facebook-viewcontent

7 Cara Mengelola Reseller Agar Loyal dan Produktif

Cara Mengelola Reseller – Jika memiliki bisnis online, memiliki reseller menjadi hal yang harus kamu perhitungkan. Itu karena reseller cukup berpengaruh untuk kelangsungan bisnis kamu. Reseller dapat memberikan pemasukan yang cukup signifikan untuk bisnis kamu., bahkan tak jarang menyumbang pemasukan berkali-kali lipat dibandingkan berbisnis sendiri.

Reseller merupakan aset untuk bisnis kamu. Jika reseller hilang, maka hilanglah juga peluang untuk mengembangkan bisnis kamu. Maka dari itu, kamu harus dapat memiliki reseller yang berkualitas dan mampu mempertahankan mereka dengan mengelola sebaik mungkin. Bisa dibilang, “membangun” komunitas reseller untuk bisnis kamu sama saja dengan membangun komunitas bisnis produk kamu.

7 Cara Mengelola Reseller Agar Loyal dan Produktif

Setelah kita membahas bagaimana cara merekrut reseller yang berkualitas, kali ini kita akan membahas tips mengelola reseller pada bisnis online. Meskipun kita sudah memiliki reseller berkualitas, kita juga harus mengelola dan menjaga mereka agar betah berbisnis dengan kita.

Menjaga reseller sama pentingnya dengan menjaga pelanggan. Itu karena reseller merupakan pihak-pihak yang berhubungan langsung dengan konsumen. Reseller ini tahu betul bagaimana situasi pasar dan keinginan konsumen. Bagaimana mengelola reseller itu? inilah 7 cara mengelola reseller bisnis online kamu:

1. Buat Grup Reseller

Buat Grup Reseller
sumber gambar: whatsapp.com

Untuk mempermudah koordinasi dan diskusi bersama, buatlah sebuah grup yang berisi kamu dan reseller-reseller dari produkmu. Selain dapat bertukar pikiran, adanya grup reseller dapat menjadi tempat silaturahmi dan saling mengenal.

Kamu bisa memberikan arahan dalam satu waktu ke banyak reseller. Selain itu, kamu juga dapat mengakumulasi kritik dan saran yang disampaikan oleh reseller. Kamu bisa membuat grup di aplikasi pengiriman pesan WhatsApp atau telegram yang banyak dipakai oleh reseller.

2. Pelatihan Online Marketing Secara Berkala

Pelatihan Online Marketing Secara Berkala
sumber gambar: elearningindustry.com

Jika kamu memiliki kemampuan, baik finansial maupun ilmu yang memadai buatlah pelatihan online marketing secara berkala. Kamu bisa mengagendakan sebulan atau beberapa minggu sekali.

Kegiatan ini juga dapat kamu jadikan benefit ketika seseorang berminat menjadi reseller kamu. Selain menambah ilmu, mereka akan mempraktekkan ilmunya untuk menjual produk atau brandmu.

3. Ruang Konsultasi 7/24 Jam

Ruang Konsultasi 7/24 Jam
sumber gambar: ciputrahospital.com

Dalam berbisnis apalagi jika berhubungan langsung dengan pembeli, reseller pasti akan menemui masalah atau hambatan. Terkadang mereka membutuhkan bantuanmu selaku pemilik brand untuk memecahkan masalah dan mencari solusi atas masalah mereka.

Sediakan waktu untuk mendengarkan keluh kesah mereka. Dari situ juga kamu akan mendapatkan insight tentang kebutuhan pasar dan kekurangan produk kamu secara lebih detail. Anggap saja konsultasi itu merupakan investasi kamu untuk menentukan arah bisnis.

Baca juga: Cara Merekrut Reseller Yang Berkualitas

4. Anda dan Reseller harus terus menambah ilmu bisnis

Anda Dan Reseller Harus Terus Menambah Ilmu Bisnis
sumber gambar: saffroninteractive.com

Tidak hanya reseller, kamu juga harus menambah ilmu untuk memajukan bisnis. Kamu bisa mengikuti pelatihan di berbagai tempat baik secara langsung maupun melalui media daring. Pelatihan yang diikuti juga tidak harus berbayar, sesuaikan dengan kebutuhan bisnis kamu.

Dengan menambah ilmu bisnis, kamu bisa menyesuaikan diri dengan keadaan pasar yang berubah-ubah. Kamu juga bisa memberikan pengetahuan kepada reseller-reseller yang belum berkesempatan mengikuti pelatihan.

5. Memberi Reward

Memberi Reward
sumber gambar: medium.com

Memberi reward untuk reseller yang dapat mencapai target dapat memberikan motivasi bagi mereka untuk meningkatkan penjualan produk kamu. Selain itu, bagi reseller yang mendapatkan reward akan merasa lebih termotivasi karena merasa dihargai.

Beberapa pemilik brand memberikan kebijakan bonus yang menggiurkan untuk reseller yang menghasilkan penjualan di atas angka target. Bonus dapat berupa uang, produk, voucher, atau tiket liburan ke luar negeri dan sebagainya.

6. Materi Pembinaan Reseller yang Memadai

Materi Pembinaan Reseller Yang Memadai
sumber gambar: frontcore.com

Untuk memajukan bisnis kamu maupun reseller, berikan materi pembinaan yang selalu uptodate dan sesuai dengan perkembangan situasi bisnis. Jika kamu belum merasa mampu untuk memberikan materi, kamu bisa bekerja sama dengan pihak lain.

Kamu bisa menghubungkan antara pemateri dengan reseller melalui online seperti zoom, google meet, dan yang lainnya.

Baca juga: Cara Menjadi Reseller Sukses dengan Modal Kecil

7. Buat Komunikasi yang Baik

Buat Komunikasi Yang Baik
sumber gambar: inspirilo.com

Cara mengelola reseller terakhir adalah dengan membuat komunikasi yang baik. Untuk kemajuan dan kelancaran bisnis bersama, ciptakan suasana komunikasi yang baik dan efektif. Komunikasi yang baik adalah ketika kedua belah pihak memiliki persepsi yang sama untuk satu tujuan.

Jika kualitas komunikasi buruk maka koordinasi tidak akan berjalan baik. Tentu saja hal ini akan memberikan pengaruh buruk untuk hubungan bisnis kamu dengan reseller. Jadi, usahakan agar selalu menjaga kualitas komunikasi ya.

Beberapa cara untuk memperbaiki kualitas komunikasi adalah dengan memberikan instruksi atau arahan yang jelas, tidak berbelit, dan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Selain itu, gunakan kata-kata yang baik dan tidak menyinggung orang lain.

Baca juga: Apa itu White Label


Memiliki reseller dapat memberikan kamu berbagai manfaat untuk bisnis. Selain dapat meningkatkan penjualan, kamu dapat memperluas pasar, mengetahui keadaan lapangan, dan tahu kebutuhan pembeli secara detail dengan memiliki reseller. Namun, untuk itu semua kamu harus mampu mengelola mereka.

Mengelola reseller bukan hal yang mudah, namun kamu tetap bisa melakukannya jika tau caranya. Sebagai contoh, kamu bisa mengikuti cara mengelola reseller di atas dan mengaplikasikannya untuk kemajuan bisnis kamu.

Memiliki reseller yang loyal adalah impian semua pemilik brand atau supply produk. Supplier yang loyal akan memberikan berbagai keuntungan untuk bisnismu. Pasalnya, reseller akan memiliki akses dengan pelangganmu, dan dengan mengelola reseller sama saja dengan mengelola pelangganmu.

Itulah beberapa tips bagaimana cara mengelola reseller yang bisa kamu lakukan. Semoga dengan tips yang kami berikan kamu bisa mengembangkan bisnismu lebih besar lagi. Nantikan artikel selanjutnya dari kami. Cheers!

Nanda

Nanda adalah content specialist di Komerce. Nanda ingin terus berbagi pengalamannya melalui artikel-artikelnya di blog Komerce. Memastikan Anda mendapatkan pengalaman-pengalaman baru tentang dunia customer service dan e-commerce.

2 pemikiran pada “7 Cara Mengelola Reseller Agar Loyal dan Produktif”

Tinggalkan komentar