9 Tips Meningkatkan Penjualan Bisnis Online dengan TikTok

Jika Anda pemilik bisnis, saat ini Anda harus mulai menggunakan TikTok sebagai strategi marketing. Walaupun terbilang masih baru, namun terdapat banyak tips meningkatkan penjualan dengan TikTok yang tidak bisa Anda remehkan lagi.

Hingga detik ini, pengguna TikTok telah mencapai 500 juta pengguna dan Indonesia menjadi salah satu negara dengan pemakai TikTok terbanyak. Hal ini menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Anda bisa mencoba melakukan strategi bisnis TikTok untuk mengembangkan usaha.

Buatlah konten video yang bisa menarik perhatian banyak pengguna sampai pengguna tersebut tertarik untuk membeli dan menggunakan produk Anda. Apabila Anda belum terbiasa dengan platform TikTok maka Anda perlu memahami cara kerja dan pengguna TikTok terlebih dahulu.

Statistik Pengguna Tiktok

Sebelum berbicara tentang Tiktok Ads, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu pengguna Tiktok di dunia dan di Indonesia. Saat ini Tiktok tengah menjadi aplikasi yang digandrungi oleh generasi millennial dan Z. hal ini dibuktikan dengan jumlah pengguna yang mencapai 1 miliar di seluruh dunia yang tersebar di lebih dari 150 negara. Hingga pertengahan tahun ini, Tiktok menjadi aplikasi yang paling banyak diunduh oleh pengguna, dan semakin jauh meningkat seiring dengan berlangsungnya pandemic Covid-19.

Berdasarkan data yang dihimpun dari katadata, demografi pengguna tiktok didominasi oleh usia 16-24 tahun. Sedangkan lokasi yang paling banyak memiliki pengguna tiktok dipimpin oleh negeri Bollywood atau India yang menyumbang 99,8 juta unduhan per Juni 2020. Namun Tiktok mencatat kerugian hingga USD 6 miliar akibat pemblokiran yang dilakukan oleh pemerintah India sebagai buntut dari konflik perbatasan antar dua negara.

pengguna tiktok 2020

Indonesia sendiri menduduki peringkat 4 dengan pengguna aktif lebih dari 30,7 juta orang yang didominasi oleh Gen Z. Hal ini dipengaruhi konten tiktok yang sangat beragam dan alogritme yang memungkinkan untuk dipersonalisasi.

Baca juga: 16 Cara Mudah Meningkatkan Penjualan Bisnis Secara Online

9 Strategi Meningkatkan Penjualan dengan TikTok

tips meningkatkan penjualan dengan tiktok
sumber cnn

Saat ini memang online marketing menjadi salah satu cara efektif untuk melakukan promosi. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan, termasuk TikTok marketing. Berikut beberapa tips untuk meningkatkan penjualan dengan TikTok yang bisa Anda terapkan, yaitu:

1. Mengenali cara kerja TikTok

TikTok adalah media sosial di mana orang-orang bisa membagikan konten berupa video. Setiap video yang diposting di TikTok berdurasi 15 detik dan bisa digabung sampai 60 detik video.

Tidak hanya untuk membagikan konten hiburan dengan orang lain, Anda juga bisa memanfaatkan platform ini untuk melakukan promosi di TikTok. Anda hanya perlu membuat video dan menambahkan latar musik serta efek untuk membuatnya lebih menarik.

Pengguna TikTok bisa memberikan like, komentar, dan share video tersebut. Semakin banyak interaksi pengguna maka peluang produk Anda dipromosikan ke pengguna lainnya juga lebih besar.

Engagement rate yang lebih tinggi dari Instagram juga membuat TikTok menjadi media yang sangat cocok untuk menciptakan brand awareness produk.

2. Mencari konten menarik

Untuk membuat video TikTok, Anda harus mencari ide konten yang bisa menarik perhatian pengguna sebagai salah satu strategi marketing TikTok. Pada dasarnya, mencari konten di TikTok hampir sama dengan konten blog.

Anda bisa memanfaatkan tools Ubersuggest atau Ahrefs untuk mengetahui trend keyword yang pas dengan keperluan audiens terhadap produk bisnis. Selanjutnya, kata kunci tersebut bisa dijadikan sebuah konten video.

Anda juga bisa bertanya langsung kepada audiens menggunakan polling atau postingan media sosial untuk mengetahui isi konten yang paling diminati. Ide konten TikTok biasanya berhubungan dengan product launching, hashtag challenge, dan tutorial.

3. Menggunakan hashtag saat membuat video

Cara promosi TikTok selanjutnya adalah menggunakan hashtag. Ketika menggunakan TikTok jangan sampai Anda mengabaikan penggunaan hashtag.

Pihak TikTok juga mengatakan bahwa hashtag adalah bagian dari informasi video yang bisa menjadi bahan rujukan untuk merekomendasikan video kepada pengguna TikTok yang lain. Pemilihan hashtag jangan dilakukan sembarangan, gunakan hashtag yang paling berhubungan dengan konten bisnis yang Anda buat.

4. Melakukan kerjasama dengan influencer

Walaupun beberapa orang menganggap review yang diberikan influencer cenderung berlebihan. Namun, faktanya daya pikat dari influencer tidak bisa diabaikan begitu saja. Sudah banyak bisnis yang merasakan pengaruh influencer dalam peningkatan penjualan produk.

Hal paling penting jika menggunakan strategi ini yaitu untuk memilih influencer yang cocok dengan target audiens serta tujuan promosi.

Anda juga bisa melihat influencer yang bisa memperoleh respon banyak pengguna, sehingga saat konten bisnis Anda muncul akan ada banyak pengguna yang memberikan tanggapan.

5. Konsisten dalam memposting konten

Bagaimana caranya menaikkan brand awareness dengan media sosial? Caranya Anda perlu memiliki konsistensi dalam memposting video konten, supaya follower bisa melihatnya.

Saat pengguna menyukai video Anda maka video tersebut juga akan ditampilkan di halaman pengguna lain. Semakin banyak Anda memperoleh like maka video tersebut bisa masuk di halaman for your page atau fyp.

Jika hal tersebut terjadi maka tujuan Anda untuk membangun brand awareness bisa tercapai.

Baca juga: Strategi Marketing Di YouTube Untuk Pemasaran Bisnis

6. Menanggapi komentar dari pengguna

Apabila ada pengguna yang berkomentar di postingan Anda, jangan lupa untuk menanggapinya. Pilih komentar yang paling positif dan berikan jawaban yang sesuai dengan keingintahuan pengguna tersebut.

Anda juga bisa memberikan komentar di postingan orang lain supaya brand awareness bisnis lebih meningkat. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Karena, ketika Anda meninggalkan komentar di postingan pengguna lain lalu memperoleh like, username Anda bisa menjadi di urutan teratas. Begitulah cara kerja algoritma pada TikTok.

7. Memakai TikTok Ads

Saat ini Anda juga bisa memanfaatkan fitur TikTok ads untuk membuat iklan di TikTok. TikTok sendiri memiliki empat jenis produk yang ditawarkan yaitu InFeed Ads, Branded Effect/Filter, Promotes Hashtag Challenge, dan Brand Takeover.

  • InFeed Ads merupakan iklan yang muncul ketika pengguna melakukan scroll feed.
  • Branded effect/filter adalah filter atau efek khusus mengenai informasi produk.
  • Promotes hashtag challenge adalah iklan yang akan mengajak pengguna untuk memakai hashtag challenge tersebut.
  • Brand takeover adalah iklan eksklusif berbentuk video, gambar, atau gif yang akan muncul hanya sehari sekali ketika aplikasi TikTok dibuka.

Dari empat jenis iklan tersebut, hingga saat ini InFeed Ads menjadi iklan yang paling diminati oleh pebisnis. Hal ini dikarenakan biaya pemasangan iklan tersebut cenderung kecil dan iklan akan muncul di feed audiens.

Selain itu, agar iklan menjadi lebih optimal terdapat pilihan untuk penargetan perilaku dan minat.

8. Membuat hashtag challenge

Salah satu perbedaan yang cukup unik antara pengguna TikTok dan media sosial lainnya adalah pengguna TikTok menyukai challenge. Ada banyak challenge di TikTok yang sudah dicoba oleh jutaan orang, dari orang biasa sampai selebriti.

Lalu, apa hubungannya challenge dengan kegiatan marketing TikTok? Hubungannya adalah kemungkinan bahwa Anda bisa memperoleh kepopuleran dari challenge tersebut. Di TikTok, pemakaian hashtag challenge ini sudah terbukti cukup efektif untuk mempromosikan produk.

Karena, untuk ikut mencoba challenge tersebut para pengguna TikTok harus memiliki produk terlebih dahulu. Apabila di mata pengguna video challenge tersebut terlihat menarik maka ada banyak orang yang ingin membuat video serupa.

Artinya, jika strategi ini berhasil kemungkinan ada banyak orang yang ingin membeli produk Anda.

Baca juga: 7 Strategi Pemasaran yang Efektif Bagi Konsumen Milenial

9. Melihat data analytics TikTok ads

Setelah Anda mencoba menggunakan TikTok ads, Anda harus melihat hasilnya dari data. Dari data tersebut nantinya Anda bisa melakukan analisis penggunaan strategi tersebut berhasil atau tidak.

Cara penggunaannya yaitu dengan pilih menu Analytics yang ada di akun TikTok dan pilih View Analytics untuk melihat hasil analisis untuk setiap postingan. Ada juga fitur Followers Analytics yang bisa dimanfaatkan untuk melihat insight mengenai perilaku follower.

Misalnya, kapan waktu follower online, jenis konten apa yang paling sering ditonton, dan lainnya. Sehingga, dari hasil tersebut Anda juga bisa membuat konten yang lebih menarik sesuai dengan tujuan.
 
Banyaknya trend challenge TikTok saat ini memberikan peluang bagi bisnis untuk bisa berkembang. Anda tidak perlu ragu lagi untuk mencoba strategi marketing TikTok yang sangat cocok dilakukan di tahun 2021.

Setelah menerapkan beberapa tips meningkatkan penjualan dengan TikTok harapannya strategi tersebut bisa berhasil untuk mencapai tujuan bisnis yang diinginkan.

kolaborasi bersama komerce
Nanda

Nanda adalah content specialist di Komerce. Nanda ingin terus berbagi pengalamannya melalui artikel-artikelnya di blog Komerce. Memastikan Anda mendapatkan pengalaman-pengalaman baru tentang dunia customer service dan e-commerce.

Tinggalkan komentar