{"id":9961,"date":"2022-12-28T11:30:00","date_gmt":"2022-12-28T04:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/komerce.id\/blog\/?p=9961"},"modified":"2022-12-29T09:30:01","modified_gmt":"2022-12-29T02:30:01","slug":"job-order-costing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/12\/28\/job-order-costing\/","title":{"rendered":"Job Order Costing: Pengertian, Manfaat &amp; Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>komerce.id<\/strong> &#8211; Belum banyak yang mengetahui tentang istilah job order costing, padahal istilah ini sering digunakan dalam sebuah perusahaan. Jadi, job order costing adalah sebuah metode yang biasa digunakan untuk menghitung biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara garis besar, bisa dikatakan juga bahwa job order costing ini sebagai metode penentuan harga pada sebuah barang atau jasa. Perhitungan tersebut dilakukan berdasarkan dari banyaknya pesanan seperti bahan baku, biaya overhead, hingga biaya tenaga kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu kamu tahu, job order costing berbeda dengan activity based costing. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai apa yang dimaksud dengan job order costing, maka kamu bisa simak artikel ini dari awal hingga akhir.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/apa-itu-sku\/\">Apa Itu SKU?<\/a><\/pre>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_49 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"ez-toc-toggle-icon-1\"><label for=\"item-69d0b562f1e02\" aria-label=\"Table of Content\"><span style=\"display: flex;align-items: center;width: 35px;height: 30px;justify-content: center;direction:ltr;\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/label><input  type=\"checkbox\" id=\"item-69d0b562f1e02\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-visibility-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/12\/28\/job-order-costing\/#Apa_Itu_Job_Order_Costing\" title=\"Apa Itu Job Order Costing?\">Apa Itu Job Order Costing?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/12\/28\/job-order-costing\/#Manfaat_Job_Order_Costing\" title=\"Manfaat Job Order Costing\">Manfaat Job Order Costing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/12\/28\/job-order-costing\/#Perbedaan_Job_Order_Costing_dan_Process_Costing\" title=\"Perbedaan Job Order Costing dan Process Costing\">Perbedaan Job Order Costing dan Process Costing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/12\/28\/job-order-costing\/#Contoh_Job_Order_Costing\" title=\"Contoh Job Order Costing\">Contoh Job Order Costing<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/12\/28\/job-order-costing\/#1_Firma_Hukum_dan_Bisnis_Akuntansi\" title=\"1. Firma Hukum dan Bisnis Akuntansi\">1. Firma Hukum dan Bisnis Akuntansi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/12\/28\/job-order-costing\/#2_Pelayanan_Medis\" title=\"2. Pelayanan Medis\">2. Pelayanan Medis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/12\/28\/job-order-costing\/#3_Studio_Film\" title=\"3. Studio Film\">3. Studio Film<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/12\/28\/job-order-costing\/#4_Perusahaan_Konstruksi\" title=\"4. Perusahaan Konstruksi\">4. Perusahaan Konstruksi<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Job_Order_Costing\"><\/span>Apa Itu Job Order Costing?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"700\" height=\"394\" src=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pengertian-job-order-costing.png\" alt=\"Pengertian Job Order Costing\" class=\"wp-image-9963\" srcset=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pengertian-job-order-costing.png 700w, https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pengertian-job-order-costing-300x169.png 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Pengertian Job Order Costing, sumber gambar: prezi<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Sebelumnya, sudah kamu ketahui bahwa job order costing merupakan istilah yang merujuk pada metode perhitungan biaya produksi sebuah barang atau jasa. Singkatnya, job order costing adalah metode akumulasi biaya yang digunakan untuk item atau kumpulan item yang unik dari setiap pesanan pelanggan berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menggunakan sistem ini, sebuah perusahaan dapat menentukan harga dari masing-masing produk mereka. Sistem ini juga memungkinkan sebuah perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dengan biaya setiap produk yang masih masuk akal bagi para pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, job order costing juga dapat memperhitungkan biaya produksi karena bisa melacak berbagai informasi dari sumber keuangan misalnya biaya material, faktur pemasok, catatan penggajian, hingga alokasi overhead.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagian akuntansi perusahaan juga akan memanfaatkan sistem ini untuk melakukan pengumpulan data serta melacak dan menghitung data tersebut pada lembar biaya pekerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelacakan produk-produk dalam perusahaan juga sebetulnya bisa dilakukan dengan menggunakan database pesanan. Database tersebut dapat digunakan untuk melacak setiap produk berkat nomor identifikasi unik di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap produk yang berhasil dilacak oleh sistem penetapan biaya pembuatan, maka produk tersebut akan membutuhkan tingkat biaya pemesanan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tingkat biaya pemesanan tersebut nantinya akan berisi jumlah bahan untuk kebutuhan produksi, waktu produksi, jumlah orang yang terlibat dalam kegiatan produksi, hingga overhead manufaktur produk.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/delivery-note\/\">Pengertian Delivery Note<\/a><\/pre>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Job_Order_Costing\"><\/span>Manfaat Job Order Costing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"720\" height=\"452\" src=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/manfaat-job-order-costing.jpg\" alt=\"Manfaat Job Order Costing\" class=\"wp-image-9964\" srcset=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/manfaat-job-order-costing.jpg 720w, https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/manfaat-job-order-costing-300x188.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Manfaat Job Order Costing, sumber gambar: pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Sebelumnya, kamu sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan job order costing hingga apa saja bedanya dengan process costing. Jadi, kamu sudah seharusnya juga mengetahui tentang manfaat dari job order costing itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Job order costing adalah sesuatu yang akan memberikan banyak keuntungan untuk orang yang menggunakannya. Berikut ini ada beberapa manfaat dari job order costing:<\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li>Sebagai bahan pertimbangan untuk menerima atau menolak sebuah pesanan;<\/li>\n\n\n\n<li>Membantu dalam menentukan harga jual serta beban proses produksi;<\/li>\n\n\n\n<li>Mengontrol biaya serta proses produksi yang telah terjadi;<\/li>\n\n\n\n<li>Memisahkan keuntungan dengan lebih jelas dan menjadikan keuntungan-keuntungan tersebut sebagai perbandingan;<\/li>\n\n\n\n<li>Membantu proses perbandingan setiap biaya aktual dan menjadi analisis riwayat pemesanan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Job_Order_Costing_dan_Process_Costing\"><\/span>Perbedaan Job Order Costing dan Process Costing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Selain job order costing, istilah lain yang mungkin saja kamu temui yaitu process costing. Keduanya tentu memiliki makna yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Process costing adalah sebuah metode yang digunakan untuk mengidentifikasi berbagai biaya secara spesifik dalam komponen biaya kegiatan produksi. Kegiatan produksi ini berarti proses mengolah bahan baku menjadi produk yang matang.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika nilai dan biaya yang dihitung melalui process costing sudah diketahui, maka pihak perusahaan akan lebih mudah saat pengambilan keputusan.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui metode process costing juga, kamu dapat mengetahui secara detail bahwa gaji merupakan pekerjaan atau biaya pekerjaan yang diberikan dalam menanggapi berbagai tuntutan pekerjaan dari konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p>Menetapkan biaya pekerjaan juga bisa dihitung ketika pesanan kerja telah selesai tanpa perlu menghitung kesalahan maupun kerugian dari proses manufaktur.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya yaitu saat menghitung dan menetapkan biaya pesanan dari proyek manufaktur untuk meja, kursi, serta karyawannya yang terlibat. Dilihat dari job order costing, yaitu biaya dibebankan langsung pada setiap proses kegiatan manufaktur untuk melakukan produksi suatu produk.<\/p>\n\n\n\n<p>Perhitungan biaya dengan metode job order costing adalah melakukan penjumlahan dari banyaknya produk yang telah dihasilkan tiap-tiap unit.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan jika biaya dihitung dari aktivitas, maka jika ada pesanan untuk suatu produk berubah menjadi tidak tersedia atau bahkan produksinya hilang, hal tersebut akan dihitung serta dicatat sebagai kesalahan proses produksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, penggunaan job order costing akan jauh bisa lebih menghemat biaya atau anggaran perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/picking-dalam-gudang\/\">Pengertian Picking dalam Gudang<\/a><\/pre>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Job_Order_Costing\"><\/span>Contoh Job Order Costing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"720\" height=\"400\" src=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/contoh-job-order-costing.jpg\" alt=\"Contoh Job Order Costing\" class=\"wp-image-9966\" srcset=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/contoh-job-order-costing.jpg 720w, https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/contoh-job-order-costing-300x167.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Contoh Job Order Costing, sumber gambar: pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Walaupun sudah mengetahui arti job order costing beserta manfaatnya, tapi tentu akan lebih mudah jika kamu mengetahui contoh nyatanya juga.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski dalam setiap perusahaan nama dan sistem dari metode ini sama, tapi penetapan biayanya tentu akan berbeda tergantung dari masing-masing perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini ada beberapa jenis bisnis yang menggunakan sistem penetapan biaya pekerjaan dan perbedaan proses untuk melacak inventaris, di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Firma_Hukum_dan_Bisnis_Akuntansi\"><\/span>1. Firma Hukum dan Bisnis Akuntansi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dua bidang bisnis ini pasti akrab dengan job order costing. Pasalnya, seorang pengacara maupun akuntan akan sering menggunakan sistem yang satu ini untuk melacak waktu serta sumber daya yang mereka habiskan untuk setiap klien mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya yaitu job order costing oleh pengacara saat menghadapi klien untuk kasus perceraian. Pengacara akan memberikan nasihat hukum dasar serta dukungan untuk proses penyelidikan hukum, pertemuan klien dengan pengacara, atau saat sumber daya tambahan ketika tidak perlu.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika pekerjaan tersebut cukup kompleks dan mengharuskan pengacara untuk menambah waktu penyelidikan, jumlah pertemuan, hingga sumber daya lainnya, maka pengacara tersebut akan membutuhkan biaya pekerjaan untuk menghitung jumlah klien dengan tepat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pelayanan_Medis\"><\/span>2. Pelayanan Medis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain pengacara, pelayanan medis seperti rumah sakit atau klinik juga akan membutuhkan sistem ini. Terlebih jika klinik ini menggunakan klaim khusus untuk menentukan berapa biaya dari masing-masing pasien.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat seorang pasien datang ke klinik hendak melakukan pemeriksaan medis, maka biasanya pasien tersebut akan membutuhkan perawatan yang cenderung sedikit.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengalaman pasien pastinya akan berbeda-beda berdasarkan kebutuhan. Karena itu, tim akuntansi dari klinik akan memastikan bahwa mereka memiliki serta menghasilkan dana yang cukup untuk menunjang sumber daya berdasarkan pada setiap layanan mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Studio_Film\"><\/span>3. Studio Film<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebuah studio foto akan membutuhkan job order costing untuk melacak gaji para karyawan, lokasi, kostum, alat peraga, serta biaya alat-alat film. Studio tersebut akan memperkirakan biaya pembelian berbagai item penunjang serta mempekerjakan karyawan untuk membuat anggaran lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika anggaran telah diperkirakan, mereka akan merekrut kru film untuk membeli sumber daya pembuatan film. Mereka juga akan melacak pekerjaan karyawan melalui kartu waktu kerja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Perusahaan_Konstruksi\"><\/span>4. Perusahaan Konstruksi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perusahaan konstruksi yang mendesain bangunan secara khusus akan memperkirakan biaya dari setiap produk yang mereka butuhkan untuk membangun bangunan tersebut. Mereka akan membuat penawaran di atas lembar biaya tenaga kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Penawaran tersebut kemudian akan ditunjukkan pada manajer atau pemilik langsung untuk meminta persetujuan. Jika sudah, perusahaan akan melacak kemajuan serta pengeluaran untuk memastikan anggaran terpenuhi.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p>Dari uraian di atas, kamu bisa mengetahui bahwa job order costing adalah sebuah sistem atau metode yang akrab digunakan dalam berbagai sektor bisnis. Perannya juga tidak bisa disepelekan karena menyangkut biaya serta anggaran produksi dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Penetapan job order costing memecah setiap pengeluaran (tenaga kerja, bahan, dan overhead), sehingga hal ini dapat menentukan profitabilitas suatu proyek dan bisa memberi tahu apakah itu layak untuk dikejar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>komerce.id &#8211; Belum banyak yang mengetahui tentang istilah job order costing, padahal istilah ini sering digunakan dalam sebuah perusahaan. Jadi, job order costing adalah sebuah &#8230; <a title=\"Job Order Costing: Pengertian, Manfaat &amp; Contohnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/12\/28\/job-order-costing\/\" aria-label=\"More on Job Order Costing: Pengertian, Manfaat &amp; Contohnya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":9965,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[257],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Job Order Costing: Pengertian, Manfaat &amp; Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jjob order costing adalah metode akumulasi biaya yang digunakan untuk item \/ kumpulan item yang unik dari setiap pesanan pelanggan berbeda.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/job-order-costing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Job Order Costing: Pengertian, Manfaat &amp; Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jjob order costing adalah metode akumulasi biaya yang digunakan untuk item \/ kumpulan item yang unik dari setiap pesanan pelanggan berbeda.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/job-order-costing\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Komerce\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-28T04:30:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-29T02:30:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/job-order-costing.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"238\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bayu Kurniawan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@kurnioo\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bayu Kurniawan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/job-order-costing\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/12\/28\/job-order-costing\/\"},\"author\":{\"name\":\"Bayu Kurniawan\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0\"},\"headline\":\"Job Order Costing: Pengertian, Manfaat &amp; Contohnya\",\"datePublished\":\"2022-12-28T04:30:00+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-29T02:30:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/12\/28\/job-order-costing\/\"},\"wordCount\":1106,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Pergudangan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/komerce.id\/blog\/job-order-costing\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/12\/28\/job-order-costing\/\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/job-order-costing\/\",\"name\":\"Job Order Costing: Pengertian, Manfaat &amp; Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-12-28T04:30:00+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-29T02:30:01+00:00\",\"description\":\"Jjob order costing adalah metode akumulasi biaya yang digunakan untuk item \/ kumpulan item yang unik dari setiap pesanan pelanggan berbeda.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/job-order-costing\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/komerce.id\/blog\/job-order-costing\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/job-order-costing\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Job Order Costing\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog Komerce\",\"description\":\"E-Commerce dan Bisnis Online\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"Blog Komerce\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png\",\"width\":298,\"height\":82,\"caption\":\"Blog Komerce\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0\",\"name\":\"Bayu Kurniawan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bayu Kurniawan\"},\"description\":\"SEO Specialist di Komerce, berpengalaman lebih dari 4 tahun dalam SEO dan sangat tertarik pada digital marketing.\",\"sameAs\":[\"http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/\",\"http:\/\/www.instagram.com\/kurnioo\/\",\"http:\/\/www.linkedin.com\/in\/kurnioo\/\",\"https:\/\/twitter.com\/kurnioo\"],\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/author\/kurniawan\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Job Order Costing: Pengertian, Manfaat &amp; Contohnya","description":"Jjob order costing adalah metode akumulasi biaya yang digunakan untuk item \/ kumpulan item yang unik dari setiap pesanan pelanggan berbeda.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/komerce.id\/blog\/job-order-costing\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Job Order Costing: Pengertian, Manfaat &amp; Contohnya","og_description":"Jjob order costing adalah metode akumulasi biaya yang digunakan untuk item \/ kumpulan item yang unik dari setiap pesanan pelanggan berbeda.","og_url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/job-order-costing\/","og_site_name":"Blog Komerce","article_author":"http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/","article_published_time":"2022-12-28T04:30:00+00:00","article_modified_time":"2022-12-29T02:30:01+00:00","og_image":[{"width":720,"height":238,"url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/job-order-costing.png","type":"image\/png"}],"author":"Bayu Kurniawan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@kurnioo","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Bayu Kurniawan","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/job-order-costing\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/12\/28\/job-order-costing\/"},"author":{"name":"Bayu Kurniawan","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0"},"headline":"Job Order Costing: Pengertian, Manfaat &amp; Contohnya","datePublished":"2022-12-28T04:30:00+00:00","dateModified":"2022-12-29T02:30:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/12\/28\/job-order-costing\/"},"wordCount":1106,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Pergudangan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/komerce.id\/blog\/job-order-costing\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/12\/28\/job-order-costing\/","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/job-order-costing\/","name":"Job Order Costing: Pengertian, Manfaat &amp; Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2022-12-28T04:30:00+00:00","dateModified":"2022-12-29T02:30:01+00:00","description":"Jjob order costing adalah metode akumulasi biaya yang digunakan untuk item \/ kumpulan item yang unik dari setiap pesanan pelanggan berbeda.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/job-order-costing\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/komerce.id\/blog\/job-order-costing\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/job-order-costing\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/komerce.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Job Order Costing"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/","name":"Blog Komerce","description":"E-Commerce dan Bisnis Online","publisher":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/komerce.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization","name":"Blog Komerce","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png","contentUrl":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png","width":298,"height":82,"caption":"Blog Komerce"},"image":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0","name":"Bayu Kurniawan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bayu Kurniawan"},"description":"SEO Specialist di Komerce, berpengalaman lebih dari 4 tahun dalam SEO dan sangat tertarik pada digital marketing.","sameAs":["http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/","http:\/\/www.instagram.com\/kurnioo\/","http:\/\/www.linkedin.com\/in\/kurnioo\/","https:\/\/twitter.com\/kurnioo"],"url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/author\/kurniawan\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9961"}],"collection":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9961"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9961\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9967,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9961\/revisions\/9967"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9965"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9961"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9961"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9961"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}