facebook-viewcontent

20 CEO Muda Indonesia Paling Inspiratif

Profesi di Indonesia sangatlah beragam, mulai dari petani, nelayan, pegawai negeri hingga pengusaha. Generasi milenial sekarang ini adalah generasi yang kreatif dalam menciptakan hal-hal baru, khususnya bidang usaha/ bisnis dan berlomba-lomba menjadi CEO Muda Indonesia.

Jika ada kalimat ‘sudah di umur sekian, Anda bisa menghasilkan apa?’. Rasanya kalimat tersebut sungguh menusuk hati, tatkala masih belum ada pencapaian yang diraih. Tetapi, Anda harus tetap meyakini jika kesuksesan bisa didapatkan kapan saja, asalkan terus bekerja keras.

Guna memberikan semangat dan motivasi bagi Anda, perlu adanya dorongan kuat dari diri sendiri dan beberapa cerita menarik para CEO muda Indonesia berikut ini!

Daftar CEO Muda Indonesia

Generasi muda di Indonesia memberikan andil yang cukup besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Ada banyak sosok CEO muda yang memiliki karya dan dapat dijadikan inspirasi, di antaranya:

1. M. Alfatih Timur – Kitabisa.com

m alfatih timur
Sumber : Jawapos

M Alfatih Timur atau yang akrab dipanggil Timmy merupakan CEO dari situs penggalangan data online. Ia membangun situs kitabisa ketika berusia 28 tahun untuk memudahkan orang-orang menggalang dana secara online.

Hingga saat ini, kitabisa.com telah memfasilitasi lebih dari 2000 penggalangan dana yang diinisiasi oleh individu, organisasi, komunitas, dan yang lainnya.

Semasa SMA, Timmy mengikuti program akselerasi dimana ia berada satu Angkatan dengan siswa-siwa yang lebih tua darinya. Semasa sekolah itulah ia dikenal sebagai anak yang cupu. Namun siapa sangka, laki-laki yang dulu menempuh Pendidikan tinggi di FE Universitas Indonesia ini kini menduduki jabatan CEO di platform crowdfunding terbesar di Indonesia?

2. Wishnutama Kusubandio – NET. TV

wishnutama kusubandio
Sumber: vOffice

Pria yang lahir di Jayapura 1976 silam ini memulai karir pertelevisian di Indonesia pada tahun 1994 di Indosiar, yang kala itu masih dimiliki oleh PT. EMTEK. Saat itu ia memulai karirnya sebagai Spv. On Air Promotion, dan berpindah ke Production Assistant setahun kemudian.

Karirnya semakin meningkat tajam seiring dengan prestasinya yang gemilang. Ia menduduki posisi Production Manager yang melahirkan program-program unggulan seperti Gebyar BCA, Patroli, Satu Jam Bersama, Pesta, dan Saksi.

Ia Pindah ke Trans TV pada tahun 2001 dan menempati jabatan Kepala Divisi Produksi dan Fasilitas. Di TV ini Tama Akhirnya menduduki jabatan Wakil Direktur Utama. Ia juga sempat menduduki jabatan Direktur Utama TV7 (sekarang berubah nama menjadi Trans 7) dan menciptakan program-program unggulan seperti Extravaganza, Termehek-mehek, Opera Van Java, Dunia Lain, On The Spot, dan Indonesia Mencari Bakat. Ia menerima penghargaan The Best CEO in Indonesia 2010 pilihan majalah SWA dan Indonesia Marketing Champion 2015 for the Broadcast, TV Pay & Media sector pilihan MarkPlus.

Pada 2013 ia mendirikan Net Mediatama Televisi (Net.TV) dan dipercaya menjadi Creative Director Opening dan Closing Ceremony Asian Games 2018. Saat ini Wishnutama menduduki jabatan sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

3. Diajeng Lestari – HijUp

diajeng lestari
Sumber: Tempo

HIJUP merupakan situs e-commerece yang menjual busana Muslimah, meskipun saat ini sudah mulai merambah ke fashion muslim. Hijup sendiri diprakarsai oleh Diajeng Lestari, wanita asal Bekasi yang kini berusia 34 tahun. Sebelum mendirikan HIJUP, Diajeng bekerja di sebuah Lembaga pemerintahan Jerman yang bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia.

HIJUP kini telah menggandeng ratusan mitra local yang tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan pada 2018, HijUp telah melenggang di London Fashion Week sebagai brand fashion muslim pertama di dunia. Hal ini menjadi salah satu keberhasilan terbesar Hijub yang ia dirikan sejak berumun 24 tahun. Menginspirasi sekali ya CEO Muda Indonesia yang satu ini.

4. Fransiska P.W. Hadiwidjana – Prelo

fransiska hadiwidjana
Sumber : ITB

Fransiskan merupakan pendiri Prelo, situs jual beli barang di Indonesia. Berbeda dengan platform lain, prelo menawarkan jual beli barang bekas berkualitas. Awalnya  prelo menjual barang bekas seperti fashion dan kosmetik. Namun kini, barang yang dijual lebih bervariatif seperti buku dan gadget.

Fransiska merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung jurusan IT. Ia pernah mengikuti program Singularity University Graduate Studies Program 2012 (GSP 12), yaitu insititut pendidikan interdisipliner yang berlokasi di NASA AMes Research Park dengan bekerja bersama Google, Nokia, Autodesk, dan lainnya. Di usianya yang masih muda, ia telah berhasil masuk dalam “30 Under 30 Asia” dalam majalah Forbes.

5. Robin Lo – J&T Express

robin lo

Masih muda namun sudah mendulang kesuksesan, itulah kalimat yang dapat menggambarkan sosok Robin Lo. Lahir dan besar di Medan, Sumatera Utara, Robin membuktikan jika anak daerah dapat membangun kesuksesan. Robin memulai karirnya sebagai sales di sebuah distributor telepon seluler bernama Seluler Shop. Berkat kegigihannya, ia diangkat menjadi Supervisor.

Robin lalu memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya, dan mulai bergabung dengan OPPO Indonesia sebagai General Manager pada 2013. Dengan pengalamannya dalam strategi bisnis dan didukung dengan kegigihannya, ia membawa OPPO Indonesia menjadi perusahaan yang berkembang pesat. Namun, ditengah kesuksesannya ia menemukan kendala dalam hal pengiriman.

Bersama kedua temannya Jet Lee yang merupakan mantan CEO OPPO Indonesia dan Thony, Founder OPPO Indonesia membentuk sebuah bisnis logistic yang diberi nama J&T Express. Robin kemudian mengundurkan diri dari OPPO Indonesia dan bergabung dengan J&T Express. Pada tahun 2017 ia resmi menduduki posisi sebagai CEO di perusahaan ini.

Baca juga: Perjalanan Awal CEO Zappos

6. William Tanuwijaya

william tanuwijaya
sumber koalahero.com

Persaingan e-commerce di Indonesia yang semakin ketat juga diikuti oleh Tokopedia. Pendiri dari platform ini adalah William Tanuwijaya. Tokopedia telah dirintis sejak 2007 dan mulai dilirik masyarakat tahun 2016 lalu.

7. James Prananto

james prananto
sumber kumparan.com

Euforia coffe shop saat ini membuat pebisnis F&B harus bersaing dengan ketat. Eksistensi Kopi Kenangan sebagai minuman kekinian juga mendapatkan perhatian yang besar dari masyarakat. Pendiri dari bisnis kuliner ini adalh James Prananto.

Berkat kerja kerasnya bersama Edward Tirtanata, beliau berhasil membuka gerai Kopi Kenangan lebih dari 130 tempat di seluruh Indonesia. Bahkan, sudah mendapatkan modal tambahan dari Alpha JWC Ventures sebanyak 9 juta dollar Amerika.

8. David Christian

david christian
sumber valbury.co.id

Perusahaan startup memang berkembang pesat di Indonesia. Hal ini karena perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih dan cepat. Evoware sebagai penyedia peralatan makan ramah lingkungan diciptakan oleh seorang David Christian.

Sebagai CEO,beliau menginginkan agar masyarakat lebih peduli lingkungan, tetapi tetap menggunakan peralatan yang bagus dan berkualitas. Evoware sendiri menawarkan beberapa produk mulai dari wadah makan, gelas, sendok, garpu dan sebagainya.

Berkat kerja keras dari David C. dan tim, tahun 2018 silam, kemasan Evoware meraih kemenangan dalam kategori Innovation Price dari Circular Design Challenge, The New Plastic Economy.

9. Leonika Sari

leonika sari
sumber tabloidbintang.com

CEO muda lainnya yang menjalankan bisnis startup adalaH Leonika Sari. Perempuan lulusan Massachusetts Institute of Technology ini membuat startup bernama Reblood. Aplikasi tersebut memudahkan masyarakat untuk melakukan donor darah.

Prestasi yang pernah diraih pada 2017 silam yakni Reblood menjadi startup pilihan versi majalah Tempo. Keunggulan dari aplikasi ini adalah informasi lengkap seputar donor darah di area Jakarta dan Surabaya.

10. Amanda Susanti

amanda susanti
sumber jpnn.com

Amanda Susanti bisa Anda jadikan sebagai inspirasi karean mampu menciptakan aplikasi Sayubox. Aplikasi ini memungkinkan Anda belanja sayur tanpa pengawet secara online dengan jaminan kualitas terbaik. SSayurbox telah dirintis sejak 2016 silam.

11. Anugerah Pakerti

anugerah pakerti
sumber rencanamu.id

CEO muda yang juga menginspirasi banyak orang adalah Anugerah Pakerti. Beliau dalah pendiri dari Avo Innovation Technology yang berfokus pada brand skincare dan makeup ramah lingkungan bernama Avoskin.

Pakerti telah menjalankan bisnisnya sejak 2014 silam dan mencapai puncak kesuksesan tahun 2017 hingga sekarang. Avoskin sendiri juga berkomitmen untuk membantu petani lokal dengan mengambil sebagian besar bahan produk dari petani tersebut.

12. Reynold Wijaya

reynold wijaya
sumber kontan.co.id

Aplikasi Modalku merupakan buah pikiran dari beberapa orang, salah satunya Reynold Wijaya. Modalku menjadi platform yang cukup sukses dan banyak diminati masyarakat karena memberikan permodalan besar bagi UMKM.

13. Beny Fajarai

benny fajarai
sumber industry.co.id

Beny Fajarai menjadi salah satu CEO muda Indonesia yang pernah mendirikan Qlapa dan Kreavi. Namun, platform yang dibangunnya belum meraih keberhasilan. Saat ini, Beny merupakan bagian dari pendiri Lifepal.

Lifepal merupakan marketplace yang bergerak di bidang asuransi keuangan bagi individu dan bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat Indonesia. Prestasinya mampu membawa Beny dalam deratan 30 Under 30 Asia versi Forbes.

14. Stanislaus Mahesworo Christandito Tandelilin

stanislaus mahesworo
sumber tatlerasiagroup.com

E-commerce sale stock dan modal rakyat merupakan usaha yang dibangun oleh Stanislau M.C.T. Beliau juga masuk jajaran 30 Under 30 Asia versi Forbes karena mampu menjadi inspirasi dan menjadi CEO dibawah usia 30 tahun.

Sales stock sudah mendapatkan pendaan lebih dari 350 miliar dan berekspansi ke luar negeri agar memiliki jangkauan lebih luas. Stand, panggilan akrabnya juga mengembangkan platform Modal Rakyat yang berfokus pada pendanaan UMKM Indonesia.

15. Rorian Pratvaksa

rorian pratyaksa

Rorian adalah salah satu pemrakarsa platform PayAccess yang memberikan layanan pembayaran seluler berlisensi. Anda bisa melakukan transaksi melalui smartphone baik onlinemaupun offline.

Pengalamannya membangun usaha diawali dengan kariernya di Price Waterhouse Coopers sebagai analisis keuangan. Dia juga merupakan lulusan terbaik bidang ekonomi dan manajemen di De La Salle University.

Baca juga: 16 Cara Meningkatkan Kepercayaan Konsumen Dalam Bisnis dan Usaha

16. Belva Devara

belva devara

Siapa yang tidak mengenal aplikasi ‘Ruang Guru’? Ya, platform ini merupakan aplikasi belajar bagi siswa SD hingga SMA yang bisa dijangkau melalui smartphone saja. Salah satu pendirinya adalah Belva Devara.

Saat ini, pengguna ruang guru di seluruh Indonesia sudah jutaan orang dan Anda hanya perlu membayar 1 kali saja. Ada banyak pilihan paket yang ditawarkan sesuai kebutuhan.

17. Achmad Zaky

achmad zaky

CEO muda Indonesia yang terbilang sukses dan meraih banyak penghargaan adalah Achmad Zaky. Dia termasuk dalam jajaran orang terkaya di Indonesia. Zaky sendiri merupakan founder dan CEO dari e-commerce berlogo burung warna hijau, ya Tokopedia.

Maraknya marketplace atau e-commerce saat ini dibarengi dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat. Bukalapak menjadi e-commerce buatan anak bangsa dengan jumlah pengguna yang cukup banyak dan disukai masyarakat.

Pengoperasian Bukalapak tergolong mudah dan cepat, sehingga masyarakat bisa berbelanja secara online hanya dengan memencet smartphone saja.

18. Fery Unardi

ferry unardi

Anda ingin bepergian? Ingin menggunakan Traveloka agar mendapatkan harga special? Tahukah Anda, jika Traveloka merupakan produk dalam negeri yang diciptakan oleh Ferry Unardi. Beliau adalah salah satu pendiri dari platform Traveloka.

Fery Unardi bersama Albert Zhang dan Derianti Kusuma mencoba peruntungan di dunia digital dengan menciptakan Traveloka tahun 2012 silam. Perusahaan startup ini mendapatkan julukan sebagai Unicorn karena ranah layanannya meliputi tiket pesawat, kereta, hotel dan sejenisnya.

19. Kevin Aluwi

kevin aluwi

CEO muda lainnya yang tidak kalah sukses adalah Kevin Aluwi. Dia adalah salah satu orang paling penting untuk perkembangan Gojek di Indonesia. Mungkin Anda berpikir bahwa Nadiem Makarim lah yang memiliki pengaruh besar.

Pada kenyataannya, bantuan dari Kevin Aluwi sebagai co-CEO bisa menghantarkan Gojek Indonesia menjadi aplikasi transportasi online yang banyak diminati masyarakat. Kevin ALuwi sendiri adalah lulusan dari University of Southern California.

Dia juga pernah masuk dalam kategori 30 Under 30 Asia versi dari Forbes. Sepak terjangnya terhadap dunia teknologi diharapkan mampu memajukan bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik.

20. Putri Tanjung

putri tanjung

Putri Tanjung merupakan CEO muda perempuan Indonesia yang platformnya bergerak di dunia kreatif. Meskipun dari kalangan orang kaya di Indonesia, tetapi creativepreneur yang dia ciptakan sudah banyak membantu generasi milenial agar berpikir kritis.


Jabatan sebagai CEO tidak hanya ditempati oleh orang-orang yang berumur matang, tetapi Anda bisa menjadi seorang CEO di usia muda. 20 orang CEO Muda Indonesia di atas merupakan bukti nyata bahwa karier yang bagus dan sukses bisa diraih lebih cepat saat masih muda.

Pencapaian sebagai CEO muda adalah hak setiap generasi milenial, asalkan ada kerja keras yang dilakukan setiap harinya. Semakin banyaknya CEO muda di Indonesia dapat membawa perubahan besar khususnya bidang ekonomi kreatif mulai hari ini hingga hari kemudian.

Nanda

Nanda adalah content specialist di Komerce. Nanda ingin terus berbagi pengalamannya melalui artikel-artikelnya di blog Komerce. Memastikan Anda mendapatkan pengalaman-pengalaman baru tentang dunia customer service dan e-commerce.

2 pemikiran pada “20 CEO Muda Indonesia Paling Inspiratif”

Tinggalkan komentar