facebook-viewcontent

Pengertian Perilaku Konsumen Beserta Tipe dan Manfaatnya dalam Sales

Pengertian Perilaku Konsumen – Konsumen dan pembeli adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam suatu transaksi. Konsumen sendiri mempunyai perannya masing-masing, sama seperti seorang penjual. Anda bisa memakai studi kasus pada riset pasar yang tepat, misalnya bertujuan mengetahui perilaku konsumen.

Studi tersebut akan membantu Anda dalam memahami seorang konsumen, baik sebagai kelompok maupun individu. Selain itu studi ini juga bisa Anda manfaatkan untuk menganalisis atas keberhasilan campaign sebuah produk.

Sehingga Anda bisa melakukan analisis yang tepat di lapangan mengenai bagaimana perilaku konsumen serta hal lainnya. Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui lebih detail mengenai apa saja bentuk dari perilaku konsumen.

Pengertian Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen adalah studi mengenai konsumen dan bagaimana mereka nanti melakukan pembelian barang atau jasa. Hal ini memang terbilang cukup dinamis, namun menjadi tantangan pelaku bisnis.

Meskipun bergelut di bidang bisnis, Anda tidak boleh melewatkan informasi sekecil apapun terutama yang berkaitan dengan produk maupun jasa pada bisnis Anda. Hal itu karena informasi perilaku bisnis akan sangat berpengaruh terhadap cara untuk meningkatkan penjualan sesuai kondisi di lapangan.

Namun apabila Anda sudah paham tentang konsumen dan bagaimana konsumen mendapatkan pilihan produk, maka Anda nantinya pun bisa memberi kebutuhan serta memenuhi ekspektasi produk sendiri. Sehingga para konsumen tidak akan segan dalam memakai produk atau jasa yang ditawarkan.

Hal itu kemudian akan sedikit banyak berpengaruh terhadap penjualan yang terus meningkat. Anda perlu memperhatikan perilaku konsumen dengan benar, agar bisa memutuskan hendak mengambil langkah seperti apa untuk tujuan meningkatkan penjualan sesuai rancangan sebelumnya.

Dilansir dari Brandwatch, studi ini meliputi 5 hal berikut:

  • Bagaimana konsumen berpikir dan merasakan tentang berbagai alternatif produk.
  • Bagaimana proses berpikir konsumen dalam memilih produk di antara berbagai alternatif.
  • Bagaimana perilaku konsumen saat memilih produk.
  • Bagaimana pengaruh lingkungan terhadap perilaku konsumen.
  • Bagaimana promosi dan kampanye produk mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.

Pengertian Perilaku Konsumen Menurut Para Ahli Terbaru

Berikut ini adalah pengertian Perilaku konsumen menurut para ahli, di antaranya:

  1. Kotler dan Keller (2016:179) menyampaikan bahwa perilaku konsumen merupakan studi tentang bagaimana kelompok, individu, maupun organisasi dalam memilih, membeli, memakai, serta bagaimana ide, jasa / pengalaman untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan pelanggan.
  2. Menurut Engel et al (Sangadji dan Sopiah, 2012 : 7), Perilaku konsumen adalah sebuah tindakan yang terlibat secara langsung dalam pemerolehan, konsumsi, serta penghabisan produk atau jasa. Termasuk proses menyusul dan mendahului tindakan.
  3. Menurut Mowen dan Minor (Sangadji dan Sopiah), perilaku konsumen adalah studi dari unit-unit & proses pembuatan sebuah keputusan yang terlibat penerimaan, pemakaian, pembelian, ditambah penentuan ide, jasa, dan barang.
  4. Schiffman dan Kanuk (2008:6), Perilaku konsumen adalah suatu proses yang dilalui oleh sesorang dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi dan juga akan bertindak pasca konsumsi produk dan jasa, maupun ide yang akan diharapkan dapat memenuhi suatu kebutuhannya.
  5. Loudon dan Della Bitta (1993), Konsumen merupakan suatu proses pengambilan keputusan dan juga kegiatan fisik individu-individu yang semuanya ini akan melibatkan individu dalam menilai, mendapatkan, menggunakan, atau juga akan mengabaikan barang-barang dan jasa-jasa.
  6. Ebert dan Griffin (1995), Consumer behavior akan dijelaskan sebagai upaya konsumen untuk dapat membuat keputusan tentang suatup roduk yang akan dibeli dan juga dikonsumsi.
  7. James F et al (1994), Perilaku konsumen merupakan suatu tindakan yang akan langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan juga akan menghabiskan produk dan jasa, yang termasuk proses keputusan yang mendahului dan juga akan menyusuli tindakan ini.

Baca juga: Cara Memahami Perilaku Konsumen Untuk Meningkatkan Penjualan

Apa Saja Informasi yang Diperoleh dari Perilaku Konsumen?

Berikut ini adalah berberapa informasi yang bisa Anda peroleh setelah mengetahui perilaku konsumen:

1. Analisis Campaign

Anda bisa memahami bagaimana respon konsumen terhadap sebuah campaign melalui studi ini. Selain itu, Anda dapat melakukan analisis mengenai respon konsumen terhadap brand ini secara keseluruhan dengan melalui campaign yang Anda lakukan.

2. Keinginan Konsumen untuk Membeli

Anda dapat memperoleh pemahaman mengenai pengaruh dari campaign terhadap keputusan konsumen dalam menentukan pilihan jadi membeli atau tidak.

3. Segmentasi Pasar

Setiap orang pasti mempunya motivasi berbeda-beda pada saat melakukan transaksi pembelian. Berhubungan dengan masalah tersebut, studi ini bisa membantu Anda dalam menyusun segmentasi konsumen yang sesuai dengan demografi atau kategori tertentu.

Bahkan hasil studi pun bisa Anda pakai untuk mengembangkan suatu produk yang sesuai dengan demografi atau kategori tertentu.

4. Menganalisis Sentimen

Anda dapat memahami sentimen konsumen terhadap produk atau brand yang dimiliki. Anda pun juga bisa melakukan analisis tentang bagaimana hal tersebut berpengaruh terhadap konsumen pada berbagai bentuk demografi.

Studi ini pun mempunyai manfaat untuk mengembangkan produk. Hal tersebut dikarenakan perilaku konsumen perilaku konsumen juga termasuk feedback dan ulasan terhadap produk, selain motivasi membeli produk dan pemakaian produk itu sendiri.

Baca juga: Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

4 Tipe Perilaku Konsumen

Berikut ini adalah 4 tipe perilaku konsumen

1. Complex Buying Behavior (Perilaku Membeli yang Kompleks)

Contoh perilaku konsumen jenis ini misalnya pada saat konsumen membeli produk yang harganya mahal serta jarang dibeli. Konsumen akan melalui proses pertimbangan panjang, sebelum memutuskan untuk membelinya.

2. Dissonance Reducing Buying Behavior (Perilaku Membeli yang Mengurangi Disonasi)

Konsumen akan sangat terlibat dalam tipe ini, yaitu pada proses membeli namun merasa kesulitan menentukan perbedaan antar merek. Disonansi bisa terjadi saat konsumen khawatir tentang barang yang dibeli dan akan menyesalinya nanti.

3. Habitual Buying Behavior (Perilaku Membeli yang sudah Terbiasa)

Tipe perilaku konsumen satu ini mempunyai ciri-ciri berupa keterlibatan konsumen yang minim dalam merk atau kategori produk. Contohnya bisa Anda jumpai ketika membeli rokok. Konsumen cenderung menunjukkan pola kebiasan. Sehingga keputusan membeli tidak dipengaruhi campaign / loyalitas dari produk.

4. Variety Seeking Behavior (Perilaku Mencari Keragaman Produk)

Tipe ini biasanya berupa konsumen membeli produk berbeda-beda buka karena tidak puas dengan sebelumnya, melainkan atas dasar mempunyai motivasi dalam hal mencari variasi produk.

Baca juga: Cara Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Manfaat Perilaku Konsumen Untuk Sales dan Bisnis

Menurut Cooltrack, Analisis atau studi tentang perilaku konsumen dapat digunakan untuk melakukan perbaikan pada produk yang sudah ada.

Selain itu, studi ini juga dapat digunakan untuk mengembangkan produk baru. Nah, Berikut beberapa manfaat perilaku konsumen untuk sales, pemilik bisnis dan product development:

1. Dapat Mempertahankan Konsumen

Konsumen akan melakukan repurchase jika merasa puas dan senang terhadap produk yang dibeli sebelumnya. Sehingga campaign harus dilakukan dengan sedemikian rupa supaya konsumen produk Anda menjadi lebih loyal.

2. Memahami perbedaan masing-masing kelompok konsumen

Anda masih akan dihadapkan pada berbagai variasi tentang perilaku konsumen baik secara individu maupun kelompok, meskipun sudah memahami karakter dari geografis konsumen. Setiap kelompok konsumen tersebut memiliki perbedaan kebutuhan dan keinginannya dibanding kelompok lain.

3. Merancang Program Pemasaran yang Sesuai

Dengan memahami perilaku konsumen memungkinkan Anda untuk membuat sebuah campaign produk yang efektif. Setiap campaign tersebut bisa Anda khususkan untuk kelompok usia tertentu, sesuai karakteristik perilakunya.

Sehingga hal ini akan memudahkan Anda dalam memahami motif pembelian yang dilakukan konsumen. Motif ini juga bisa dimanfaatkan dalam mendorong keinginan konsumen untuk membeli produk Anda. Studi ini bisa dipakai untuk mengambil keputusan yang berkaitan dengan konsumen.

4. Memprediksi Tren Pasar

Perilaku konsumen bisa Anda pakai untuk melakukan analisis pergeseran tren pasar. Analisis ini bisa dipakai untuk menghemat banyak sumber daya untuk dibuat suatu produk sesuai tren di pasar.

5. Meningkatkan Daya Saing dengan Kompetitor

Anda akan lebih mudah memahami dan menghadapi dan memahami persaingan pasar ketika sudah mempelajari perilaku konsumen. Anda pun dapat menawarkan keunggulan yang bersifat kompetitif, apabila Anda paham tentang ekspektasi konsumen.

6. Meningkatkan Layanan Customer Service

Setiap konsumen pasti akan membutuhkan bentuk layanan yang berbeda-beda. Memahami perbedaan berbasis pelanggan akan membantu Anda memberikan layanan paling sesuai dengan kebutuhan konsumen secara individu, serta bisa tepat sasaran pemasaran.


Anda bisa lebih memahami tentang perilaku konsumen dengan membaca uraian di atas, karena sudah ada definisi, manfaat bagi sales, serta contohnya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga Anda dapat memanfaatkan perilaku konsumen untuk meningkatkan penjualan.

Selain menggunakan studi perilaku konsumen, Anda juga masih bisa menambah pengetahuan dan meningkatkan kemampuan untuk bisa mengetahui kebutuhan pasar dengan tepat. Kemudian hal itu bisa Anda pakai untuk bekal mengembangkan bisnis yang lebih baik daripada sebelumnya.

customer service komtim
Bayu Kurniawan

SEO Specialist di Komerce, berpengalaman lebih dari 4 tahun dalam SEO dan sangat tertarik pada digital marketing.

Tinggalkan komentar