatkan Penjualan

Teknik Closing Sales Yang Efektif Untuk Konsumen Bisnis Anda
sumber pixabay

Mungkin beberapa tahun yang lalu, salah satu cara closing yang efektif adalah dengan kunjungan kepada customer. Seiring perkembangan zaman, cara ini dapat beralih pada percakapan melalui sosial media, aplikasi percakapan, dan lainnya. Bagaimana teknik closing efektif bagi konsumen anda?

1. Gunakan Metode No Pain No Sales

Maksud dari metode ini adalah, seorang sales harus mampu menemukan pain atau kesulitan, ketidaknyamanan, serta penderitaan jika tidak menggunakan produk anda. Cari tahu tentang pain customer dengan melakukan beberapa pendekatan dan pertanyaan.

Sebelum melakukan teknik ini, pastikan terlebih dahulu bahwa produk Anda adalah produk yang memiliki manfaat bagi pelanggan. Kenali lebih jauh produk sebelum mencoba menjelaskan pada pelanggan, agar informasi yang diberikan akurat.

Contohnya adalah jika memasarkan produk mesin cuci kepada konsumen yang sama sekali belum pernah menggunakannya, maka carilah pain tersebut. Misalnya saja konsumen merasa capek, pinggang sakit, kulit rusak, dan keluhan lain ketika mencuci tanpa bantuan mesin cuci.

Dengan mengetahui penderitaan tersebut, Anda bisa melakukan sales dengan menjelaskan perbandingan jika menggunakan mesin cuci. Yakinkan bahwa apa yang dialami oleh konsumen sebagai pain, akan hilang dengan memakai produk yang Anda jual.

2. Terapkan Teknik Now or Never

Teknik now or never ini dapat digunakan dengan memberikan informasi kepada customer tentang promo yang hanya berlaku di waktu tertentu. Buatlah diskon, promo, atau potongan harga yang bisa didapatkan konsumen jika melakukan pembelian saat itu juga.

Tujuan dari menggunakan teknik ini adalah agar konsumen terpengaruh untuk segera membeli produk yang dijual tersebut. Tentunya car aini akan membuat penjualan meningkat karena promo hanya berlaku saat itu dan harga akan kembali normal keesokan harinya.

Disamping menggunakan teknik promo, informasikan juga bahwa stok produk tersebut sangat terbatas atau tinggal beberapa buah saja. Yakinkan konsumen bahwa Anda tidak menjamin bahwa produk tersebut masih ada jika tidak melakukan pembelian sekarang juga.

3. Berikan Solusi dari Produk yang Anda Jual

Sebuah produk memang dibuat atau diciptakan sebagai jawaban dari permasalahan yang dialami oleh pelanggan. Melihat alasan tersebut, teknik closing yang efektif adalah dengan memberikan solusi akan permasalahan yang dialami konsumen melalui produk tersebut.

Untuk lebih jelasnya, diumpamakan Anda adalah sales dari produk bantal kesehatan. Agar bisa mencapai closing, berikan informasi kepada konsumen bahwa dengan menggunakan bantal kesehatan tersebut, Anda dapat tidur lebih nyenyak, peredaran darah lancar, dan leher tidak sakit.

Jika produk yang dijual berupa software atau perangkat lunak, misalnya aplikasi, maka solusi yang bisa diberikan adalah keunggulan produk. Sampaikan kemudahan-kemudahan yang bisa didapatkan dengan menggunakan aplikasi tersebut.

4. Buat Customer Menjadi Orang yang Spesial

Teknik closing yang lainnya adalah dengan memberitahukan jika menggunakan atau membeli produk tersebut, maka customer menjadi orang yang spesial. Buatlah customer merasa sangat beruntung karena bisa mendapatkan produk tersebut.

Pada saat akan melakukan closing, sampaikan jika produk tersebut hanya diproduksi sebanyak 20 unit saja. Informasikan juga bahwa tersedia layanan pengantaran produk gratis bagi customer yang terpilih.

Buatlah kesan agar customer merasa sangat harus membeli produk saat itu juga. Apabila tidak dibeli sekarang maka akan banyak keuntungan yang terlewatkan. Dengan cara ini customer akan memilih untuk membeli produk tanpa menunda-nundanya lagi.

5. Coretlah Harga Normal

Teknik ini mungkin telah banyak diketahui oleh para pelaku usaha. Sebuah permainan psikologis harga yang mengesankan harga menjadi jauh lebih murah. Teknik pencoretan ini sangat efektif untuk membuat customer segera membeli produk yang ditawarkan.

Psikologis marketing ini akan membuat customer meningkat emosinya dalam mendapatkan harga yang terlihat murah tersebut, setelah melihat harga normal yang dicoret tersebut. Permainan angka pada barang juga akan membantu efektifnya teknik ini.

Contohnya adalah, ketika sebuah produk dengan harga normal Rp 500.000, kemudian coretlah harga tersebut dan ganti dengan harga baru. Misalnya harga promo adalah separuh dari harga normal, maka tulislah Rp 299.000 untuk pembelian periode tertentu.

Baca juga: 10 Kata-Kata Menarik Pelanggan Yang Efektif Untuk Media Promosi

6. Bandingkan Harga, Kualitas dengan Produk Pesaing

Hampir semua customer akan merasa senang pada saat bisa mendapatkan harga yang jauh lebih murah namun memiliki kualitas yang baik. Hal ini dapat menjadi salah satu solusi meningkatkan closing. Teknik membandingkan ini juga efektif saat melakukan prospek pada customer.

Berikan informasi kepada pelanggan tentang harga produk Anda yang lebih murah, serta kualitas lebih sama dengan produk dari pesaing. Apabila memungkinkan, bisa juga diberitahukan bahwa kualitas produk tersebut lebih tinggi dibanding produk yang harganya lebih mahal.

Customer pasti akan menimbang pada saat membandingkan produk tersebut. Kesempatan untuk mendapatkan produk dengan harga murah dan berkualitas, akan menjadi pertimbangan bagi customer untuk memilih produk yang Anda jual.

7. Tampilkan Testimoni Positif

Seiring perkembangan teknologi, banyak sekali cara closing yang bisa dilakukan. Saat ini banyak yang menggunakan testimoni pelanggan sebagai salah satu cara untuk bisa closing sales. Tampilan testimoni pelanggan akan berfungsi sebagai kesaksian telah menggunakan produk tersebut.

Anda bisa meminta para customer yang membeli untuk menuliskan testimoni atau kesan dari produk. Sebelum menampilkan di media sosial atau website, pilahlah testimoni yang masuk. Gunakan hanya testimoni positif saja agar dapat mempengaruhi calon customer.

Baca juga: Cara mendapatkan testimoni dari pelanggan

8. Miliki Rasa Empati Kepada Customer

Memiliki rasa empati kepada customer bisa dilakukan dengan memahami dan juga memiliki kedekatan secara emosional. Lakukan seolah-olah Anda yang berada di posisi customer. Ceritakan juga hal yang sama kepada customer untuk menguatkan bahwa Anda tahu posisinya.

Beberapa keadaan mungkin juga pernah dirasakan, misalnya memiliki cerita tentang perlakuan penjual yang kurang baik pada saat melakukan transaksi. Kesamaan cerita ini akan membuat customer merasa bahwa seirama dan membantunya dengan produk tersebut.

Contoh penerapan empati dalam closing sales adalah, “dulu saya juga seperti itu kak, sering insecure dengan berat badan lebih. Tapi setelah saya mencoba produk ini, saya bisa turun berat badan hingga 5 kg dalam waktu seminggu. Sekarang saya sudah tidak insecure lagi”.

9. Memuji Pelanggan

Semua orang pasti suka ketika ada yang memuji, begitu juga dengan pelanggan. Untuk bisa melakukan closing sales sangat perlu melakukan pujian kepada customer. Efek yang ditimbulkan dari pujian ini akan membuat customer merasa senang dan lebih percaya diri.

Pada saat rasa percaya diri dan nyaman telah terbentuk pada diri customer, maka akan memudahkan Anda dalam melakukan closing. Namun ingatlah bahwa pujian tersebut harus tepat waktu dan jangan berlebihan. Pastikan melakukannya secara natural dan tidak dilebih-lebihkan.

10. Mengasumsikan Customer

Yang dimaksud dengan teknik ini adalah dengan mengasumsikan customer akan membeli produk yang ditawarkan. Buatlah rasa percaya diri jika produk pasti akan dibeli oleh customer. Dengan teknik ini, sales akan lebih mudah dalam melakukan closing.

Teknik ini memang membutuhkan keberanian dalam melakukan pancingan kepada customer. Contohnya adalah dengan menanyakan beberapa hal seperti “mau beli yang hitam atau putih?” atau “langsung saya bantu proses pembayarannya ya” atau “mau ambil berapa banyak?”.


Semua perusahaan ingin produk yang dimilikinya dapat terjual dengan baik dipasaran. Pemilihan teknik closing sales yang efektif sangat menentukan keberhasilan penjualan. Seorang sales juga harus menguasai teknik tersebut dengan baik, agar target penjualan dapat tercapai.

Apapun bentuk teknik yang digunakan, tujuannya adalah untuk meningkatkan volume penjualan. Semakin banyak penjualan, maka akan semakin tinggi pendapatan yang diterima oleh perusahaan.

customer service komtim
Nanda

Nanda adalah content specialist di Komerce. Nanda ingin terus berbagi pengalamannya melalui artikel-artikelnya di blog Komerce. Memastikan Anda mendapatkan pengalaman-pengalaman baru tentang dunia customer service dan e-commerce.

Tinggalkan komentar