{"id":8853,"date":"2022-02-02T11:30:00","date_gmt":"2022-02-02T04:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/komerce.id\/blog\/?p=8853"},"modified":"2022-02-02T15:26:56","modified_gmt":"2022-02-02T08:26:56","slug":"tahapan-proses-pengembangan-produk-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/","title":{"rendered":"8 Tahapan Proses Pengembangan Produk Baru (New Product Development)"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>komerce.id<\/strong> &#8211; Apakah kamu memperhatikan produk unggulanmu? bisnismu mengalami penurunan yang signifikan? atau tingkat penjualan bisnis kamu terus merosot? Penasaran apa penyebabnya? Bisa jadi karena kamu tidak melakukan proses pengembangan produk baru yang baik dan benar.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada teknik yang wajib kamu ketahui untuk mencegah semakin turunnya volume penjualan produk, bisnis tidak bisa dibiarkan begitu saja dan berharap dapat berkembang dengan sendirinya. Jika dibiarkan terus menerus, lama-lama bisnis kamu akan terjun bebas. Tidak mau, kan?<\/p>\n\n\n\n<p>Diperlukan inovasi dan pengembangan produk baru untuk menjaga keberlangsungan bisnis. Bagaimana cara melakukannya? Ikuti tahapan pengembangan produk baru berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/cara-mencari-produk-yang-sedang-trend\/\">9 Tips Cara Mencari dan Riset Produk yang Sedang Trend di Pasaran<\/a><\/pre>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_49 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"ez-toc-toggle-icon-1\"><label for=\"item-69f624c2d2a20\" aria-label=\"Table of Content\"><span style=\"display: flex;align-items: center;width: 35px;height: 30px;justify-content: center;direction:ltr;\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/label><input  type=\"checkbox\" id=\"item-69f624c2d2a20\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-visibility-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#Pengertian_Proses_Pengembangan_Produk_Baru\" title=\"Pengertian Proses Pengembangan Produk Baru\">Pengertian Proses Pengembangan Produk Baru<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#Tahapan_Pengembangan_Produk_Baru_New_Product_Development\" title=\"Tahapan Pengembangan Produk Baru (New Product Development)\">Tahapan Pengembangan Produk Baru (New Product Development)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#Strategi_Proses_Pengembangan_Produk_Baru\" title=\"Strategi Proses Pengembangan Produk Baru\">Strategi Proses Pengembangan Produk Baru<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#1_Merancang_Ide_Produk_Baru\" title=\"1. Merancang Ide Produk Baru\">1. Merancang Ide Produk Baru<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#2_Penyaringan_atau_Pemilihan_Ide_Produk\" title=\"2. Penyaringan atau Pemilihan Ide Produk\">2. Penyaringan atau Pemilihan Ide Produk<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#_3_Pengembangan_dan_Pengujian_Konsep\" title=\"&nbsp;3. Pengembangan dan Pengujian Konsep\">&nbsp;3. Pengembangan dan Pengujian Konsep<\/a><ul class='ez-toc-list-level-4'><li class='ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#A_Pengembangan_konsep\" title=\"A. Pengembangan konsep\">A. Pengembangan konsep<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#B_Menguji_konsep\" title=\"B. Menguji konsep\">B. Menguji konsep<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#4_Menyusun_Strategi_Pemasaran\" title=\"4. Menyusun Strategi Pemasaran\">4. Menyusun Strategi Pemasaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#5_Melakukan_Analisis_Bisnis_Business_Analysis\" title=\"5. Melakukan Analisis Bisnis (Business Analysis)\">5. Melakukan Analisis Bisnis (Business Analysis)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#6_Mengembangkan_dan_Menyempurnakan_Produk\" title=\"6. Mengembangkan dan Menyempurnakan Produk\">6. Mengembangkan dan Menyempurnakan Produk<\/a><ul class='ez-toc-list-level-4'><li class='ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#A_Pengembangan_produk\" title=\"A. Pengembangan produk\">A. Pengembangan produk<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#B_Pengujian_produk\" title=\"B. Pengujian produk\">B. Pengujian produk<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#7_Uji_Pemasaran_Skala_Kecil\" title=\"7. Uji Pemasaran (Skala Kecil)\">7. Uji Pemasaran (Skala Kecil)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#8_Memasarkan_Produk_dalam_Skala_Besar_Komersialisasi\" title=\"8. Memasarkan Produk dalam Skala Besar (Komersialisasi)\">8. Memasarkan Produk dalam Skala Besar (Komersialisasi)<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"pengertian-proses-pengembangan-produk-baru\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Proses_Pengembangan_Produk_Baru\"><\/span>Pengertian Proses Pengembangan Produk Baru<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"720\" height=\"480\" src=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/ilustrasi-produk-baru.jpg\" alt=\"ilustrasi produk baru\" class=\"wp-image-8849\" srcset=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/ilustrasi-produk-baru.jpg 720w, https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/ilustrasi-produk-baru-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption>ilustrasi produk baru, sumber gambar: pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Proses Pengembangan Produk Baru atau <em>new product development<\/em> adalah strategi dan proses yang dilakukan oleh perusahaan dalam mengembangkan produk, memperbaiki produk lama atau memperbanyak kegunaan produk ke segmen pasar yang ada dengan asumsi pelanggan menginginkan unsur-unsur baru mengenai produk.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuannya agar siklus penjualan produk bisa terjaga dan memperluas segmen pasar, contohnya sebuah perusahaan pakaian orang dewasa kini mulai memproduksi pakaian untuk bayi dan anak-anak.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"tahapan-pengembangan-produk-baru-new-product-development\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tahapan_Pengembangan_Produk_Baru_New_Product_Development\"><\/span>Tahapan Pengembangan Produk Baru (New Product Development)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Proses pengembangan produk baru tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pada beberapa kasus tertentu, produk yang baru diluncurkan justru gagal. Untuk menekan risiko kegagalan, ada beberapa tahapan yang perlu diperhatikan saat mengembangkan produk baru (new product development process), di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<ol><li>Merancang ide produk baru.<\/li><li>Penyaringan atau pemilihan ide produk.<\/li><li>Pengembangan dan pengujian konsep.<\/li><li>Menyusun strategi pemasaran.<\/li><li>Melakukan analisis bisnis (business analysis).<\/li><li>Mengembangkan dan menyempurnakan produk.<\/li><li>Uji pemasaran (skala kecil).<\/li><li>Memasarkan produk dalam skala besar (komersialisasi).<\/li><\/ol>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/tips-branding-produk-makanan\/\">7 Tips Branding Produk Makanan Agar Dikenal Banyak Orang<\/a><\/pre>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"strategi-proses-pengembangan-produk-baru\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Strategi_Proses_Pengembangan_Produk_Baru\"><\/span>Strategi Proses Pengembangan Produk Baru<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tahap-proses-pengembangan-produk-baru.png\" alt=\"tahap tahapan pengembangan produk baru\" class=\"wp-image-8851\" width=\"520\" height=\"520\" srcset=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tahap-proses-pengembangan-produk-baru.png 500w, https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tahap-proses-pengembangan-produk-baru-300x300.png 300w, https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tahap-proses-pengembangan-produk-baru-150x150.png 150w, https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tahap-proses-pengembangan-produk-baru-120x120.png 120w\" sizes=\"(max-width: 520px) 100vw, 520px\" \/><figcaption>ilustrasi tahapan proses pengembangan produk baru<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Gambaran di atas adalah konsep dasar <em>new product development<\/em>, total ada 8 tahapan yang akan dilewati saat kamu mengembangkan produk baru. Untuk penjelasan lebih rincinya simak pembahasan di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"1-merancang-ide-produk-baru\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Merancang_Ide_Produk_Baru\"><\/span>1. Merancang Ide Produk Baru<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada tahap paling awal perancangan produk baru, pasti ada banyak ide menarik yang bermunculan. Biasanya ide-ide tersebut berasal dari:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Departemen Riset dan Pengembangan.<\/li><li>Hasil amati, tiru dan modifikasi (ATM) produk kompetitor.<\/li><li>Hasil survei konsumen.<\/li><li>Program internal perusahaan, misalnya Crazy Idea Program (CIP).<\/li><li>Ulasan atau saran dari mitra kerja.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Masih banyak sumber ide produk lainnya, nantinya tim pemasaran dan Departemen Riset dan Pengembangan yang bertanggung jawab atas pemilihan ide terbaik dari ide-ide yang baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"2-penyaringan-atau-pemilihan-ide-produk\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Penyaringan_atau_Pemilihan_Ide_Produk\"><\/span>2. Penyaringan atau Pemilihan Ide Produk<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ide produk yang jumlahnya sangat banyak tadi akan disaring lebih lanjut. Tujuannya tidak hanya untuk mengerucutkan ide, tetapi ada tujuan lain yang lebih penting, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Mengurangi risiko kegagalan produk.<\/li><li>Menemukan ide produk yang patut diproses ke langkah selanjutnya.<\/li><li>Mendapatkan ide produk yang benar-benar memungkinkan untuk dikerjakan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Proses penyaringan ide produk tidak bisa dilakukan sembarangan. Dengan kata lain, penyaringan tidak bisa dilakukan dengan hanya memisahkan ide yang baik dan ide yang kurang baik. Pemilihan ide produk perlu didasari oleh beberapa hal, di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Alasan diciptakannya produk.<\/li><li>Proses yang diperlukan dan sumber daya yang dimiliki.<\/li><li>Tahapan produksi.<\/li><li>Tahapan pemasaran.<\/li><li>Tahapan proses regulasi (lingkungan, kebijakan pemerintah, dan lainnya).<\/li><li>Perhitungan perkiraan profit dan tingkat ROI.<\/li><li>Legalitas dan ketersediaan bahan mentah.<\/li><li>Dan masih banyak lagi.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"3-pengembangan-dan-pengujian-konsep\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"_3_Pengembangan_dan_Pengujian_Konsep\"><\/span>&nbsp;3. Pengembangan dan Pengujian Konsep<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, proses pengembangan produk baru mencakup pengembangan ide terpilih menjadi konsep yang siap diuji. Konsep dibuat dengan bahasa yang mudah dimengerti agar bisa dipahami oleh target pasar. Berikut adalah tahapan pengembangan ide menjadi konsep:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"a-pengembangan-konsep\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"A_Pengembangan_konsep\"><\/span>A. Pengembangan konsep<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Pada tahap ini ide produk dirancang menjadi sebuah konsep produk, konsep harus dibuat dalam beberapa opsi alternatif berdasarkan kebutuhan segmen pasar. Lebih jelasnya perhatikan contoh berikut:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKars, industri kendaraan roda empat berinovasi untuk menciptakan mobil berkekuatan tenaga listrik.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah ide produk lolos seleksi, mobil dikembangkan menjadi beberapa tipe mobil listrik agar mempunyai daya tarik pasar yang sangat tinggi. Mobil dikembangkan menjadi 3 konsep menarik, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul><li><strong>Konsep 1<\/strong><br>Model mobil sport, target pasar untuk mereka yang berjiwa muda dan generasi muda kalangan atas, fungsinya sebagai transportasi keperluan kerja dan meningkatkan status sosial pemiliknya.<\/li><li><strong>Konsep 2<\/strong><br>Mobil dengan ukuran standar (kapasitas 4 kursi), fungsinya untuk keperluan jalan-jalan, belanja atau bisnis, mesin lincah, ramah lingkungan dan target pasar keluarga kecil atau eksekutif muda.<\/li><li><strong>Konsep 3<\/strong><br>Ukuran mobil lebih luas, mampu menampung lebih dari 4 penumpang, dapat digunakan sebagai mobil keluarga atau perusahaan, dan praktis tanpa bahan bakar fosil.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Intinya konsep produk mencakup fungsi, bentuk, tujuan diciptakannya produk yang disampaikan dari kacamata konsumen.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"b-menguji-konsep\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"B_Menguji_konsep\"><\/span>B. Menguji konsep<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Konsep yang sudah dirancang dengan format di atas harus melewati tahapan uji coba dengan target pasar skala kecil. Penyajian konsep dapat dibantu oleh media pendukung.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya konsep mobil disajikan dalam visual berupa video animasi atau model tiga dimensi. Namun tidak semua jenis produk memerlukan media tersebut, ada jenis produk yang cukup divisualisasikan menggunakan gambar bahkan kata-kata deskriptif.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang terpenting apa yang ingin disampaikan bisa dipahami oleh konsumen. Setelah konsumen memahami konsep, berikan mereka sejumlah pertanyaan untuk mendapatkan <em>feedback<\/em> mengenai ketertarikan dan nilai konsumen terhadap konsep tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"4-menyusun-strategi-pemasaran\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Menyusun_Strategi_Pemasaran\"><\/span>4. Menyusun Strategi Pemasaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Proses pengembangan produk baru berikutnya adalah menyusun strategi pemasaran, intinya menentukan cara agar produk bisa diterima oleh target pasar. Dalam mengembangkan strategi pemasaran, ada tiga poin penting yang harus dirancang dengan baik, di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Target pasar, rencana proposisi nilai, pangsa pasar, target keuntungan, hingga penjualan beberapa tahun pertama dijelaskan dengan detail.<\/li><li><a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/bauran-pemasaran-adalah\/\">Strategi bauran pemasaran<\/a> dan rencana penjualan jangka panjang.<\/li><li>Biaya yang dibutuhkan pemasaran, struktur dan metode penetapan harga dibuat dalam gambaran besar.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"5-melakukan-analisis-bisnis-business-analysis\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Melakukan_Analisis_Bisnis_Business_Analysis\"><\/span>5. Melakukan Analisis Bisnis (Business Analysis)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Di tahap ini, produk yang sebelumnya sudah ditetapkan dilakukan analisis terkait tingkat ketertarikannya target pasar terhadap produk. Selain itu juga dilakukan analisis anggaran dan profil produk, serta proyeksi penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p>Proyeksi penjualan didapatkan dari <em>historical<\/em> produk lain yang satu kategori dari perusahaan tersebut atau dengan melihat produk yang sudah ada di pasar. Analisis bisnis bertujuan untuk memastikan apakah faktor tersebut bisa memenuhi tujuan perusahaan atau tidak.<\/p>\n\n\n\n<p>Produk bisa dilanjutkan ke tahap pengembangan jika hasil analisisnya sejalan dengan tujuan perusahaan. Saat melihat proyeksi pasar, perhatikan proses pertumbuhannya, dan apa yang diperlukan untuk mencapai itu semua. Baru integrasikan dengan <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/strategi-digital-marketing\/\">strategi pemasaran<\/a>nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu bisa melihat kemungkinan risiko yang terjadi kedepannya dengan membuat penjualan maksimum dan minimum lewat proyeksi penjualan. Tidak hanya itu, kamu juga melihat estimasi biaya dan keuntungan yang bisa diperoleh dari produk tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"6-mengembangkan-dan-menyempurnakan-produk\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Mengembangkan_dan_Menyempurnakan_Produk\"><\/span>6. Mengembangkan dan Menyempurnakan Produk<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Umumnya produk yang direncanakan belum berupa produk yang sebenarnya akan dipasarkan. Tetapi baru dalam bentuk konsep visual maupun deskripsi, seperti prototipe produk, video animasi, gambar dan teks deskriptif.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"a-pengembangan-produk\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"A_Pengembangan_produk\"><\/span>A. Pengembangan produk<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Setelah berhasil menjalani tahap analisis bisnis, produk yang memenuhi tujuan perusahaan lanjut ke tahap pengembangan produk yang sesungguhnya. Tahapan ini tentu menyita banyak sumber daya, karena itu produk hanya diproduksi dalam jumlah terbatas.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses pengembangan produk baru biasanya membutuhkan waktu lama. Bisa dalam hitungan minggu, bulan, bahkan tahun, tergantung dari jenis produk yang sedang dikembangkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Nantinya Departemen R&amp;D yang bertanggung jawab mengembangkan produk versi riil.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"b-pengujian-produk\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"B_Pengujian_produk\"><\/span>B. Pengujian produk<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Tahapan tidak berhenti di situ, produk yang sudah jadi akan menjalani serangkaian tes semacam uji coba keamanan dan keefektifan produk untuk memastikan produk berfungsi sebagaimana mestinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Penguji bisa berasal dari karyawan internal perusahaan maupun oleh pihak profesional dari luar perusahaan., ada juga perusahaan yang meminta tim pemasaran dan R&amp;D untuk melibatkan langsung pelanggan aktual dalam proses pengujian produk.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini tentu hanya berlaku untuk beberapa jenis produk saja, konsumen diminta untuk mengevaluasi produk pra-rilis atau produk prototipe. Hasil ulasan tersebut dijadikan catatan untuk mengembangkan produk agar lebih baik lagi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"7-uji-pemasaran-skala-kecil\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Uji_Pemasaran_Skala_Kecil\"><\/span>7. Uji Pemasaran (Skala Kecil)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam proses pengembangan produk baru, produk yang sudah jadi secara keseluruhan tidak bisa langsung dikomersialisasi. Pertama produk perlu dilakukan uji pemasaran di pasar aktual atau pasar yang sebenarnya dalam skala kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuannya agar perusahaan mendapatkan gambaran aktual dari pemasaran produk tersebut. Tidak hanya itu, uji pemasaran skala kecil juga menguji program pemasaran awal dan produk tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Di mana program pemasaran mencakup strategi promosi, media promosi, target pasar, dan lain sebagainya. Dengan begitu perusahaan melakukan investasi secara maksimal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"8-memasarkan-produk-dalam-skala-besar-komersialisasi\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Memasarkan_Produk_dalam_Skala_Besar_Komersialisasi\"><\/span>8. Memasarkan Produk dalam Skala Besar (Komersialisasi)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah melakukan uji coba pemasaran skala kecil, perusahaan akan mendapatkan gambaran mengenai potensi kesuksesan produk di pasar.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasil uji coba tersebut yang memutuskan apakah produk tetap akan diluncurkan saat itu juga, menundanya atau membatalkannya secara keseluruhan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Apabila perusahaan memutuskan untuk meluncurkan produk, maka ada rencana lanjutan yang perlu disiapkan oleh perusahaan. Istilahnya adalah komersialisasi. Tahapan komersialisasi mencakup persiapan manufaktur produk skala besar, hingga persiapan pemasaran produk.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses pengembangan produk baru yang benar tidak akan buru-buru meluncurkan produk, perusahaan perlu mempertimbangkan beberapa hal, seperti:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>8.1 Waktu peluncuran yang tepat<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Kapan waktu tepat meluncurkan produk? Bagaimana kondisi ekonomi saat ini? Apakah daya beli konsumen sedang menurun atau tidak? Ataukah lebih baik peluncuran produk ditunda sambil menunggu waktu yang tepat?<\/p>\n\n\n\n<p><strong>8.2 Wilayah peluncuran produk<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Apakah produk hanya akan diluncurkan di satu wilayah atau pasar regional atau mungkin pasar internasional? Di wilayah mana saja produk akan diluncurkan untuk jangka panjang?<\/p>\n\n\n\n<p><strong>8.3 Sumber daya perusahaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Apakah perusahaan mempunyai sumber daya yang cukup? Sumber daya perusahaan mencakup modal dan kemampuan untuk meluncurkan dan menyalurkan produk baru secara regional, nasional maupun internasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Disarankan peluncuran produk baru dilakukan secara bertahap. Bila permintaan produk semakin meningkat, maka wilayah peluncuran produk bisa diperluas.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang perlu diingat dan menjadi fokus utama bukan hanya menjual produk sebanyak-banyaknya, melainkan juga bagaimana kamu bisa memenuhi kebutuhan masyarakat melalui inovasi produk tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah kunci utama agar produk bisa sukses di pasaran dalam jangka waktu yang lama. Sudah menjadi pengetahuan umum di dunia bisnis bahwa hanya sebagian kecil produk yang bisa menguasai pangsa pasar.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/integrated-marketing-communication-adalah\/\">Integrated Marketing Communication: pengertian, Contoh &amp; Manfaat Bagi Perusahaan<\/a><\/pre>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator\"\/>\n\n\n\n<p>Biar semakin paham mari ingat-ingat kembali tahapan pengembangan produk baru. Pertama mengumpulkan dan menemukan ide-ide produk baru, lalu menyaring ide terbaik, mengembangkan ide menjadi konsep, menyusun strategi pemasaran, dan melakukan analisis bisnis<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian dilanjut dengan mengembangkan produk sesungguhnya, uji pemasaran skala kecil, dan terakhir meluncurkan produk ke pasar dalam skala besar. Peluang kesuksesan produk bisa ditingkatkan bila kamu menerapkan tahapan proses pengembangan produk baru di atas.<\/p>\n\n\n\n<p>Tahapan di atas berguna untuk mengurangi risiko kegagalan produk. Itulah pembahasan lengkapnya, semoga bisa bermanfaat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>komerce.id &#8211; Apakah kamu memperhatikan produk unggulanmu? bisnismu mengalami penurunan yang signifikan? atau tingkat penjualan bisnis kamu terus merosot? Penasaran apa penyebabnya? Bisa jadi karena &#8230; <a title=\"8 Tahapan Proses Pengembangan Produk Baru (New Product Development)\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/\" aria-label=\"More on 8 Tahapan Proses Pengembangan Produk Baru (New Product Development)\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":8852,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[6],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>8 Tahapan Proses Pengembangan Produk Baru (New Product Development)<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tahapan proses pengembangan produk baru berfungsi untuk mencegah kegagalan produk baru, memperbaiki produk lama, dan memperluas target pasar.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"8 Tahapan Proses Pengembangan Produk Baru (New Product Development)\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahapan proses pengembangan produk baru berfungsi untuk mencegah kegagalan produk baru, memperbaiki produk lama, dan memperluas target pasar.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Komerce\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-02-02T04:30:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-02-02T08:26:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/proses-pengembangan-produk-baru.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"238\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bayu Kurniawan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@kurnioo\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bayu Kurniawan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/\"},\"author\":{\"name\":\"Bayu Kurniawan\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0\"},\"headline\":\"8 Tahapan Proses Pengembangan Produk Baru (New Product Development)\",\"datePublished\":\"2022-02-02T04:30:00+00:00\",\"dateModified\":\"2022-02-02T08:26:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/\"},\"wordCount\":1608,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Strategi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/komerce.id\/blog\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/\",\"name\":\"8 Tahapan Proses Pengembangan Produk Baru (New Product Development)\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-02-02T04:30:00+00:00\",\"dateModified\":\"2022-02-02T08:26:56+00:00\",\"description\":\"Tahapan proses pengembangan produk baru berfungsi untuk mencegah kegagalan produk baru, memperbaiki produk lama, dan memperluas target pasar.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/komerce.id\/blog\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tahapan Proses Pengembangan Produk Baru\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog Komerce\",\"description\":\"E-Commerce dan Bisnis Online\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"Blog Komerce\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png\",\"width\":298,\"height\":82,\"caption\":\"Blog Komerce\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0\",\"name\":\"Bayu Kurniawan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bayu Kurniawan\"},\"description\":\"SEO Specialist di Komerce, berpengalaman lebih dari 4 tahun dalam SEO dan sangat tertarik pada digital marketing.\",\"sameAs\":[\"http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/\",\"http:\/\/www.instagram.com\/kurnioo\/\",\"http:\/\/www.linkedin.com\/in\/kurnioo\/\",\"https:\/\/twitter.com\/kurnioo\"],\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/author\/kurniawan\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"8 Tahapan Proses Pengembangan Produk Baru (New Product Development)","description":"Tahapan proses pengembangan produk baru berfungsi untuk mencegah kegagalan produk baru, memperbaiki produk lama, dan memperluas target pasar.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/komerce.id\/blog\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"8 Tahapan Proses Pengembangan Produk Baru (New Product Development)","og_description":"Tahapan proses pengembangan produk baru berfungsi untuk mencegah kegagalan produk baru, memperbaiki produk lama, dan memperluas target pasar.","og_url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/","og_site_name":"Blog Komerce","article_author":"http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/","article_published_time":"2022-02-02T04:30:00+00:00","article_modified_time":"2022-02-02T08:26:56+00:00","og_image":[{"width":720,"height":238,"url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/proses-pengembangan-produk-baru.png","type":"image\/png"}],"author":"Bayu Kurniawan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@kurnioo","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Bayu Kurniawan","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/"},"author":{"name":"Bayu Kurniawan","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0"},"headline":"8 Tahapan Proses Pengembangan Produk Baru (New Product Development)","datePublished":"2022-02-02T04:30:00+00:00","dateModified":"2022-02-02T08:26:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/"},"wordCount":1608,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Strategi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/komerce.id\/blog\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2022\/02\/02\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/","name":"8 Tahapan Proses Pengembangan Produk Baru (New Product Development)","isPartOf":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2022-02-02T04:30:00+00:00","dateModified":"2022-02-02T08:26:56+00:00","description":"Tahapan proses pengembangan produk baru berfungsi untuk mencegah kegagalan produk baru, memperbaiki produk lama, dan memperluas target pasar.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/komerce.id\/blog\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/tahapan-proses-pengembangan-produk-baru\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/komerce.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tahapan Proses Pengembangan Produk Baru"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/","name":"Blog Komerce","description":"E-Commerce dan Bisnis Online","publisher":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/komerce.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization","name":"Blog Komerce","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png","contentUrl":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png","width":298,"height":82,"caption":"Blog Komerce"},"image":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0","name":"Bayu Kurniawan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bayu Kurniawan"},"description":"SEO Specialist di Komerce, berpengalaman lebih dari 4 tahun dalam SEO dan sangat tertarik pada digital marketing.","sameAs":["http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/","http:\/\/www.instagram.com\/kurnioo\/","http:\/\/www.linkedin.com\/in\/kurnioo\/","https:\/\/twitter.com\/kurnioo"],"url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/author\/kurniawan\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8853"}],"collection":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8853"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8853\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8859,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8853\/revisions\/8859"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8852"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8853"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8853"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8853"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}