facebook-viewcontent

Product Bundling: Pengertian, Jenis, Keuntungan dan Tantangan

Arti Bundling – Selama menjalankan usahanya, para pebisnis sudah pasti akan berada pada titik di mana bisnisnya mengalami fluktuasi (keadaan atau kondisi yang tidak tetap atau berubah-ubah). Dalam mencegah resiko atau kerugian yang bisa terjadi, pengetahuan dan wawasan soal product bundling sangat diperlukan.

Apalagi, pebisnis harus mampu memanfaatkan era teknologi dan digitalisasi untuk menawarkan produk dalam paket hemat. Hal ini jelas akan menguntungkan kedua belah pihak, antara penjual dengan pembeli.

Dengan memahami dan menerapkan product bundling, kamu akan memperoleh keuntungan penjualan yang cukup signifikan. Sedangkan, pelanggan akan memperoleh keuntungan karena bisa mencoba lebih dari satu produk atau jasa hanya melalui bundling dengan harga terjangkau.

Oleh sebab itu, penting untuk kamu sebagai pebisnis dalam menerapkan product bundling, baik secara terbatas maupun berkelanjutan.

Baca juga: 13 Cara Menentukan Harga Jual Produk Atau Layanan Yang Benar

Arti Bundling Adalah

Arti product bundling
Sumber gambar: webflow.com

Ketika membahas product bundling, sudah pasti kamu perlu mengetahui artinya terlebih dahulu. Dalam bahasa Indonesia, bundling berarti menggabungkan atau penyatuan.

Jika dalam bisnis, Arti bundling adalah strategi marketing dengan menawarkan lebih dari satu produk sebagai satu kesatuan disertai yang sudah disesuaikan. Melalui bundling, harga produk jadi jauh lebih terjangkau dan ekonomis dari total harga jika menjumlahkan secara satuan.

Menurut pendapat dari seorang ahli bernama Frans M. Royan (2004), bundling adalah cara untuk mengikat atau menggabungkan dua produk yang berada dalam satu lini disertai harga tertentu. Secara umum, harga akan jauh lebih murah bila dibandingkan harga sebelumnya.

Jika kamu perhatikan, bundling dipecah lagi pada dua hal, yaitu bundling pricing dan bundling product. Bundling pricing mencakup strategi pemberian harga yang dipakai, sedangkan bundling product menggunakan dasar penentuan produk.

Awal Mula Hadirnya Paket Bundling

Awal Mula Hadirnya Paket Bundling
Sumber gambar: twitter.com

Munculnya product bundling terjadi karena sebuah alasan. Tahun 1995 menjadi permulaan dari product bundling, di mana perusahaan telekomunikasi gencar menghadirkan ponsel CDMA.

Perusahaan mengenalkan dan memakai strategi bundling agar produk baru ini dapat menarik perhatian masyarakat untuk memilih penggunaan pulsa berjaringan baru, yakni CDMA. Tidak hanya itu, semakin banyak masyarakat yang menjatuhkan pilihan pada ponsel CDMA.

Di samping itu, perusahaan ikut menawarkan berbagai keuntungan bagi pengguna. Contohnya adalah akses yang mudah dan murah ketika menggunakan media sosial yang dikenal saat itu. Seiring berjalannya waktu, produsen China mencontoh dan memberikan paket perdana sekaligus lagu secara gratis.

Strategi ini terbukti berhasil dan mempengaruhi perusahaan Tiongkok lainnya dalam meraih kesuksesan pemasaran sekaligus penjualan produk.

Baca juga: 15 Cara Jualan Online Di Facebook Agar Laris dan Untung

Jenis-Jenis Product Bundling

jenis-jenis product bundling
Sumber gambar: channelmechanics.com

Setelah mengetahui pengertian bundling, selanjutnya kita akan membahas tentang jenis-jenis bundling yang bisa kamu lakukan dalam bisnis.

1. Mixed Bundling

Mixed bundling menjadi salah satu jenis strategi bundling yang paling umum digunakan. Mixed bundling biasanya memakai latar belakang data riwayat pemesanan dari penjualan produk yang dijual bersamaan dan terjadi penggabungan antara dua produk yang banyak digunakan oleh konsumen.

Melalui mixed bundling, pelanggan memang masih bisa membeli masing-masing barang secara terpisah. Tetapi, kamu mampu memberikan diskon khusus kepada konsumen ketika memesan dan membeli keduanya secara bersamaan.

2. Pure Bundling

Jenis product bundling selanjutnya adalah pure bundling, Pure bundling ini menawarkan produk bundling yang hanya bisa dibeli secara bersamaan.

Ketika berada di sisi pelanggan, kamu tidak bisa membelinya secara terpisah. Pure bundling memiliki kekurangan berupa menurunnya penjualan dari waktu ke waktu, hal ini dikarenakan pelanggan merasa dibatasi untuk membeli produk sesuai kebutuhan maupun keinginan.

3. Same Produk Bundling

Same produk bundling merupakan strategi yang paling tepat karena mampu menawarkan diskon saat konsumen memesan produk yang sama secara sekaligus. Strategi same produk bundling ternyata berhasil dieksekusi oleh perusahaan atau brand direct to consumer yang menawarkan produk perawatan atau esensial.

Konsep bundling yang satu ini cenderung mirip dengan model berlangganan, tentu hal ini lebih baik daripada membayar pesanan yang baru hampir setiap hari.

Oleh sebab itu, jenis bundling ini memberikan keuntungan kepada pelanggan untuk membeli produk dengan harga cukup tinggi di awal, namun tetap lebih hemat, terjangkau, dan efisien.

4. Kelebihan Persediaan

Mengapa strategi bundling product masih menjadi yang paling efektif sampai hari ini? Hal ini dikarenakan adanya kesempatan kamu sebagai pebisnis untuk membersihkan ruang inventaris yang lama dan dapat memberikan tempat bagi produk-produk baru.

Faktor keuntungan bisa menurun secara signifikan ketika suatu produk mengalami pergerakan transaksi lebih lambat. Di samping itu, kamu harus merogoh kocek ekstra untuk memenuhi biaya penyimpanan. Setiap produk perlu memiliki kemampuan untuk dijual secara cepat.

Bila kondisinya demikian, produk-produk tersebut bisa dipasangkan dengan produk yang sifatnya baru, lebih cepat terjual, maupun senantiasa memicu tingginya permintaan pasar. Persediaan habis lebih instan untuk menyediakan ruang bagi produk-produk dengan akselerasi penjualan lebih cepat.

Baca juga: 10 Tips Usaha Kuliner Pinggir Jalan Supaya Ramai Pembeli

Keuntungan Produk Bundling

manfaat produk bundling
Sumber gambar: rechargepayments.com

kamu telah tiba pada pembahasan keuntungan yang bisa diperoleh dari product bundling, salah satu kondisi yang bisa terjadi adalah mendukung suatu bisnis dalam mengatur keluar masuk stok produk.

Selain itu, ketahui juga beberapa keuntungan apabila kamu mampu menerapkan bundling pada produk:

1. Meningkatkan Nilai Pesanan Secara Rata-Rata

Eksekusi dan penerapan bundling dapat menghasilkan peningkatan pada jumlah rata-rata pemesanan sekaligus penjualan. Hal ini dapat berdampak pada kenaikan laba atau keuntungan bisnis melalui terjualnya masing-masing produk.

Dalam perspektif konsumen, mereka dapat merasakan efisiensi waktu dan biaya akibat pembelian beberapa produk dalam satu waktu secara bersamaan. Contohnya, ketika pelanggan memutuskan untuk membeli produk hotdog, kentang, dan minuman.

Secara umum, penjual akan menawarkan satu paket berisi tiga produk tersebut dengan harga lebih murah. Dengan begitu, pelanggan jadi jauh lebih puas dan memperoleh kesempatan untuk menentukan variasi pilihannya sendiri.

Contoh kasus inilah yang sekiranya dapat kamu pertimbangkan saat mempunyai wacana memasang bundling product bagi kelangsungan, keberhasilan, serta penekanan kerugian pada bisnis.

2. Mengurangi Biaya Pesanan dan Biaya Distribusi

Salah satu aktivitas pemasaran yang membutuhkan biaya dalam nominal cukup besar adalah kegiatan distribusi. Hanya dengan menggabungkan beberapa produk menjadi satu, penjualan jadi lebih banyak disertai usaha fisik maupun distribusi lebih minimal.

Pengemasan produk menjadi satu juga memudahkan kamu untuk menghemat biaya packaging sehingga tidak perlu membayarkan tip ekstra. Tentu kamu tahu bahwa kardus dan kotak mempunyai ukuran tertentu serta lebih mudah memakan berat maupun tempat pengiriman.

Dalam aspek biaya pemasaran, kamu juga tidak perlu menyiapkan budget terlalu tinggi dan bisa dipantau secukupnya. Contohnya, ketika produk bundling ingin diiklankan melalui billboard. Otomatis harga yang dipatok adalah satu produk saja karena seberapa pun jumlahnya telah digabungkan menjadi satu set.

3. Mengurangi Pemborosan Inventaris

Product bundling menjadi alternatif paling direkomendasikan untuk menghabiskan stok mati sebelum menumpuk dan memicu masalah tertentu, karena pasti tidak ada pebisnis yang mengalami kerugian drastis karena kondisi inventaris.

Penggabungan antara produk yang sudah lama dengan yang paling laku di pasaran dapat mengisi dan menaikkan pembelian lebih maksimal. Pelanggan mampu melihat bundling sebagai sesuatu yang mudah diperoleh, apalagi dijual dengan harga yang terjangkau.

Hal inilah yang mempengaruhi penurunan resiko pemborosan inventaris, beberapa hal yang dapat kamu rasakan dalam aspek inventaris adalah menyediakan ruang bagi produk-produk baru sekaligus membebaskan hutang yang sensitif bagi kelangsungan perusahaan.

4. Meningkatkan Pengalaman Para Pelanggan

Masing-masing pelanggan di luar sana sudah pasti mempunyai preferensi produk tersendiri, tergolong keinginan atau malah kebutuhan. Melihat kondisi tersebut, tentu product bundling yang cerdas bisa memenuhi kebutuhan sekaligus keinginan customer.

Pelanggan juga rela menghabiskan waktu untuk memilih bundling yang pas dan memenuhi preferensinya. Beberapa opsi yang bisa diterapkan saat memasukkan unsur bundling adalah menambah, menghilangkan, atau melakukan variasi terhadap produk andalan. Utamanya yang paling laris dan dicari banyak orang.

5. Mengurangi Kebingungan yang Dialami Pelanggan

Masyarakat mungkin suka diiming-imingi pilihan yang variatif, tetapi akan sia-sia karena mereka akan malas bila pilihannya jadi terlalu banyak. Mereka cenderung dilema karena keterbatasan rekomendasi yang sesuai dengan preferensi masing-masing.

Tentu kamu juga pernah menemui atau mengalami sendiri ketika dihadapkan dua pilihan terbaik, namun situasi hanya mendukung untuk memilih salah satunya. Keberadaan bundling nyatanya mempermudah kebingungan yang mudah dialami oleh pelanggan.

Baca juga: 4 Perbedaan Paid Promote dan Endorse dalam Bisnis Online

Tantangan Dalam Melakukan Produk Bundling

tantangan product bundling
Sumber gambar: valtira.com

Sampai pada pembahasan ini, kami beranggapan kamu sudah memahami pengertian, jenis, dan keuntungan product bundling.

Meskipun masih ada beberapa tantangan di depan, kamu harus kenali terlebih dahulu agar siap melakukan langkah preventif. Nah, berikut ini adalah beberapa tantangan dalam melakukan produk bundling yang perlu kamu ketahui:

1. Keliru Membundling Suatu Produk

Sama seperti tipe perencanaan lainnya, kamu pasti sudah melewati tahap percobaan terlebih dahulu untuk menilai kecocokan antara penggabungan berbagai produk. Meskipun sudah memilih produk yang benar-benar laku di pasaran, tentu masih ada peluang kekeliruan bundling yang harus mampu diantisipasi.

Kekeliruan bundling mampu berdampak pada penurunan minat dan ekspektasi konsumen. Oleh sebab itu, kamu harus mampu menjadi penjual cerdas dengan rajin memanfaatkan tools untuk menganalisis dan melakukan riset mengenai segmen, tren, sekaligus demografi pasar.

2. Kehabisan Salah Satu Produk Bundling

Ada suatu kondisi di mana kamu sudah mempersiapkan rencana bundling produk secara matang. Namun, satu hal yang tidak boleh terlewatkan adalah pengecekan stok barang dan memastikan salah satunya tidak kehabisan. Tentu akan merepotkan bagi kamu dan tim jika stok habis ketika sedang ramai-ramainya.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri karena ada sebuah peluang dimana pelanggan bisa jadi berebut produk bundling yang akan ditawarkan, lakukan kerjasama dan koordinasi tentang jumlah bundling yang akan dijual supaya pelanggan tidak merasa kecewa.

Bagi sebagian besar orang, produk bundling cenderung lebih hemat dan terjangkau. Mereka sudah bisa mendapatkan lebih dari satu produk, namun tidak lebih mahal dari penjumlahan produk satuan. Hal inilah yang efektif meningkatkan larisnya penjualan dari bisnismu.

Saat ini, sangat penting untuk mengenali lebih dini seputar bundling product agar kamu tidak kaget dan bisa melaksanakan strategi ini secara maksimal. Jangan lupa untuk melakukan riset dan analisis, terutama terhadap para pelanggan dari bisnismu.


Itu tadi penjelasan artikel tentang Product Bundling Adalah: Definisi, Jenis, Keuntungan dan Tantangan, semoga penjelasan mengenai product bundling di atas dapat menjadi acuan serta referensi terbaik untukmu.

Kenapa kamu harus menerapkan product bundling, karena jika kamu melakukan bundling dengan tepat maka melalui strategi marketing ini dapat mendapatkan keuntungan yang banyak.

Hadapi tantangan yang ada dengan menggunakan trik terbaik dalam mengatasinya. Dengan begitu, kamu mampu memperoleh berbagai manfaatnya.

Bayu Kurniawan

SEO Specialist di Komerce, berpengalaman lebih dari 4 tahun dalam SEO dan sangat tertarik pada digital marketing.

Tinggalkan komentar