facebook-viewcontent

Arti Follow Up dan Pentingnya Follow Up bagi Bisnis atau Perusahaan

Arti Follow up – Agar sebuah perusahaan dapat bertahan dari kerasnya persaingan dagang, perusahaan tersebut harus menerapkan sistem manajemen yang baik. Aspek follow up merupakan aspek yang memiliki peran penting untuk kemajuan dan perkembangan bisnis.

Meskipun follow up merupakan penting, masih banyak orang yang belum mengerti atau bahkan belum mengetahui aspek ini. Jika Anda ingin memantau perkembangan perusahaan Anda, memastikan pemasaran dan juga mengantisipasi masalah, follow up dapat menjadi solusi.

Untuk Anda, kami sudah merangkum beberapa hal terkait dengan follow up yang penting untuk Anda ketahui. Simak penjelasannya berikut dan jangan sampai ada yang terlewat, ya!

Arti Follow Up Adalah

Follow up berasal dari kata Bahasa Inggris yang berarti tindak lanjut. Dalam bisnis, arti Follow up adalah sebuah kegiatan yang dilakukan untuk menindaklanjuti aktivitas tertentu.

Follow up ini seringkali dilakukan sebagai langkah strategis yang diambil oleh perusahaan setelah melakukan pemasaran atau memperkenalkan produk kepada calon konsumen. Melakukan pemasaran atau marketing produk tidak berarti jika kita tidak menindaklanjuti hal tersebut kepada calon konsumen.

Tujuan dari follow up ini adalah untuk memancing respon dari calon konsumen dan juga mengingatkan calon konsumen akan produk yang sudah ditawarkan. Untuk melakukan follow up, Anda dapat bertanya mengenai tanggapan calon konsumen mengenai produk atau juga penjelasan yang telah diberikan.

Baca juga: Cara follow up customer

Makna dan Arti Follow Up dalam bisnis atau Perusahaan

arti follow up
infocetak.com

Setelah Anda melakukan pemasaran atau promosi tanpa melakukan follow up, Anda dapat diibaratkan melepas konsumen tersebut sehingga mungkin saja calon konsumen yang pada awalnya sudah tertarik kepada produk Anda tidak jadi membeli produk tersebut.

Berikut adalah beberapa hal yang menjadi arti atau manfaat dari melakukan follow up terhadap calon konsumen dan juga konsumen:

1. Meningkatkan penjualan bagi perusahaan

Fokus utama dari melakukan pemasaran, promosi dan follow up adalah untuk meningkatkan nilai penjualan produk sehingga dapat meningkatkan pemasukan bagi perusahaan Anda. Selain konsumen yang sudah setia dengan produk Anda, Anda juga dapat membuka peluang bisnis dari konsumen yang baru.

2. Menyampaikan Informasi Terbaru ke Customer

Dengan melakukan follow up, Anda dapat memastikan bahwa calon konsumen dan konsumen setia Anda mengetahui informasi terkini mengenai produk. Misalnya terkait dengan produk baru, tips dan trik, testimoni atau review konsumen dan juga informasi penting lainnya.

Saat calon konsumen diberikan informasi terkini terkait dengan produk Anda, diharapkan bahwa calon konsumen akan mulai tertarik dengan produk tersebut sehingga akan mencoba untuk melakukan transaksi pembelian.

3. Mengingatkan konsumen akan produk Anda

Karena follow up dilakukan setelah Anda sudah melakukan pemasaran dan promosi produk, follow up dapat dikatakan berfungsi sebagai pengingat kepada calon konsumen dan konsumen setia Anda.

Saat calon konsumen atau konsumen setia tersebut belum melakukan transaksi pembelian, mungkin saja mereka sedang melakukan pertimbangan antara membeli produk Anda atau tidak.

Dengan melakukan follow up, Anda dapat memberikan informasi yang lebih detail lagi sehingga konsumen tidak lagi ragu untuk membeli produk Anda.

4. Membina hubungan dengan konsumen baru

Hindari pola pikir bahwa Anda melakukan follow up untuk membujuk calon konsumen agar membeli produk yang Anda tawarkan, namun Anda harus memiliki pola pikir bahwa follow up berguna untuk membangun hubungan baik dengan calon konsumen.

Dengan hubungan yang baik ini, Anda akan memperoleh kepercayaan lebih dari calon konsumen dan akan lebih mudah Ketika menawarkan produk tersebut atau produk baru lainnya kepada calon konsumen.

5. Membangun hubungan bisnis dalam jangka Panjang

Seperti yang kami sudah sempat singgung sebelumya, follow up dapat menjadi media untuk Anda dan konsumen berhubungan secara berkala dan mengembangkan hubungan yang baik dengan konsumen tersebut.

Hindari untuk memiliki pola pikir bahwa hubungan baik hanya dibutuhkan untuk membuat konsumen membeli produk atau melakukan transaksi pembelian sekali saja.

Tidak hanya dengan konsumen baru, Anda juga harus memiliki hubungan yang baik dengan konsumen setia Anda sehingga akan meningkatkan kepercayaan yang sudah tumbuh dari konsumen tersebut.

Komunikasi dan hubungan baik yang sudah terbentuk ini kemudian akan berguna sebagai fondasi terjalinnya hubungan bisnis dalam jangka waktu yang Panjang sehingga jika suatu saat konsumen ingin membeli produk, konsumen tersebut tidak lagi ragu untuk langsung menghubungi Anda.

11 Alasan Pentingnya Follow Up Dilakukan Dalam Bisnis

alasan follow up penting dalam bisnis
sumber bukutansi.com

Seorang pebisnis tidak perlu merasa sungkan untuk melakukan follow up, karena follow up dapat memberikan banyak manfaat jika dilakukan dengan baik. Berikut beberapa keuntungan dan pentingnya follow up dalam suatu bisnis:

1. Meningkatkan penjualan

Saat berbelanja, tentu setiap konsumen lebih menyukai penjual yang bisa memberikan pelayanan dengan baik. Ketika calon konsumen dilayani dengan baik maka calon konsumen juga tidak ragu untuk menghubungi atau mengunjungi toko Anda untuk berbelanja bahkan melakukan repeat order.

Tentu saja, hal ini akan meningkatkan penjualan produk dari bisnis yang sedang dilakukan.

2. Menambah jumlah pembeli

Meningkatkan penjualan tidak selalu berarti berasal dari jumlah pembeli yang banyak. Konsumen merupakan tujuan utama dari bisnis dan Anda harus memikirkan bagaimana cara yang tepat untuk menarik konsumen.

Oleh karena itu, follow up customer adalah hal yang sangat perlu dilakukan untuk mengetahui langkah apa saja yang bisa dilakukan untuk menarik calon konsumen. Tujuannya adalah supaya jumlah pembeli produk Anda bisa meningkat sekaligus meningkatkan penjualan yang terjadi.

3. Menjalin hubungan baik dengan konsumen

Follow up menjadi salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan untuk menjalin hubungan dengan calon konsumen. Hal ini dikarenakan pembeli tidak hanya sekedar membeli produk yang ditawarkan saja, namun konsumen juga akan mencari nilai personal yang terkandung dalam produk.

Konsumen biasanya akan memiliki pertanyaan alasan mengapa ia memerlukan produk tersebut dan harus membelinya. Saat melakukan hubungan yang baik dengan konsumen, Anda bisa memperoleh kepercayaan dari konsumen.

Sehingga, konsumen juga merasa tidak bimbang untuk melakukan pembelian lagi di toko Anda. Karena, konsumen percaya bahwa produk baru yang ditawarkan akan memberikan kepuasan dan tidak mengecewakan.

4. Menambah penghasilan

Ketika jumlah konsumen bertambah dan penjualan juga meningkat maka Anda akan memperoleh lebih banyak penghasilan. Follow up yang dilakukan secara konsisten dengan konsumen maupun mitra bisnis akan membuat produk lebih banyak terjual.

Omset bisnis juga akan meningkat, oleh karena itu sangat penting bagi Anda untuk bisa menarik konsumen supaya bisa membeli produk yang ditawarkan.

5. Menjalin hubungan dan kerjasama dengan mitra bisnis

Tidak hanya melakukan komunikasi dengan konsumen, Anda juga harus bisa menjaga hubungan dengan mitra bisnis. Dalam hal ini, contoh dari mitra bisnis adalah mitra yang menjual kembali produk Anda dan bisa diandalkan supaya bisnis bisa lebih berkembang dengan luas.

Saat menjalin kerjasama dan hubungan yang baik dengan mitra bisnis, mitra bisnis akan merasa dihargai dan ingin menjual lebih banyak produk lagi. Secara tidak langsung, bisnis Anda juga akan semakin dikenal oleh banyak orang.

6. Pengingat bagi prospek

Proses follow up calon konsumen yang dilakukan juga bisa menjadi cara untuk mengingatkan calon konsumen mengenai penawaran produk yang telah terjadi sebelumnya atau sebagai pengingat. Proses follow up memiliki tujuan supaya closing bisa terjadi.

Dalam sudut pandang pebisnis, artinya Anda perlu melakukan follow up supaya prospek atau calon konsumen melakukan pembelian dengan toko Anda.

7. Meningkatkan retensi konsumen dalam jangka panjang

Hubungan komunikatif akan menghasilkan rasa percaya dari konsumen kepada bisnis Anda. Artinya, strategi retensi konsumen telah berhasil dilakukan karena konsumen juga selalu membeli produk dari toko Anda

Jika dilihat dari jangka panjang, cara ini sangat efektif dari segi pemasaran karena bisnis telah menghasilkan transaksi tanpa harus melakukan promosi secara terus-menerus.

Sehingga, di waktu yang akan datang angka penjualan dapat meningkat karena Anda bisa mempertahankan supaya konsumen bisa menjadi pelanggan yang loyal sambil melakukan promosi untuk konsumen baru.

Umumnya, bisnis tidak bisa bertahan lama jika hanya menghasilkan konsumen yang melakukan one-time purchase saja tanpa melakukan pembelian berulang.

8. Menyampaikan informasi terbaru

Dari follow up, pebisnis juga bisa menyampaikan informasi atau update terbaru yang berhubungan dengan produk maupun bisnis secara keseluruhan. Misalnya, informasi mengenai produk baru, program promo, sampai tips-tips yang berhubungan dengan produk yang ditawarkan.

9. Meningkatkan performa bisnis

Melalui follow up, Anda juga bisa memperoleh kritik atau saran dari konsumen yang sangat bermanfaat untuk bisnis. Misalnya, saran untuk melakukan peningkatan kualitas layanan maupun produk.

Selain itu, follow up juga bisa menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan bisnis. Cara ini dilakukan dengan meluncurkan produk baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar maupun selera konsumen, seperti yang dilakukan oleh bisnis lainnya.

10. Membedakan bisnis yang dilakukan dengan kompetitor

Walaupun follow up adalah kegiatan yang penting, namun masih banyak bisnis yang tidak melakukannya. Ketika suatu bisnis bisa melakukan strategi follow up maka orang tersebut bisa membedakan bisnisnya dengan kompetitor yang ada di pasaran.

Tentu saja, hal ini menjadi salah satu keunggulan yang bisa menarik konsumen. Agar lebih bagus, seorang pebisnis juga bisa melakukan follow up dengan pendekatan yang ramah, komunikatif, dan profesional. Sehingga, konsumen dapat memandang komunikasi yang dilakukan dengan positif.

Jangan sampai Anda melakukan follow up dengan cara menekan atau menagih calon konsumen supaya membeli produk. Jika hal ini dilakukan maka konsumen akan merasa tidak nyaman dan tidak ingin membeli produk yang ditawarkan.

11. Memperoleh testimoni dan rekomendasi

Follow up dilakukan untuk meningkatkan retensi konsumen supaya konsumen menjadi loyal dan mau memberikan testimoni yang positif mengenai produk maupun bisnis Anda.

Testimoni positif yang diberikan oleh konsumen dapat digunakan sebagai alat untuk menarik calon konsumen baru supaya bisa lebih mempercayai bisnis Anda. Selain itu, terdapat kemungkinan bahwa konsumen loyal mau merekomendasikan produk yang Anda tawarkan kepada orang lain.

Sehingga, manfaat follow up memang sangat banyak dan berguna dari sisi pemasaran. Rekomendasi dari konsumen secara tidak langsung dapat menekan biaya pemasaran yang dilakukan, sambil tetap mencoba menarik konsumen baru.


Selayaknya Anda melakukan pemasaran atau promosi produk, jangan lupa untuk melakukan follow up dengan ramah dan hindari pemaksaan karena hal tersebut dapat membuat konsumen menjadi merasa risih dan terganggu.

Semoga pembahasan ini dapat menambah wawasan Anda dan juga berguna untuk dapat mengembangkan perusahaan Anda menjadi lebih baik, ya!

customer service komtim
Nanda

Nanda adalah content specialist di Komerce. Nanda ingin terus berbagi pengalamannya melalui artikel-artikelnya di blog Komerce. Memastikan Anda mendapatkan pengalaman-pengalaman baru tentang dunia customer service dan e-commerce.

Satu pemikiran pada “Arti Follow Up dan Pentingnya Follow Up bagi Bisnis atau Perusahaan”

Tinggalkan komentar