23 Strategi Digital Marketing Untuk UMKM dan Start Up

Apakah Anda masih bingung dalam memilih strategi marketing yang sesuai? Bagi pemilik bisnis, terdapat strategi digital marketing UMKM dan start up yang bisa dilakukan dan diterapkan untuk mendukung kemajuan bisnis sampai peningkatan penjual.

Memang, beberapa cara membutuhkan waktu lebih lama. Namun, ada banyak cara yang bisa Anda coba sampai menemukan cara yang cocok untuk mempromosikan produk. Bagi start up memang digital marketing menjadi pilihan utama, namun belum banyak UMKM yang berpikir demikian.

Hal penting yang harus Anda pikirkan dalam menjalankan bisnis adalah untuk selalu bisa mengikuti perkembangannya saat ini. Oleh karena itu, jangan terlalu nyaman dengan cara tradisional dan kumpulkan keberanian untuk mendalami digital marketing.

Strategi Digital Marketing UMKM dan start up

strategi digital marketing

Saat ini strategi digital marketing sedang gencar dilakukan oleh bisnis. Beberapa strategi digital marketing UMKM dan start up yang bisa Anda lakukan untuk mencapai tujuan bisnis, yaitu:

1. Hyper Targeted Audience

Hyper Targeted Advertising merupakan salah satu cara beriklan yang mungkin akan menjadi trend digital marketing di tahun 2020 ini. Apakah Anda pernah melihat iklan yang sama sekali tidak berkaitan dengan diri Anda? Seperti iklan Binomo yang sempat viral misalnya? Anda bisa melihat iklan digital sebuah produk yang berkali-kali muncul di beranda sosial media atau platform lain.

Namun, cara Iklan digital seperti ini kemungkinan akan diabaikan oleh orang-orang. Tentu saja, karena iklan itu tidak relevan dengan audience. Berdasarkan riset dari Majalah Forbes, pesatnya pemasaran digital yang luar biasa, membuat iklan dari banyak produk membombardir berbagai audience yang tidak relevan dengan produk mereka. Tentunya cara ini kurang tepat. Sebab dari riset yang dilakukan bahwa kebanyakan orang lebih menyukai konten yang bagus.

Ketika Anda memilih untuk melakukan strategi ini, maka ada pertaruhan besar disini. Apakah iklan Anda akan diabaikan seperti angin lalu oleh para audience, atau ini menjadi ladang baru Anda untuk meraup profit dengan menjangkau audience baru.

2. Chatbots

Aplikasi Chatbots sudah mulai banyak digunakan oleh pelaku bisnis online. Bahkan, chatbots juga sudah banyak diterapkan oleh marketplace di Indonesia. Chatbots sendiri merupakan sebuah program yang akan secara otomatis berinteraksi dengan konsumen di situs web.

Chatbots akan sangat membantu untuk bisnis kita. Chatbots akan dapat menjawab berbagai macam pertanyaan dari pengguna melalui teks atau suara secara real time. Di samping itu, penggunaan sistem ini juga akan mengurangi pengeluaran perusahaan karena akan mengurangi kebutuhan customer service untuk menjawab pertanyaan pengunjung.

Namun, kita perlu berhati-hati dalam mengimplementasikan chatbots. Jangan sampai penggunaan chatbots justru menjadi bumerang untuk bisnis Anda. Jika Anda ingin menggunakan chatbots, pastikan Anda menerapkan 3 Aturan Sederhana Menggunakan AI Chatbot. Karena bagaimanapun, robot tidak akan bisa menjadi manusia. Kalau Anda butuh Customer Service yang telah berpengalaman dan memiliki keterampilan baik, Anda bisa menjadi Partner kami dengan memberdayakan Customer Service.

3. Voice-Powered Search

“Oke Google!” Pernah berkata seperti itu ke smartphone Anda? Ya, Voice-Powered Search adalah sebuah teknologi dimana kita bisa melakukan pencarian tidak menggunakan teks tetapi menggunakan suara. Fitur pencarian melalui suara ini misalnya pada Google Assistant. Dengan fitur tersebut, kita dapat mencari berbagai hal atau menerjemahkan kalimat hanya dengan berbicara dengan smartphone kita.

Menanggapi teknologi ini, para pebisnis disarankan membuat dengan detail keterangan produk, agar mendukung dengan teknologi tersebut.

Baca juga: 7 Strategi Marketing Untuk Generasi Milenial Yang Efektif

4. Merencanakan konten pemasaran

Saat ini konten pemasaran menjadi salah satu langkah mudah yang bisa menjangkau konsumen lebih luas. Saat produk telah siap untuk diluncurkan, buat konten pemasaran terlebih dahulu yang edukatif dan masif.

Anda harus bisa menentukan konten pemasaran yang sesuai untuk produk dan siapa pasar yang ingin dituju.

5. Melakukan kompetisi online

Siapa kira bahwa menggelar kontes online bisa menjadi strategi digital marketing yang efektif dilakukan secara berkala. Kegiatan ini bisa menambah brand awareness, mengakuisisi banyak pelanggan, dan mempromosikan produk melalui giveaway.

Cara ini sangat direkomendasikan untuk dilakukan secara rutin.

6. Membuat konten marketing

Untuk UMKM dan start up, strategi marketing yang diperlukan adalah konten yang berfokus dengan kebutuhan pelanggan bukan hanya konten yang menjual. 
Konten yang bisa menjawab kebutuhan dari konsumen bisa menjadi jembatan bagi perusahaan dalam menciptakan kedekatan dan rasa percaya konsumen dibandingkan iklan televisi maupun banner.

Saat konsumen merasa percaya dan dekat maka konsumen lebih mudah untuk membuat keputusan pembelian.

7. Merancang program referral

Strategi program referral ini sangat cocok dilakukan oleh start up. Hal tersebut dikarenakan orang lebih mempercayai rekomendasi yang diberikan oleh orang lain dibandingkan perusahaan penjual produk.

Untuk mempercepat pelaksanaan, Anda perlu menggandeng tools dari perusahaan pihak ketiga yang memang bergerak di bidang tersebut.

8. Mengikuti pameran atau event

Walaupun melakukan digital marketing, tetapi kegiatan secara offline juga tidak boleh ditinggalkan. Umumnya, ada banyak event yang diselenggarakan untuk mengenalkan bisnis-bisnis baru. 

UMKM dan start up bisa mengikuti event tersebut sebagai cara mempromosikan bisnis dan mengenalkannya kepada orang-orang yang tertarik.

9. Eksklusif beta

Siapa yang tidak mengenal Pinterest atau PayPal? Ketika pertama kali muncul di publik, keduanya menerapkan strategi eksklusif beta. Caranya, Anda bisa mengundang orang-orang tertentu atau memakai skema siapa yang daftar duluan akan memperoleh keuntungan.

10. Membangun image untuk branding

Perlu Anda ketahui bahwa sudah banyak start up yang sukses dari tim kecil, bahkan ada yang hanya dimulai dari founder saja. Kunci pentingnya adalah pebisnis tidak malu untuk menjadi pemain utama.

Saat Anda bisa mewakili start up atau UMKM maka energi positif yang Anda berikan bisa menjadi branding yang positif juga bagi bisnis tersebut.

Baca juga: Cara Membuat Video Marketing

11. Fokus bisnis

Saat Anda membuat suatu produk, tentu tidak semua orang membutuhkan atau menginginkannya. Oleh karena itu, Anda harus bisa memilih pasar yang tepat untuk bisnis. Mulai dari hal-hal yang kecil dan kembangkan pasar secara perlahan.

12. Bakar uang

Strategi digital marketing start up yang sudah umum dilakukan adalah bakar uang. Biasanya bakar uang ini dilakukan untuk membayar spot iklan dengan harapan bisa memperoleh banyak konsumen.

Namun, jika hanya mengandalkan iklan hasil yang didapatkan sering tidak sesuai. Cara yang lebih efektif adalah dengan menawarkan bonus nominal tertentu apabila pengguna mendaftar akun.

13. Menyelenggarakan kontes

Zaman yang serba digital ini membuat strategi marketing seperti menggelar kontes menjadi cara yang bisa dilakukan untuk branding.

Kontes yang bisa dilakukan juga sangat berhubungan dengan dunia digital, misalnya kontes artikel, kontes SEO, kontes blog, atau kontes yang melibatkan pemakai media sosial.

14. Memanfaatkan media sosial

Hari ini siapa yang tidak memakai media sosial? Hampir mayoritas orang memiliki media sosial, terutama remaja atau dewasa muda. Teknik berinteraksi secara langsung antara pelanggan dan calon pelanggan bisa menjadi cara yang efektif.

Selain itu, strategi digital marketing 2021 ini cukup murah bahkan dengan cara tertentu bisa jadi tidak ada biaya yang perlu dikeluarkan. 

Banyaknya masyarakat Indonesia yang menggunakan media sosial menjadi peluang besar bagi UMKM dan start up untuk berkembang melalui social media marketing.

15. Bekerja sama dengan brand lain

Bagi bisnis baru, bekerja sama dengan brand lain yang sudah lebih terkenal bisa menjadi peluang menguntungkan. Anda juga bisa mencoba melakukan pendekatan dan menawarkan kerja sama untuk membantu bisnis Anda supaya bisa lebih dikenal oleh banyak orang.

16. SEO (Search Engine Optimization)

Supaya konten bisa dilihat dan muncul di pencarian maka konten yang dibuat perlu diberi pendekatan SEO. Pendekatan SEO ini dilakukan untuk memastikan bahwa konten memiliki ranking yang baik saat dicari berdasarkan kata kunci tertentu.

Baca juga: Strategi Marketing Di YouTube

17. Remarketing

Remarketing merupakan suatu fitur advance yang terdapat di Google AdWords khususnya Google Display Network. Apabila fitur ini digunakan dengan benar maka konversi penjualan bisa meningkat secara signifikan.

Remarketing menjadi cara dasar yang perlu dilakukan untuk meningkatkan traffic, awareness, sampai penjualan.

18. Jangan memaksakan konten kepada pengguna

Saat ini model iklan hard selling atau yang menonjolkan penjualan memperoleh stigma negatif di mata konsumen digital. Sehingga, pemasaran harus dilakukan dengan cara yang lebih kreatif.

19. Email marketing

Untuk membuat list email yang potensial, Anda harus bisa merencanakan cara bagaimana mendatangkan lead supaya orang ingin mendaftarkan diri. 

Karena metode ini bersifat paling personal, jangan sampai Anda mengirimkan email penawaran ke alamat yang tidak mendaftarkan diri secara sukarela.

20. Pendekatan dengan konten “customer journey”

Umumnya, konsumen digital akan mengakses banyak platform untuk memperoleh informasi. Hal ini menjadi sebuah perjalanan digital konsumen yang perlu Anda pikirkan. 
Bagaimana caranya pemasar bisa membuat konten yang relevan untuk setiap channel? Sehingga, konsumen bisa memperoleh informasi yang tepat.

21. Influencer marketing

Saat ini sudah banyak bisnis yang menggunakan endorse marketing. Mulai dari bisnis rumahan, UMKM, maupun bisnis besar mempercayakan produknya pada influencer. Dalam beberapa kasus, cara ini masih efektif dan masih layak untuk dicoba.

Baca juga: Tips Meningkatkan Penjualan Bisnis di TikTok

22. Podcast marketing

Media podcast bisa dipakai untuk mengkomunikasikan produk. Pemasar bisa menyampaikan podcast yang informatif yang bisa membangun image perusahaan dengan lebih baik.

23. Inbound marketing

Inbound marketing adalah strategi digital marketing yang kuat tetapi memerlukan waktu, konsistensi, dan pengorbanan. Metode ini melakukan pendekatan berupa mempublikasikan konten gratis, membuat email listing, dan menciptakan image yang kuat di media sosial.


Ternyata, ada banyak strategi digital marketing UMKM dan start up yang bisa Anda lakukan. Dari cara-cara tersebut harapannya Anda bisa mengembangkan bisnis supaya lebih maju dan besar.

Walaupun digital marketing menjadi cara yang efektif, Anda juga tetap bisa menggabungkannya dengan cara marketing offline supaya pasar yang terjangkau bisa lebih luas.

Hartanto

Hartanto adalah web developer di Komerce. Hartanto ingin memastikan agar setiap website yang dikelolanya terus online. Dia juga banyak berbicara tentang landing page untuk penjualan.

Subscribe to Our Newsletter

Kamu ingin meningkatkan penjualan bisnis? Dapatkan tips terbaru dari komerce.