{"id":8107,"date":"2021-09-25T11:00:00","date_gmt":"2021-09-25T04:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/komerce.id\/blog\/?p=8107"},"modified":"2021-09-27T15:23:20","modified_gmt":"2021-09-27T08:23:20","slug":"tips-membuat-storytelling-menarik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/09\/25\/tips-membuat-storytelling-menarik\/","title":{"rendered":"5 Tips Membuat Storytelling Menarik Untuk Bisnis &#038; Brand"},"content":{"rendered":"\n<p>Iklan konvensional kini sudah mulai meredup performanya, hal ini disebabkan oleh masyarakat yang mulai jenuh. Sebagai penggantinya, kini dikenal sebuah strategi marketing yang lebih efektif bernama brand storytelling.<\/p>\n\n\n\n<p>Masyarakat sudah bosan dengan iklan karena kemunculannya dinilai terlalu sering. Iklan selalu muncul di televisi, media sosial, bahkan di banyak aplikasi ponsel. Pola iklannya pun kurang lebih sama yaitu menawarkan produk secara langsung kepada penonton.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, strategi storytelling dalam marketing dinilai lebih \u2018halus\u2019 karena brand tidak langsung melakukan hard selling. Metode ini mempengaruhi calon konsumen dari sisi bawah sadar mereka sehingga mau menggunakan atau membeli produk yang ditawarkan oleh sebuah brand.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/perusahaan-dengan-storytelling-memukau\/\">7 Perusahaan dengan Storytelling yang Memukau<\/a><\/pre>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_49 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"ez-toc-toggle-icon-1\"><label for=\"item-69d1aab8a4a58\" aria-label=\"Table of Content\"><span style=\"display: flex;align-items: center;width: 35px;height: 30px;justify-content: center;direction:ltr;\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/label><input  type=\"checkbox\" id=\"item-69d1aab8a4a58\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-visibility-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/09\/25\/tips-membuat-storytelling-menarik\/#Cara_Membuat_Storytelling_yang_Menarik_di_Media_Sosial\" title=\"Cara Membuat Storytelling yang Menarik di Media Sosial\">Cara Membuat Storytelling yang Menarik di Media Sosial<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/09\/25\/tips-membuat-storytelling-menarik\/#1_Bercerita_secara_Sederhana\" title=\"1. Bercerita secara Sederhana\">1. Bercerita secara Sederhana<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/09\/25\/tips-membuat-storytelling-menarik\/#2_Sesuaikan_dengan_Target_Audiens\" title=\"2. Sesuaikan dengan Target Audiens\">2. Sesuaikan dengan Target Audiens<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/09\/25\/tips-membuat-storytelling-menarik\/#3_Kisah_yang_Menyentuh\" title=\"3. Kisah yang Menyentuh\">3. Kisah yang Menyentuh<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/09\/25\/tips-membuat-storytelling-menarik\/#4_Narasi_yang_Unik\" title=\"4. Narasi yang Unik\">4. Narasi yang Unik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/09\/25\/tips-membuat-storytelling-menarik\/#5_Menjadi_Seorang_Individu\" title=\"5. Menjadi Seorang Individu\">5. Menjadi Seorang Individu<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Membuat_Storytelling_yang_Menarik_di_Media_Sosial\"><\/span>Cara Membuat Storytelling yang Menarik di Media Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"720\" height=\"360\" src=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/rahasia-storytelling.jpg\" alt=\"Rahasia Marketing Efektif Menggunakan Brand Storytelling\" class=\"wp-image-8106\" srcset=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/rahasia-storytelling.jpg 720w, https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/rahasia-storytelling-300x150.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption>Sumber gambar: kinetic.id<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Karena masih terbilang baru, belum banyak pengusaha yang memahami cara storytelling yang efektif untuk branding. Di bawah ini akan dijelaskan secara lebih lengkap mengenai langkah-langkah yang wajib kamu lakukan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Bercerita_secara_Sederhana\"><\/span>1. Bercerita secara Sederhana<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Menyampaikan cerita mengenai <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/tips-memilih-warna-logo\/\">sebuah brand<\/a> kepada calon konsumen tidak perlu panjang lebar seperti cerita sinetron, usahakan untuk selalu menyampaikan cerita secara sederhana dan singkat. Kisah yang sederhana lebih bisa diterima oleh masyarakat luas dan terkesan realistis.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski kisah brandmu sebenarnya rumit, usahakan untuk menyampaikannya dengan sesederhana mungkin. Hal ini dilakukan agar konsumen mudah memahami cerita dan tidak menimbulkan kesan berlebihan. Pasalnya, kompleksitas cerita mengenai brand justru mengurangi tingkat kepercayaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Supaya lebih mudah dalam merangkai cerita dengan alur sederhana, kamu dapat mengikuti kerangka berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Awali dengan masalah: jelaskan secara singkat tentang permasalahan yang terjadi dan menjadi keresahan untukmu.<\/li><li>Sampaikan solusi: jelaskan bagaimana langkah-langkah yang kamu lakukan untuk mengatasi permasalahan tadi.<\/li><li>Akhiri dengan kesuksesan: berikan pengaruh yang bersifat positif kepada audiens, ceritakan hal-hal yang realistis tentang kesuksesan brandmu. Tunjukkan bahwa kesuksesan tersebut dipengaruhi oleh produk dari branmu.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Sesuaikan_dengan_Target_Audiens\"><\/span>2. Sesuaikan dengan Target Audiens<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Cara untuk bertahan di tengah persaingan bisnis yang ketat adalah menyesuaikan brand dengan target audiens. Oleh sebab itu, bisnis yang sedang dijalankan harus terhubung secara langsung dengan konsumen agar dapat menarik hati mereka dan melibatkannya lebih jauh dalam bisnismu.<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu memerlukan proses pendekatan untuk bisa menyesuaikan bisnis dengan target konsumen. Di sinilah brand storytelling diperlukan untuk memperkenalkan sebuah brand kepada konsumen secara halus.<\/p>\n\n\n\n<p>Sampaikan narasi bahwa brand yang kamu miliki ini begitu memahami konsumen layaknya mereka memahami dirinya sendiri, bawakan cerita supaya konsumen dapat terhubung langsung dengan brand. Oleh sebab itu, ide-ide dari brandmu harus sesuai dengan konsumen agar dapat menginspirasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kisah_yang_Menyentuh\"><\/span>3. Kisah yang Menyentuh<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Konsumen di zaman serba canggih sekarang ini sudah terlalu nyaman dimanjakan oleh teknologi. Banyak hal yang kini sudah bisa dilakukan secara otomatis sehingga mempermudah pekerjaan mereka dalam beberapa aspek kehidupan.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara tidak langsung, semua kemudahan ini membuat nilai-nilai kemanusiaan menjadi sesuatu yang mahal harganya. Namun cara mainnya masih sama seperti zaman dahulu, hal-hal yang bersifat emosional tetap lebih mudah menjangkau hati manusia. Inilah yang menjadi kunci untumu.<\/p>\n\n\n\n<p>Buatlah promosi yang dapat menyentuh sisi emosional masyarakat, khususnya kalangan yang menjadi target pasarmu. Pola iklan atau promosi seperti ini sudah banyak diterapkan di Negeri Gajah Putih, Thailand.<\/p>\n\n\n\n<p>Mungkin kamu juga sudah pernah melihat berbagai contoh iklan Thailand yang menguras emosi dan membuat penontonnya menangis tersedu, model iklan seperti ini merupakan salah satu implementasi brand storytelling yang apik. Tertarik untuk membuat iklan dengan cara serupa?<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/arti-storytelling-adalah\/\">Pengertian, Proses dan Peran Storytelling dalam Marketing<\/a><\/pre>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Narasi_yang_Unik\"><\/span>4. Narasi yang Unik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Menggunakan kisah yang menyentuh saja masih belum cukup untuk dapat menarik hati para konsumen, kamu juga harus mampu menyajikan narasi yang unik dan belum pernah dilihat oleh konsumen sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika hanya menampilkan cerita yang menyentuh dengan narasi biasa, konsumen akan merasa bosan dan kurang tertarik dengan brandmu.<\/p>\n\n\n\n<p>Narasi unik merupakan cerita yang mampu membuat penonton atau pendengarnya merasa penasaran karena belum pernah menemukan cerita serupa. Kamu dapat menampilkan cerita-cerita yang ekstrem, mencolok, mengejutkan, atau lucu.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan narasi yang berbeda ini, pemirsa akan selalu mengingat hal unik dalam benaknya. Hal-hal yang menarik tentu tidak mudah dilupakan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Menjadi_Seorang_Individu\"><\/span>5. Menjadi Seorang Individu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jangan pernah mengarang cerita tentang brandmu hanya untuk mendapatkan atensi dari konsumen. Ceritakan saja secara nyata asal mula dari brand yang kamu miliki saat ini. Hal ini bertujuan agar cerita yang diberikan kepada konsumen selalu konsisten dan otentik.<\/p>\n\n\n\n<p>Mudah saja, kamu cukup menceritakan alasan yang membuatmu memutuskan untuk berbisnis. Agar lebih menarik, kamu dapat mengemas cerita tersebut menjadi kisah seorang individu.<\/p>\n\n\n\n<p>Cerita yang jujur dan apa adanya tentang cara seseorang memulai bisnis adalah strategi yang bagus untuk membangun koneksi dengan konsumen. Trik ini lebih efektif untuk mempersonalisasi brandmu.<\/p>\n\n\n\n<p>Jelaskan bagaimana visi dan misimu secara singkat saja. Jangan lupa untuk menjelaskan peran para konsumen dalam mempengaruhi brandmu.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/cara-membangun-hubungan-dengan-pelanggan\/\">10 Cara Membangun Hubungan yang Baik Dengan Pelanggan<\/a><\/pre>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator\"\/>\n\n\n\n<p>Lima trik rahasia marketing di atas akan lebih efektif apabila memadukannya dengan berbagai usaha lainnya. Misalnya mengenali konsumen dengan baik supaya kamu dapat menyampaikan pesan yang benar-benar dibutuhkan oleh konsumen tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, konsumen akan lebih mudah dalam menerima cerita yang kamu sampaikan kepadanya. Brand storytelling yang dipraktikkan dengan baik akan menciptakan komunikasi dan hubungan yang baik dengan konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p>Dampaknya, konsumen akan loyal kepada brand dan produk-produkmu. Selanjutnya, kamu perlu menjaga kepercayaan konsumen yang loyal dengan terus menjaga kualitas produk. Jangan berhenti berinovasi supaya produkmu selalu relevan dengan kebutuhan konsumen.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Iklan konvensional kini sudah mulai meredup performanya, hal ini disebabkan oleh masyarakat yang mulai jenuh. Sebagai penggantinya, kini dikenal sebuah strategi marketing yang lebih efektif &#8230; <a title=\"5 Tips Membuat Storytelling Menarik Untuk Bisnis &#038; Brand\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/09\/25\/tips-membuat-storytelling-menarik\/\" aria-label=\"More on 5 Tips Membuat Storytelling Menarik Untuk Bisnis &#038; Brand\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":8105,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[5],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>5 Tips Membuat Storytelling Menarik Untuk Bisnis &amp; Brand<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kamu binggung untuk memulai brand storytelling? Jika iya, ketahui tips dan cara membuat storytelling yang menarik untuk bisnis dan brand.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/tips-membuat-storytelling-menarik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Tips Membuat Storytelling Menarik Untuk Bisnis &amp; Brand\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kamu binggung untuk memulai brand storytelling? Jika iya, ketahui tips dan cara membuat storytelling yang menarik untuk bisnis dan brand.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/tips-membuat-storytelling-menarik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Komerce\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-09-25T04:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-09-27T08:23:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/tips-membuat-storytelling.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"238\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bayu Kurniawan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@kurnioo\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bayu Kurniawan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/tips-membuat-storytelling-menarik\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/09\/25\/tips-membuat-storytelling-menarik\/\"},\"author\":{\"name\":\"Bayu Kurniawan\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0\"},\"headline\":\"5 Tips Membuat Storytelling Menarik Untuk Bisnis &#038; Brand\",\"datePublished\":\"2021-09-25T04:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-09-27T08:23:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/09\/25\/tips-membuat-storytelling-menarik\/\"},\"wordCount\":824,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Marketing\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/komerce.id\/blog\/tips-membuat-storytelling-menarik\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/09\/25\/tips-membuat-storytelling-menarik\/\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/tips-membuat-storytelling-menarik\/\",\"name\":\"5 Tips Membuat Storytelling Menarik Untuk Bisnis & Brand\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2021-09-25T04:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-09-27T08:23:20+00:00\",\"description\":\"Kamu binggung untuk memulai brand storytelling? Jika iya, ketahui tips dan cara membuat storytelling yang menarik untuk bisnis dan brand.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/tips-membuat-storytelling-menarik\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/komerce.id\/blog\/tips-membuat-storytelling-menarik\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/tips-membuat-storytelling-menarik\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tips Membuat Storytelling Menarik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog Komerce\",\"description\":\"E-Commerce dan Bisnis Online\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"Blog Komerce\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png\",\"width\":298,\"height\":82,\"caption\":\"Blog Komerce\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0\",\"name\":\"Bayu Kurniawan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bayu Kurniawan\"},\"description\":\"SEO Specialist di Komerce, berpengalaman lebih dari 4 tahun dalam SEO dan sangat tertarik pada digital marketing.\",\"sameAs\":[\"http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/\",\"http:\/\/www.instagram.com\/kurnioo\/\",\"http:\/\/www.linkedin.com\/in\/kurnioo\/\",\"https:\/\/twitter.com\/kurnioo\"],\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/author\/kurniawan\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Tips Membuat Storytelling Menarik Untuk Bisnis & Brand","description":"Kamu binggung untuk memulai brand storytelling? Jika iya, ketahui tips dan cara membuat storytelling yang menarik untuk bisnis dan brand.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/komerce.id\/blog\/tips-membuat-storytelling-menarik\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"5 Tips Membuat Storytelling Menarik Untuk Bisnis & Brand","og_description":"Kamu binggung untuk memulai brand storytelling? Jika iya, ketahui tips dan cara membuat storytelling yang menarik untuk bisnis dan brand.","og_url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/tips-membuat-storytelling-menarik\/","og_site_name":"Blog Komerce","article_author":"http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/","article_published_time":"2021-09-25T04:00:00+00:00","article_modified_time":"2021-09-27T08:23:20+00:00","og_image":[{"width":720,"height":238,"url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/tips-membuat-storytelling.png","type":"image\/png"}],"author":"Bayu Kurniawan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@kurnioo","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Bayu Kurniawan","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/tips-membuat-storytelling-menarik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/09\/25\/tips-membuat-storytelling-menarik\/"},"author":{"name":"Bayu Kurniawan","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0"},"headline":"5 Tips Membuat Storytelling Menarik Untuk Bisnis &#038; Brand","datePublished":"2021-09-25T04:00:00+00:00","dateModified":"2021-09-27T08:23:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/09\/25\/tips-membuat-storytelling-menarik\/"},"wordCount":824,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Marketing"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/komerce.id\/blog\/tips-membuat-storytelling-menarik\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/09\/25\/tips-membuat-storytelling-menarik\/","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/tips-membuat-storytelling-menarik\/","name":"5 Tips Membuat Storytelling Menarik Untuk Bisnis & Brand","isPartOf":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2021-09-25T04:00:00+00:00","dateModified":"2021-09-27T08:23:20+00:00","description":"Kamu binggung untuk memulai brand storytelling? Jika iya, ketahui tips dan cara membuat storytelling yang menarik untuk bisnis dan brand.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/tips-membuat-storytelling-menarik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/komerce.id\/blog\/tips-membuat-storytelling-menarik\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/tips-membuat-storytelling-menarik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/komerce.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tips Membuat Storytelling Menarik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/","name":"Blog Komerce","description":"E-Commerce dan Bisnis Online","publisher":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/komerce.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization","name":"Blog Komerce","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png","contentUrl":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png","width":298,"height":82,"caption":"Blog Komerce"},"image":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0","name":"Bayu Kurniawan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bayu Kurniawan"},"description":"SEO Specialist di Komerce, berpengalaman lebih dari 4 tahun dalam SEO dan sangat tertarik pada digital marketing.","sameAs":["http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/","http:\/\/www.instagram.com\/kurnioo\/","http:\/\/www.linkedin.com\/in\/kurnioo\/","https:\/\/twitter.com\/kurnioo"],"url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/author\/kurniawan\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8107"}],"collection":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8107"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8107\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8124,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8107\/revisions\/8124"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8105"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8107"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8107"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8107"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}