{"id":8633,"date":"2021-12-24T14:35:45","date_gmt":"2021-12-24T07:35:45","guid":{"rendered":"https:\/\/komerce.id\/blog\/?p=8633"},"modified":"2021-12-24T14:35:45","modified_gmt":"2021-12-24T07:35:45","slug":"alasan-produk-jualan-tidak-laku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/","title":{"rendered":"12 Alasan Mengapa Produk Jualan Tidak Ada yang Beli (Tidak Laku)"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>komerce.id<\/strong> &#8211; Sudah menjual produk yang kamu anggap bagus tapi masih sepi pembeli? Coba deh cek alasan mengapa produk jualan Tidak ada yang beli (Tidak laku), mungkin saja salah satu atau bahkan lebih alasan dalam daftar ini kamu alami tapi kamu kurang peka atau tidak sadar.<\/p>\n\n\n\n<p>Target penjualan tinggi pastinya jadi salah satu goals bagi setiap pemilik bisnis \/ usaha. Tapi sayangnya, mewujudkan mimpi ini tidak semudah kelihatannya. Ada banyak faktor yang membuat produk yang kamu anggap bagus tapi masih sepi pembeli.<\/p>\n\n\n\n<p>Faktor ini juga bisa internal dan eksternal. Kalau faktor-faktor ini tidak segera kamu identifikasi dan selesaikan, bisa jadi bisnismu terancam gulung tikar. Pasti tidak mau dong kalau skenario buruk ini sampai terjadi?<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_49 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"ez-toc-toggle-icon-1\"><label for=\"item-69e8e09aece62\" aria-label=\"Table of Content\"><span style=\"display: flex;align-items: center;width: 35px;height: 30px;justify-content: center;direction:ltr;\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/label><input  type=\"checkbox\" id=\"item-69e8e09aece62\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-visibility-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#Penyebab_Jualan_Tidak_Laku_dan_Solusi_Mengatasinya\" title=\"Penyebab Jualan Tidak Laku dan Solusi Mengatasinya\">Penyebab Jualan Tidak Laku dan Solusi Mengatasinya<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#1_Salah_Menentukan_Target_Market\" title=\"1. Salah Menentukan Target Market\">1. Salah Menentukan Target Market<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#2_Target_Pasar_Terlalu_Lebar\" title=\"2. Target Pasar Terlalu Lebar\">2. Target Pasar Terlalu Lebar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#3_Tidak_Sesuai_dengan_Kebutuhan_dan_Keinginan_Pelanggan\" title=\"3. Tidak Sesuai dengan Kebutuhan dan Keinginan Pelanggan\">3. Tidak Sesuai dengan Kebutuhan dan Keinginan Pelanggan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#4_User_Experience_UX_Website_Buruk\" title=\"4. User Experience (UX) Website Buruk\">4. User Experience (UX) Website Buruk<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#5_CS_Kurang_Responsif\" title=\"5. CS Kurang Responsif\">5. CS Kurang Responsif<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#6_tidak_Konsisten\" title=\"6. tidak Konsisten\">6. tidak Konsisten<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#7_Calon_Pembeli_Tidak_Kenal_Siapa_Kamu\" title=\"7. Calon Pembeli Tidak Kenal Siapa Kamu\">7. Calon Pembeli Tidak Kenal Siapa Kamu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#8_Harga_Terlalu_Mahal_dan_Ada_yang_Lebih_Murah\" title=\"8. Harga Terlalu Mahal dan Ada yang Lebih Murah\">8. Harga Terlalu Mahal dan Ada yang Lebih Murah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#9_Produk_Kurang_Inovatif\" title=\"9. Produk Kurang Inovatif\">9. Produk Kurang Inovatif<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#10_Kurangnya_Perencanaan_Strategi_Pemasaran\" title=\"10. Kurangnya Perencanaan Strategi Pemasaran\">10. Kurangnya Perencanaan Strategi Pemasaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#11_Perencanaan_Finansial_Kurang_Matang\" title=\"11. Perencanaan Finansial Kurang Matang\">11. Perencanaan Finansial Kurang Matang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#12_Persaingan_Antar_Kompetitor\" title=\"12. Persaingan Antar Kompetitor\">12. Persaingan Antar Kompetitor<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Jualan_Tidak_Laku_dan_Solusi_Mengatasinya\"><\/span>Penyebab Jualan Tidak Laku dan Solusi Mengatasinya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"720\" height=\"479\" src=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/ilustrasi-keranjang-belanja-kosong.jpg\" alt=\"ilustrasi keranjang belanja kosong\" class=\"wp-image-8636\" srcset=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/ilustrasi-keranjang-belanja-kosong.jpg 720w, https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/ilustrasi-keranjang-belanja-kosong-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption>ilustrasi keranjang belanja kosong, sumber gambar: pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Agar omset tidak terus turun dan malah berakhir merugi padahal belum sempat balik modal karena usahamu baru jalan, coba cek daftar alasan mengapa produk jualan tidak ada yang beli (tidak laku) di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Salah_Menentukan_Target_Market\"><\/span>1. Salah Menentukan Target Market<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Target market\/target pasar\/audiens adalah orang-orang yang kemungkinan besar akan menjadi pembeli produk atau pengguna jasa yang kamu tawarkan. Kalau salah target, sudah pasti bisnis akan sepi peminat.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya produk yang kamu jual barang-barang bermerek dengan harga jutaan per pcs, tapi lokasi jualan di pedesaan yang masyarakatnya mayoritas lebih suka membeli barang murah asal dapat banyak, maka jualanmu akan jarang bahkan tidak ada yang beli meski kamu gencar promosi.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/manfaat-segmentasi-pasar\/\">10 Manfaat Segmentasi Pasar Untuk Bisnis<\/a><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Target_Pasar_Terlalu_Lebar\"><\/span>2. Target Pasar Terlalu Lebar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kalau target pasar terlalu besar\/lebar, bisnis kamu malah bisa sepi pembeli. Trik ini biasanya dianggap benar oleh pebisnis pemula karena ingin meraup untung yang lebih besar, padahal trik yang benar adalah fokus pada target kecil dan tepat sasaran.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Tidak_Sesuai_dengan_Kebutuhan_dan_Keinginan_Pelanggan\"><\/span>3. Tidak Sesuai dengan Kebutuhan dan Keinginan Pelanggan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Saat mengidentifikasi target market, kamu harus benar-benar paham apa yang mereka butuhkan\/inginkan. Misalnya kamu berjualan jilbab, kamu harus tahu, model, kain, ukuran, warna, dan harga jilbab seperti apa yang diinginkan atau dibutuhkan oleh target pasar.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya target pasar dari produk ini sangat menyukai jilbab pashmina, tapi yang kamu jual adalah jilbab segiempat, maka tidak heran kalau produk kamu sepi peminat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_User_Experience_UX_Website_Buruk\"><\/span>4. User Experience (UX) Website Buruk<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kalau berbicara mengenai toko online, maka jenisnya ada banyak. Kamu bisa buka toko di Instagram, marketplace, atau situs web.<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis terakhir biasanya lebih cocok untuk yang sudah berpengalaman atau punya banyak wawasan soal website. Karena kalau tidak, pengalaman pelanggan saat menggunakan website bisa tidak maksimal dan berpengaruh ke penilaian.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengalaman atau User Experience ini mencakup berbagai hal yang ada di websitemu, mulai dari tampilan (jenis font, ukuran font, warna background) sampai berbagai fitur yang ada.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau kamu tidak bisa menghadirkan website yang enak dipandang mata sekaligus gampang digunakan, maka bersiaplah untuk sepi pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_CS_Kurang_Responsif\"><\/span>5. CS Kurang Responsif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>CS kurang responsif juga masuk dalam daftar alasan mengapa produk jualan tidak ada yang beli (tidak laku). Sebagus apapun produk yang kamu jual, semurah apapun harganya, dan seindah apapun website tokomu, tapi kalau layanan CS tidak responsif, pelanggan juga bisa kabur.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi kalau jumlah pelanggan kamu sudah banyak, sebaiknya imbangi dengan jumlah CS yang memadai supaya semua customer bisa cepat dilayani.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/skill-customer-service\/\">15 Skill Customer Service Profesional yang Wajib Anda Miliki<\/a><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_tidak_Konsisten\"><\/span>6. tidak Konsisten<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Misalnya saat awal buka tokomu menjual produk bagus dan memberikan layanan pelanggan yang responsif sehingga pelanggan puas.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu setelah melihat jumlah pelanggan sudah banyak, kamu malah menurunkan kualitas produk padahal harganya tetap sama karena kamu ingin dapat lebih banyak untung, dan layanan CS juga tidak sebagus sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka ketidak konsistenan ini akan membuat kamu kehilangan pelanggan dalam jumlah banyak di saat yang bersamaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Calon_Pembeli_Tidak_Kenal_Siapa_Kamu\"><\/span>7. Calon Pembeli Tidak Kenal Siapa Kamu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Maksud dari mengenal di sini tidak harus secara pribadi ya, tapi lebih kepada bisnismu\/ brandmu. Nah, gimana cara membuat calon pembeli kenal toko\/brandmu? Kamu harus sediakan informasi yang cukup di toko online kamu, baik di Instagram, marketplace, ataupun situs web.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau di web, informasi toko, sejarah perusahaan, visi misi, dan sejenisnya biasanya ada di bagian &#8220;<em>About<\/em>&#8220;. Kalau di marketplace biasanya ada di bagian &#8220;Deskripsi toko&#8221;, sedangkan di Instagram bisa di bio atau highlight.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara lain agar pembeli mengenal bisnis kamu adalah dengan menampilkan testimoni pelanggan. Kalau calon pembeli sudah punya informasi lengkap mengenai brand\/bisnismu, maka kepercayaan akan terbangun secara otomatis, yang akhirnya mengarah pada mendorong tindakan untuk membeli.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Harga_Terlalu_Mahal_dan_Ada_yang_Lebih_Murah\"><\/span>8. Harga Terlalu Mahal dan Ada yang Lebih Murah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Harga adalah salah satu dari alasan mengapa jualan tidak laku. Umumnya, pembeli akan membandingkan harga dari satu toko dan toko lain sebelum benar-benar membeli.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau kualitas produk sama tapi harga toko lain lebih murah, sudah pasti orang lebih tertarik ke toko lain. Jadi sebelum mematok harga, kamu perlu riset harga kompetitor terlebih dulu, kecuali kualitas produkmu jauh lebih baik dibanding kompetitor.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/cara-menentukan-harga-jual-produk-atau-layanan\/\">13 Cara Menentukan Harga Jual Produk atau Layanan yang Benar<\/a><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Produk_Kurang_Inovatif\"><\/span>9. Produk Kurang Inovatif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagus dan selaku apapun produkmu saat ini, beberapa bulan atau tahun ke depan tetap ada kemungkinan ditinggal pelanggan. Misalnya kamu berjualan ice cream satu rasa, awalnya laku keras karena banyak yang suka dan mungkin harganya merakyat.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi seiring waktu, pelanggan pasti akan bosan dengan rasa dan tampilan yang itu-itu saja. Tapi kalau kamu menghadirkan beberapa varian rasa, topping, atau ubah tampilannya, maka pelanggan bisa mencoba aneka rasa berbeda setiap harinya dan tidak mudah bosan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Kurangnya_Perencanaan_Strategi_Pemasaran\"><\/span>10. Kurangnya Perencanaan Strategi Pemasaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ada banyak pilihan strategi pemasaran di dunia bisnis., kamu harus pintar menemukan strategi yang paling cocok dengan produk dan target pasar kamu.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya target kamu adalah ibu-ibu paruh baya, maka pemasaran via TV, banner pinggir jalan, brosur yang disebar <em>door to door<\/em> akan lebih cocok daripada pemasaran media sosial.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"11_Perencanaan_Finansial_Kurang_Matang\"><\/span>11. Perencanaan Finansial Kurang Matang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Menyiapkan modal dan memutar uang bisnis saja tidak cukup kalau kamu tidak membuat plan finansial yang matang.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap pemasukan dan pengeluaran bisnis sekecil apapun harus dicatat, jangan campur uang bisnis dengan uang pribadi, buat anggaran untuk setiap daftar belanja, dan semua ini perlu dilakukan dengan konsisten dan teliti.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"12_Persaingan_Antar_Kompetitor\"><\/span>12. Persaingan Antar Kompetitor<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Apapun produk yang kamu jual, dimanapun lokasinya, kamu pasti punya kompetitor. Sebagai pebisnis, kamu harus punya tekad kuat, jiwa pantang menyerah, dan mau terus belajar. Kalau tidak, kamu akan gampang down dan akhirnya menyerah bahkan ketika baru di depan garis <em>start<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator\"\/>\n\n\n\n<p>Naik turunnya angka penjualan dalam bisnis memang hal yang wajar. Tapi kalau turunnya cukup drastis, maka ini adalah tanda bahaya. Bisa jadi salah satu dari 12 alasan mengapa produk jualan tidak ada yang beli (tidak laku) di atas sedang kamu alami.<\/p>\n\n\n\n<p>Coba koreksi lagi apa yang perlu dibenahi dari bisnismu agar pelanggan tidak pindah ke lain hati dan bisnis kamu bisa berumur panjang.<\/p>\n\n\n\n<p>Koreksi diri ini bukan hanya perlu kamu lakukan sekali, tapi berkali-kali dan secara berkala alias terus menerus selama bisnismu masih ada.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>komerce.id &#8211; Sudah menjual produk yang kamu anggap bagus tapi masih sepi pembeli? Coba deh cek alasan mengapa produk jualan Tidak ada yang beli (Tidak &#8230; <a title=\"12 Alasan Mengapa Produk Jualan Tidak Ada yang Beli (Tidak Laku)\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/\" aria-label=\"More on 12 Alasan Mengapa Produk Jualan Tidak Ada yang Beli (Tidak Laku)\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":8637,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[6],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>12 Alasan Mengapa Produk Jualan Tidak Ada yang Beli (Tidak Laku)<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jualanmu sepi pembeli? Coba cek 12 alasan mengapa produk jualan tidak ada yang beli (tidak laku) sebelum omsetmu terus turun &amp; bangkrut.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"12 Alasan Mengapa Produk Jualan Tidak Ada yang Beli (Tidak Laku)\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jualanmu sepi pembeli? Coba cek 12 alasan mengapa produk jualan tidak ada yang beli (tidak laku) sebelum omsetmu terus turun &amp; bangkrut.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Komerce\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-24T07:35:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/alasan-produk-tidak-laku.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"238\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bayu Kurniawan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@kurnioo\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bayu Kurniawan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/\"},\"author\":{\"name\":\"Bayu Kurniawan\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0\"},\"headline\":\"12 Alasan Mengapa Produk Jualan Tidak Ada yang Beli (Tidak Laku)\",\"datePublished\":\"2021-12-24T07:35:45+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-24T07:35:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/\"},\"wordCount\":1079,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Strategi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/komerce.id\/blog\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/\",\"name\":\"12 Alasan Mengapa Produk Jualan Tidak Ada yang Beli (Tidak Laku)\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2021-12-24T07:35:45+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-24T07:35:45+00:00\",\"description\":\"Jualanmu sepi pembeli? Coba cek 12 alasan mengapa produk jualan tidak ada yang beli (tidak laku) sebelum omsetmu terus turun & bangkrut.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/komerce.id\/blog\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Alasan Produk Jualan Tidak Laku\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog Komerce\",\"description\":\"E-Commerce dan Bisnis Online\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"Blog Komerce\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png\",\"width\":298,\"height\":82,\"caption\":\"Blog Komerce\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0\",\"name\":\"Bayu Kurniawan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bayu Kurniawan\"},\"description\":\"SEO Specialist di Komerce, berpengalaman lebih dari 4 tahun dalam SEO dan sangat tertarik pada digital marketing.\",\"sameAs\":[\"http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/\",\"http:\/\/www.instagram.com\/kurnioo\/\",\"http:\/\/www.linkedin.com\/in\/kurnioo\/\",\"https:\/\/twitter.com\/kurnioo\"],\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/author\/kurniawan\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"12 Alasan Mengapa Produk Jualan Tidak Ada yang Beli (Tidak Laku)","description":"Jualanmu sepi pembeli? Coba cek 12 alasan mengapa produk jualan tidak ada yang beli (tidak laku) sebelum omsetmu terus turun & bangkrut.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/komerce.id\/blog\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"12 Alasan Mengapa Produk Jualan Tidak Ada yang Beli (Tidak Laku)","og_description":"Jualanmu sepi pembeli? Coba cek 12 alasan mengapa produk jualan tidak ada yang beli (tidak laku) sebelum omsetmu terus turun & bangkrut.","og_url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/","og_site_name":"Blog Komerce","article_author":"http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/","article_published_time":"2021-12-24T07:35:45+00:00","og_image":[{"width":720,"height":238,"url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/alasan-produk-tidak-laku.png","type":"image\/png"}],"author":"Bayu Kurniawan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@kurnioo","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Bayu Kurniawan","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/"},"author":{"name":"Bayu Kurniawan","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0"},"headline":"12 Alasan Mengapa Produk Jualan Tidak Ada yang Beli (Tidak Laku)","datePublished":"2021-12-24T07:35:45+00:00","dateModified":"2021-12-24T07:35:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/"},"wordCount":1079,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Strategi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/komerce.id\/blog\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/12\/24\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/","name":"12 Alasan Mengapa Produk Jualan Tidak Ada yang Beli (Tidak Laku)","isPartOf":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2021-12-24T07:35:45+00:00","dateModified":"2021-12-24T07:35:45+00:00","description":"Jualanmu sepi pembeli? Coba cek 12 alasan mengapa produk jualan tidak ada yang beli (tidak laku) sebelum omsetmu terus turun & bangkrut.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/komerce.id\/blog\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/alasan-produk-jualan-tidak-laku\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/komerce.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Alasan Produk Jualan Tidak Laku"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/","name":"Blog Komerce","description":"E-Commerce dan Bisnis Online","publisher":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/komerce.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization","name":"Blog Komerce","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png","contentUrl":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png","width":298,"height":82,"caption":"Blog Komerce"},"image":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0","name":"Bayu Kurniawan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bayu Kurniawan"},"description":"SEO Specialist di Komerce, berpengalaman lebih dari 4 tahun dalam SEO dan sangat tertarik pada digital marketing.","sameAs":["http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/","http:\/\/www.instagram.com\/kurnioo\/","http:\/\/www.linkedin.com\/in\/kurnioo\/","https:\/\/twitter.com\/kurnioo"],"url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/author\/kurniawan\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8633"}],"collection":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8633"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8633\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8638,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8633\/revisions\/8638"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8637"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8633"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8633"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8633"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}