facebook-viewcontent

Pengertian dan Cara Membuat Video Marketing yang Sukses

Saat Anda sudah memiliki bisnis atau usaha, Anda harus melakukan marketing sehingga akan semakin banyak pelanggan yang mengenali dan kemudian tertarik kepada produk yang Anda tawarkan. Salah satu caranya adalah dengan membuat video marketing yang saat ini sedang digemari oleh para pebisnis.

Video pemasaran atau marketing ini digemari karena memberikan dampak yang positif terhadap penjualan produk karena dinilai sangat menarik pelanggan. Jika Anda sedang bingung dan mencari inspirasi cara melakukan pemasaran produk, artikel ini merupakan artikel yang cocok.

Karena kami akan menjelaskan mengenai panduan yang lengkap untuk memulai video marketing. Simak pembahasannya hingga akhir, ya!

Pengertian Video Marketing

Sebelum membahas mengenai cara memulai video marketing serta panduannya, kami akan membahas mengenai pengertian video marketing itu sendiri. Strategi pemasaran atau strategi marketing merupakan hal yang penting untuk meningkatkan ketertarikan pelanggan sehingga nilai penjualan akan meningkat.

Salah satu strategi marketing yang dapat Anda lakukan yaitu dengan membuat video marketing. Video marketing merupakan strategi marketing yang menggunakan video dan memanfaatkan platform online (biasanya media sosial).

Baca juga:

13 Strategi Marketing Di YouTube Untuk Pemasaran Bisnis Anda
9 Tips Meningkatkan Penjualan Bisnis Online Dengan TikTok

Kelebihan dan Kekurangan Video Marketing

Memasarkan produk dengan menggunakan video atau video marketing memiliki kelebihan yang membuat strategi marketing ini digemari oleh banyak pebisnis, diantaranya yaitu:

  1. Konten yang berupa video dapat meningkatkan daya beli dari calon pelanggan karena kontennya dinamis dan juga atraktif
  2. Konten yang berupa video lebih interaktif dan juga komunikatif sehingga calon pelanggan akan lebih mudah mengetahui dan mengerti fitur yang ditawarkan oleh produk Anda dengan lebih detail
  3. Konten video marketing dapat lebih meyakinkan calon pelanggan baik terkait dengan produk yang dijual maupun terkait toko online yang Anda miliki.
  4. Konten video marketing lebih banyak dibagikan oleh calon pelanggan kepada rekannya sehingga secara tidak langsung akan membantu proses marketing yang Anda lakukan.

Meskipun memiliki beberapa kelebihan, video marketing juga tetap memiliki beberapa kekurangan. Adapun kekurangan yang dimiliki oleh video marketing tersebut diantaranya adalah:

  1. Dapat memunculkan kesan kurang profesional dan kurang kredibel jika konten video kurang menarik
  2. Waktu yang dibutuhkan oleh calon pelanggan untuk menonton dan mencerna isi konten video tersebut relatif lebih lama jika dibandingkan dengan melihat penjelasan tertulis
  3. Untuk menonton video yang menjelaskan mengenai produk kita, calon pelanggan harus memiliki koneksi internet yang tidak hanya cepat namun juga harus stabil sehingga video akan terputar dengan baik

Panduan Membuat Strategi Pemasaran Video Marketing

Sebelum Anda membuat dan menyebarluaskan video marketing, akan lebih baik jika Anda membuat rencana atau strategi yang akan Anda lakukan sehingga Anda memiliki arah atau tujuan yang jelas saat pelaksanaannya.

Kami sudah merangkum beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat Anda membuat strategi pemasaran melalui video marketing:

1. Menentukan target audiens

Penting untuk Anda mengetahui audiens yang ingin Anda targetkan melalui video yang akan Anda buat sehingga Anda akan lebih mudah menentukan tujuan video marketing. Tidak hanya menentukan target, Anda juga harus mempelajari karakteristik dari target audiens yang Anda pilih.

2. Menentukan tujuan pemasaran

Setelah Anda menentukan target audiens dan juga karakteristiknya, Anda harus menentukan tujuan dibuatnya video marketing tersebut. sebagai contoh atau referensi, tujuan video marketing dapat berupa pelanggan membeli produk atau membuat member keanggotaan.

3. Menentukan waktu rilis konten

Meskipun terlihat seperti hal yang sepele, waktu rilis konten juga akan memberikan dampak yang berbeda. Anda dapat menentukan waktu rilis yang bertepatan dengan promo seasonal atau juga hari penting.

Cara Membuat Video Marketing dari Nol

Setelah Anda membuat perencanaan video marketing yang matang, Anda dapat langsung mulai membuat video marketing. Adapun untuk langkah-langkah yang dapat dilakukan diantaranya yaitu:

1. Buat skrip

Agar saat merekam atau membuat video lebih terarah, Anda harus membuat skrip terlebih dahulu. Adanya skrip juga dapat mempermudah Anda saat mengedit video di akhir. Saat membuat skrip, hal pertama yang dapat dilakukan adalah membuat outline atau poin penting yang ingin ditampilkan.

Anda juga harus menentukan gambar serta audio yang ingin Anda tampilkan kemudian memasukkannya ke dalam skrip video.

2. Siapkan alat yang dibutuhkan

Alat yang dibutuhkan untuk membuat video marketing tentu saja adalah sebuah kamera. Namun jika Anda tidak memiliki kamera, Anda dapat menggunakan kamera smartphone karena yang paling penting adalah cara Anda menggunakan kamera tersebut.

Selain kamera, Anda juga dapat menyiapkan peralatan lainnya seperti tripod, baterai cadangan, memory card serta tambahan lampu sebagai lighting (pencahayaan).

3. Siapkan talent video marketing

Pemahaman talent akan produk yang Anda jual merupakan hal yang penting agar hasil video menjadi bagus dan informatif. Karena itu, Anda harus dapat memilih dan mempersiapkan talent dengan baik.

4. Menyusun dan merapikan footage

Meskipun kegiatan ini merupakan kegiatan yang membosankan, namun Menyusun dan merapikan footage merupakan hal yang penting. Dengan footage atau rekaman mentah yang rapi, akan lebih mudah bagi Anda untuk mencari konten saat melakukan proses editing.

5. Proses editing

Proses editing inilah yang menjadi alasan mengapa Anda harus memiliki footage yang rapi. Setelah memilih footage, Anda dapat mengedit video-video tersebut untuk menjadi konten video yang menarik.

Jangan lupa juga menggunakan musik yang menarik untuk background sehingga penonton tidak bosan. Terkait dengan penambahan musik di dalam video, Anda juga harus berhati-hati agar video Anda nantinya tidak akan terkena copyright.

Selain menambahkan musik background, menambahkan voice over juga dapat membuat konten video Anda menjadi lebih menarik. Voice over merupakan audio narasi yang tidak disampaikan oleh talent.

Dengan adanya voice over, Anda dapat memberikan informasi yang lebih detail kepada calon pelanggan yang menonton. Namun Anda juga harus hati-hati dan teliti agar narasi yang disampaikan voice over tidak sama dengan yang disampaikan talent sehingga membuat penonton bosan.

Anda dapat menggunakan berbagai macam software editing mulai dari yang gratis hingga yang berbayar. Contoh software yang dapat digunakan untuk editing video biasanya adalah Lightworks, iMovie, Openshot dan Adobe Premiere Pro.

6. Perilisan video

Sebelum merilis konten video marketing, Anda terlebih dahulu harus melakukan riset dan analisis mengenai platform yang dapat digunakan dan akan memberikan hasil yang diharapkan. Gunakan media sosial yang sedang banyak digunakan misalnya Instagram, Facebook atau juga TikTok.

Baca juga:

23 Strategi Digital Marketing Untuk UMKM Dan Start Up
7 Strategi Marketing Untuk Generasi Milenial Yang Efektif

10 Hal yang Harus Ada dalam Video Marketing

Dengan mengikuti garis besar di bawah ini, Anda akan mampu menjual produk apa saja atau membuat orang bersedia membagikan alamat email mereka melalui video pemasaran yang powerful. Berikut hal yang harus ada di dalam video marketing yagn harus Anda ketahui:

1. Bicara tentang mimpi dan keinginan

Mulailah dengan membahas tentang mimpi yang akan bisa audiens capai ketika menggunakan produk layanan Anda. Ajukan pertanyaan atau sebuah fakta tentang mimpi dan keinginan mereka. “Apakah kamu menginginkan X?”, “Apakah kamu memimpikan X?”, “Banyak orang ingin menjadi X.”

2. Bicarakan masalah audiens

Bicaralah tentang masalah-masalah yang menghalangi orang untuk mendapatkan langkah pertama (mimpi dan keinginan). Apa yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari, yang mencegah mereka dalam mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Bicaralah lebih spesifik tentang hambatan, masalah, dan tantangan yang mereka hadapi. “Apakah kamu memimpikan X? Tapi merasa seperti Z?” (Alasan mereka pikir mereka tidak bisa). Atau, “Apakah Anda memimpikan X? Tetapi menemukan X itu? ” (Masalah yang mereka hadapi ketika mereka mencoba).

3. Terangkan bahwa Anda ahlinya

Beri tahu kepada audiens bahwa Anda adalah ahlinya di bidang ini. Ceritakan kisah dan pengalaman Anda kepada audiens Anda. “Saya mengerti karena saya sudah mengalami itu juga.”

Setidaknya, sertakan 4 hal ini.

  1. Beri tahu audiens tentang perjuangan Anda dalam meraih apa yang Anda dan audiens Anda impikan.
  2. Ceritakan tentang pencarian solusi yang Anda lakukan. Berapa banyak cara yang Anda gunakan untuk mencapai mimpi Anda.
  3. Terangkan solusi yang membuat Anda mengarah ke poin 4 (kesuskesan Anda). Dan ini biasanya adalah solusi yang Anda tawarkan kepada audiens.
  4. Bicarakan tentang kesuksesan Anda dan bagaimana hidup Anda berubah menjadi lebih baik dengan kesuksesan Anda tersebut.

Urutan keempat langkah ini merupakan sebuah keharusan. Gambarkan dengan jelas dari titik 1 ke titik 4. Perjuangan> pencarian> > Solusi yang work > kesuksesan. Target audiens Anda tidak akan mudah percaya pada kesuksesan Anda jika mereka tidak melihat perjuangan. Pastikan Anda berbicara tentang perjuangan Anda.

4. Jelaskan solusi / sistem / konsep jawaban

Beri tahu mereka tentang, “Sistem yang harus diikuti,” atau, “Seperangkat langkah yang harus diikuti,” atau, “Jika Anda memiliki pola pikir ini, Anda akan sukses seperti saya.”

Intinya, disinilah Anda mulai memperkenalkan solusi yang Anda tawarkan.

5. Bahas tentang fitur

Informasikan kepada audiens Anda, tentang manfaat apa saja yang akan mereka miliki dalam hidup mereka jika “mereka memiliki apa yang Anda miliki”. Atau, “mereka tahu apa yang Anda ketahui”. Beri tahu mereka bagaimana kehidupan mereka akan berubah, dan bagaimana kehidupan keluarga mereka akan berubah.

Kemudian, jelaskan fitur-fiturnya. Fitur-fitur ini dapat berupa akses langsung ke pelatihan video atau buku dan sebagainya. Sehingga kemudian mereka dapat mencapai impian X (contoh: lebih sedikit hutang, lebih banyak pendapatan pasif, gaya hidup yang lebih sehat, dll.).

6. Jabarkan harga

Jangan pernah memberi tahu mereka harganya terlebih dahulu. Beri tahu mereka nilainya terlebih dahulu. Jadikan nilai lebih signifikan daripada harga.

Yang perlu kita lakukan sebelum menyampaikan harga adalah mengedukasi audiens tentang benafit yang akan mereka dapatkan. Dan pastikan mereka merasa bahwa benafit yang akan mereka dapatkan lebih besar atau setidaknya sama dengan harga yang mereka bayarkan.

7. Bonus

Pada dasarnya manusia selalu ingin untung. Jadi, tawarkanlah bonus untuk semakin menarik minat beli audiens Anda. “Jika Anda membeli (sistem ini / eBook / langkah-langkah ini), Anda akan mendapatkan bonus menarik ini”.

Buat bonus sebaik hal pertama yang Anda jual. Dan, jangan lupa! Sertakan juga harga nominal dari bonus yang Anda tawarkan. “Bonus ini setara dengan Rp. 1.500.000,-“, “Dapatkan bonus ebook senilai Rp. 500.000,-“.

8. Testimoni

Sekarang, tambahkan cerita dari orang-orang yang menikmati apa yang Anda jual dan menyukainya. Jika Anda benar-benar baru memulai, dan tentu saja tidak memiliki testimonial karena belum ada yang tahu siapa Anda, Solusinya?

Mintalah sepupu, teman, atau tetangga untuk memberikan testimoni terlebih dahulu.

Pertanyaanya, “Apakah ini penipuan?” Tentu bukan! Caranya, Anda berikan produk Anda gratis kepada kerabat, teman atau tetangga Anda. Kemudian mita dia untuk memberikan testimoni. Begitulah cara Anda memulai. Bahkan influencer paling sukses sekali pun memulai dengan cara ini. Anda hanya perlu untuk memulai.

9. Call To Action

Kalau biasanya kita membuat Call To Action (CTA) dengan menggunakan tombol atau link, lalu bagaimana kalau dalam bentuk video? Jika ini menjadi pertanyaan Anda, solusinya adalah dengan menyertakan URL website kita untuk menggantikan fungsi tombol dan link. Jika URL landing page Anda panjang, Anda bisa memanfaatkan URL shortener.

Atau sebenarnya, ketika Anda beriklan menggunakan video, baik itu di Facebook maupun Google (YouTube), telah disediakan fitur CTA ini. Kita cukup memasukkan URL kita ke dalam tombol CTA yang disediakan. Kalau Anda belum terlalu paham tentang cara beriklan di Facebook atau Google, atau mungkin Anda tidak punya banyak waktu, Anda bisa meng-hire SDM Advertiser Komerce untuk membantu pemasaran produk Anda.

10. Garansi

Ini penting karena penelitian menunjukkan bahwa lebih banyak orang akan membeli sesuatu jika Anda menawarkannya dengan jaminan atau garansi. Untuk itu. tanyakan kepada diri sendiri, “Seberapa relakah saya memberikan sesuatu secara gratis?” “Seberapa banyak saya percaya pada produk saya?”

Sebagai contoh, berikan jaminan uang kembali 30 hari dan pastikan Anda memberikan pembeli kembali uang mereka ketika mereka memintanya. Selalu hormati garansi.

Kejutan!

Ini maksudnya bukan kejutan dari saya untuk Anda. Tapi, coba berikan kejutan kepada audiens Anda di akhir video. Lemparkan bonus lain dan putar lebih banyak video testimonial. “Oh, aku lupa memberitahumu, penawaran ini termasuk e-book gratis ini untuk membantumu melakukan X.”


Akhirnya, saatnya mempublikasikan video Anda. 10 + 1 langkah di atas semoga bisa membuat video marketing Anda menjadi lebih powerful dan sukses. Satu lagi, sebenarnya cara ini juga bisa kita terapkan di dalam landing page kita. Tinggal Anda sesuaikan dengan kebutuhan saja.

Dengan menggunakan video sebagai sarana pemasaran atau marketing, Anda dapat meningkatkan angka penjualan karena saat ini tren sudah beralih dari iklan melalui televisi yang harganya mahal menjadi melalui internet yang tentu saja dapat dilakukan oleh siapapun.

Dengan mengetahui penjelasan mengenai video marketing baik dari pengertian, kelebihan dan kekurangan, strategi pemasaran dan cara memulai, semoga Anda dapat membuat video yang menarik dan efektif untuk meningkatkan nilai penjualan.

Hartanto

Hartanto adalah web developer di Komerce. Hartanto ingin memastikan agar setiap website yang dikelolanya terus online. Dia juga banyak berbicara tentang landing page untuk penjualan.