{"id":7387,"date":"2021-06-27T09:21:00","date_gmt":"2021-06-27T02:21:00","guid":{"rendered":"https:\/\/komerce.id\/blog\/?p=7387"},"modified":"2021-07-01T09:40:11","modified_gmt":"2021-07-01T02:40:11","slug":"perbedaan-pemasaran-online-dan-offline","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/","title":{"rendered":"11 Perbedaan Pemasaran Online dan Offline"},"content":{"rendered":"\n<p><a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/\"><strong>Perbedaan Pemasaran Online dan Offline<\/strong><\/a> &#8211; Pemasaran adalah kegiatan untuk memperkenalkan, menginformasikan, dan menyampaikan nilai suatu produk yang bertujuan untuk menciptakan pembelian atas produk yang dipasarkan dan menambah keuntungan. Dengan dilakukan kegiatan pemasaran, konsumen akan mengenal produk kamu dan mendapatkan kepuasan dari produk tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan pemasaran sangat dibutuhkan oleh setiap bisnis. Ini karena tujuan akhir dari bisnis adalah terciptanya pembelian dan keuntungan. Dengan strategi pemasaran yang tepat, pelanggan akan terus menerus membeli produk yang kamu jual. Itulah mengapa dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat agar produk kamu tetap ada sebagai pilihan pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\"><p>Baca juga: 20 <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/keuntungan-bisnis-online\/\">Keuntungan Bisnis Online<\/a> yang Perlu Diketahui<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_49 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"ez-toc-toggle-icon-1\"><label for=\"item-69ea48e3c6171\" aria-label=\"Table of Content\"><span style=\"display: flex;align-items: center;width: 35px;height: 30px;justify-content: center;direction:ltr;\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/label><input  type=\"checkbox\" id=\"item-69ea48e3c6171\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-visibility-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#Perbedaan_Pemasaran_Online_dan_Offline\" title=\"Perbedaan Pemasaran Online dan Offline\">Perbedaan Pemasaran Online dan Offline<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#1_Jumlah_Modal\" title=\"1. Jumlah Modal\">1. Jumlah Modal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#2_Jangkauan_Pemasaran\" title=\"2. Jangkauan Pemasaran\">2. Jangkauan Pemasaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#3_Waktu\" title=\"3. Waktu\">3. Waktu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#4_Sistem_Pemasaran\" title=\"4. Sistem Pemasaran\">4. Sistem Pemasaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#5_Jenis_Produk\" title=\"5. Jenis Produk\">5. Jenis Produk<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#6_Jumlah_Produk\" title=\"6. Jumlah Produk\">6. Jumlah Produk<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#7_Cara_Pembelian\" title=\"7. Cara Pembelian\">7. Cara Pembelian<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#8_Cara_Pembayaran\" title=\"8. Cara Pembayaran\">8. Cara Pembayaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#9_Tenaga_Kerja_yang_dibutuhkan\" title=\"9. Tenaga Kerja yang dibutuhkan\">9. Tenaga Kerja yang dibutuhkan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#10_Cara_Mencari_Barang\" title=\"10. Cara Mencari Barang\">10. Cara Mencari Barang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#11_Membuka_Cabang\" title=\"11. Membuka Cabang\">11. Membuka Cabang<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Pemasaran_Online_dan_Offline\"><\/span>Perbedaan Pemasaran Online dan Offline<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada dua jenis pemasaran, yaitu pemasaran online dan offline. Pemasaran online adalah kegiatan pemasaran yang dilakukan melalui media daring. Pemasaran online dianggap sebagai model pemasaran modern karena mengandalkan perkembangan teknologi informasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pemasaran offline lebih dikenal sebagai pemasaran konvensional. Pemasaran ini mengandalkan media massa untuk menyampaikan informasi. Tujuan pemasaran offline lebih banyak untuk meningkatkan awareness brand kamu. Pemasaran jenis ini juga masih banyak digunakan oleh brand.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak hanya terbatas pada pengertian di atas, pemasaran online dan offline juga memiliki berbagai perbedaan mendasar. Berikut ini perbedaan pemasaran online dan offline yang perlu kamu ketahui:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Jumlah_Modal\"><\/span>1. Jumlah Modal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jumlah modal yang dikeluarkan oleh kedua model pemasaran tersebut berbeda cukup signifikan. Untuk pemasaran offline akan menghabiskan budget lebih besar karena menggunakan media massa sebagai media kampanye. Sebagai contoh, harga untuk satu kali tayangan iklan di acara televisi mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan dalam pemasaran online, budget yang dikeluarkan tidak sebesar pemasaran konvensional karena dilakukan melalui media daring. Meskipun dilakukan melalui iklan digital (FBAds, Google Ads, TikTok Ads, Twitter Ads, dan sebagainya), budget yang dikeluarkan tidak sebanyak iklan di media massa. Dalam pemasaran online, brand harus mengkombinasikan strategi iklan, optimasi media sosial, SEO, website, dan lain-lain yang tidak banyak menghabiskan anggaran pemasaran dengan hasil yang sama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Jangkauan_Pemasaran\"><\/span>2. Jangkauan Pemasaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jangkauan pemasaran kedua metode pemasaran ini berbeda. Jika pada pemasaran offline jangkauan pemasarannya sangat terbatas karena dibutuhkan kehadiran fisik dari seseorang yang berperan sebagai sales atau media fisik untuk publikasi produk yang dipasarkan. Alhasil, terpaan hanya terjadi pada mereka yang merasakan kehadirannya secara fisik.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pemasaran online dilakukan melalui media internet, di mana orang dapat mengakses bahkan tanpa harus bertemu dengan pihak yang memasarkan. Pemasaran online dapat didapatkan melalui media sosial ataupun media daring lainnya. Jangkauan dari pemasaran ini tak terbatas, bahkan bisa sampai ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Waktu\"><\/span>3. Waktu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pemasaran digital sangat terikat dengan waktu, di mana pesan akan tersampaikan hanya ketika brand menjalankan kampanye. Misalnya, penyebaran informasi akan terjadi ketika sales menawarkan produknya atau membagikan brosur yang berisi informasi brand.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pemasaran digital akan terus berjalan bahkan ketika brand tidak melakukan aktifitas apapun. Itu karena pemasaran digital terus berjalan selama content masih berada di internet. Orang bisa mengakses kapanpun content marketing tanpa brand harus bergerak sendiri.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Sistem_Pemasaran\"><\/span>4. Sistem Pemasaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sistem pemasaran online tidak membutuhkan berbagai hal yang rumit seperti mencetak brosur, menyiarkan secara langsung, bertemu tatap muka dan sebagainya yang pasti memakan banyak budget dan tenaga.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pada sistem pemasaran offline membutuhkan marketing kit berupa fisik seperti brosur, baliho, videotron, dan sebagainya. Tak hanya itu, pemasaran offline juga membutuhkan tenaga kerja yang tidak sedikit, karena kampanye harus dilakukan secara langsung.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Jenis_Produk\"><\/span>5. Jenis Produk<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk menampilkan jenis produk pada pemasaran offline, penjual harus menampilkan pada bukti fisik atau bahkan menampilkannya secara langsung kepada pembeli. hal ini bertujuan agar pembeli dapat mengetahui produk yang akan dibeli secara detail.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pada pemasaran online, produk cukup ditampilkan melalui gambar dengan disertai deskripsi yang mendukung. Ingin menampilkan lebih detail? Penjual bisa membuat content video agar pembeli dapat melihat detail dari produk kamu.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\"><p>Baca juga: 20 <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/kekurangan-bisnis-online\/\">Kekurangan Bisnis Online<\/a> Yang Perlu Anda Ketahui<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Jumlah_Produk\"><\/span>6. Jumlah Produk<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada bisnis offline, penjual tidak dapat menampilkan jumlah produk kecuali jika sudah menghitung stok. Hal ini sedikit menyulitkan ketika pembeli ingin membeli barang dalam jumlah yang banyak.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pada bisnis online, data jumlah produk biasanya akan terupdate secara otomatis pada sistem ketika terjadi pembelian. Hal ini memudahkan pembeli dalam mencari informasi tentang jumlah barang yang tersedia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Cara_Pembelian\"><\/span>7. Cara Pembelian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada bisnis online, cara pembelian cenderung dilakukan melalui tools atau link pada content marketing. Penjual biasanya langsung menyebutkan cara pembelian pada content iklan atau content pada media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pada pemasaran offline, untuk pembelian biasanya langsung dilakukan pada toko fisik dari penjual. Tenaga pemasaran biasanya hanya menawarkan, beberapa di antaranya langsung membawa produk untuk dijual di tempat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Cara_Pembayaran\"><\/span>8. Cara Pembayaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada pemasaran online, cara pembayaran melalui top-up atau kartu kredit (CC) melalui akun business manager. Begitu juga dengan bisnis online, sistem pembayaran melalui transfer bank atau cenderung cashless.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pada pemasaran offline, pembayaran melalui transfer bank yang didistribusikan lagi ke masing-masing bagian pemasaran. Pada bisnis offline, sistem pembayaran dilakukan secara cash atau tunai, meskipun saat ini sudah banyak toko yang menyediakan pembayaran melalui barcode.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Tenaga_Kerja_yang_dibutuhkan\"><\/span>9. Tenaga Kerja yang dibutuhkan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tenaga kerja yang dibutuhkan pada pemasaran bisnis offline lebih banyak karena setiap bagian kampanye harus melakukan tugasnya masing-masing. Beberapa bagian bahkan tidak bisa merangkap pekerjaan karena harus melakukan mobilitas tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pada pemasaran bisnis online, tenaga kerja yang dibutuhkan cenderung lebih sedikit karena pemasaran digital tidak harus memantau secara terus menerus. Satu orang juga dapat merangkap berbagai pekerjaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Cara_Mencari_Barang\"><\/span>10. Cara Mencari Barang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada bisnis online pencarian barang menjadi lebih mudah karena terdapat katalog yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Orang akan lebih mudah mencari barang-barang yang mereka butuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada bisnis offline, orang harus mendatangi toko atau perwakilan brand untuk mencari barang yang mereka butuhkan. Hal ini tentu saja menghabiskan waktu yang lebih banyak untuk mencari suatu produk.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"11_Membuka_Cabang\"><\/span>11. Membuka Cabang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Toko offline harus membuka cabang untuk menambah jangkauan pelanggan, hal ini dikarenakan pelanggan harus mengakses toko secara langsung untuk melakukan transaksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pada toko online, mereka tidak butuh untuk membuka cabang jika ingin memperluas jangkauan. Pembeli dapat mengakses toko dari manapun tanpa harus mencari lokasi terdekat untuk melakukan pembelian.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/manfaat-digital-marketing\/\">13 Manfaat Digital Marketing Untuk Bisnis dan Usaha Anda<\/a><\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator\"\/>\n\n\n\n<p>Itulah perbedaan pemasaran online dan offline yang harus kamu ketahui sebelum memutuskan untuk membuka sebuah bisnis. Bisnis online maupun offline memiliki perbedaan karakter. Bisnis online maupun offline sama baiknya jika diaplikasikan pada produk yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun sebelum memilih bisnis mana yang ingin kamu jalankan, kamu harus tahu terlebih dahulu perbedaan keduanya. Jangan sampai kamu menggunakan sistem yang kurang tepat dan berakhir kurang menyenangkan. Simak terus artikel tentang bisnis dari Komerce untuk menambah pengetahuan kamu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perbedaan Pemasaran Online dan Offline &#8211; Pemasaran adalah kegiatan untuk memperkenalkan, menginformasikan, dan menyampaikan nilai suatu produk yang bertujuan untuk menciptakan pembelian atas produk yang &#8230; <a title=\"11 Perbedaan Pemasaran Online dan Offline\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/\" aria-label=\"More on 11 Perbedaan Pemasaran Online dan Offline\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":7401,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[5],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>11 Perbedaan Pemasaran Online dan Offline - Blog Komerce<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa perbedaan pemasaran online dan offline ? metode pemasaran mana yang lebih efektif untuk bisnis? Temukan jawabannya di dalam artikel ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"11 Perbedaan Pemasaran Online dan Offline - Blog Komerce\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa perbedaan pemasaran online dan offline ? metode pemasaran mana yang lebih efektif untuk bisnis? Temukan jawabannya di dalam artikel ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Komerce\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"http:\/\/www.facebook.com\/nandaghani86\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-06-27T02:21:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-07-01T02:40:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"238\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ghaninanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nanda\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/29bb6c74fc74c319b85d7d2600740e77\"},\"headline\":\"11 Perbedaan Pemasaran Online dan Offline\",\"datePublished\":\"2021-06-27T02:21:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-07-01T02:40:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/\"},\"wordCount\":1046,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Marketing\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/komerce.id\/blog\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/\",\"name\":\"11 Perbedaan Pemasaran Online dan Offline - Blog Komerce\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2021-06-27T02:21:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-07-01T02:40:11+00:00\",\"description\":\"Apa perbedaan pemasaran online dan offline ? metode pemasaran mana yang lebih efektif untuk bisnis? Temukan jawabannya di dalam artikel ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/komerce.id\/blog\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbedaan Pemasaran Online dan Offline\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog Komerce\",\"description\":\"E-Commerce dan Bisnis Online\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"Blog Komerce\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png\",\"width\":298,\"height\":82,\"caption\":\"Blog Komerce\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/29bb6c74fc74c319b85d7d2600740e77\",\"name\":\"Nanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cbf1e82c3cc9af51bea61f776e39663e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cbf1e82c3cc9af51bea61f776e39663e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nanda\"},\"description\":\"Nanda adalah content specialist di Komerce. Nanda ingin terus berbagi pengalamannya melalui artikel-artikelnya di blog Komerce. Memastikan Anda mendapatkan pengalaman-pengalaman baru tentang dunia customer service dan e-commerce.\",\"sameAs\":[\"http:\/\/www.facebook.com\/nandaghani86\",\"http:\/\/www.instagram.com\/ghaninanda\/\",\"http:\/\/www.linkedin.com\/in\/ghaninanda\/\",\"https:\/\/twitter.com\/ghaninanda\"],\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/author\/nanda\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"11 Perbedaan Pemasaran Online dan Offline - Blog Komerce","description":"Apa perbedaan pemasaran online dan offline ? metode pemasaran mana yang lebih efektif untuk bisnis? Temukan jawabannya di dalam artikel ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/komerce.id\/blog\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"11 Perbedaan Pemasaran Online dan Offline - Blog Komerce","og_description":"Apa perbedaan pemasaran online dan offline ? metode pemasaran mana yang lebih efektif untuk bisnis? Temukan jawabannya di dalam artikel ini.","og_url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/","og_site_name":"Blog Komerce","article_author":"http:\/\/www.facebook.com\/nandaghani86","article_published_time":"2021-06-27T02:21:00+00:00","article_modified_time":"2021-07-01T02:40:11+00:00","og_image":[{"width":720,"height":238,"url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline.png","type":"image\/png"}],"author":"Nanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ghaninanda","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nanda","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/"},"author":{"name":"Nanda","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/29bb6c74fc74c319b85d7d2600740e77"},"headline":"11 Perbedaan Pemasaran Online dan Offline","datePublished":"2021-06-27T02:21:00+00:00","dateModified":"2021-07-01T02:40:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/"},"wordCount":1046,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Marketing"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/komerce.id\/blog\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2021\/06\/27\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/","name":"11 Perbedaan Pemasaran Online dan Offline - Blog Komerce","isPartOf":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2021-06-27T02:21:00+00:00","dateModified":"2021-07-01T02:40:11+00:00","description":"Apa perbedaan pemasaran online dan offline ? metode pemasaran mana yang lebih efektif untuk bisnis? Temukan jawabannya di dalam artikel ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/komerce.id\/blog\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/perbedaan-pemasaran-online-dan-offline\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/komerce.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan Pemasaran Online dan Offline"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/","name":"Blog Komerce","description":"E-Commerce dan Bisnis Online","publisher":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/komerce.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization","name":"Blog Komerce","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png","contentUrl":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png","width":298,"height":82,"caption":"Blog Komerce"},"image":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/29bb6c74fc74c319b85d7d2600740e77","name":"Nanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cbf1e82c3cc9af51bea61f776e39663e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cbf1e82c3cc9af51bea61f776e39663e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nanda"},"description":"Nanda adalah content specialist di Komerce. Nanda ingin terus berbagi pengalamannya melalui artikel-artikelnya di blog Komerce. Memastikan Anda mendapatkan pengalaman-pengalaman baru tentang dunia customer service dan e-commerce.","sameAs":["http:\/\/www.facebook.com\/nandaghani86","http:\/\/www.instagram.com\/ghaninanda\/","http:\/\/www.linkedin.com\/in\/ghaninanda\/","https:\/\/twitter.com\/ghaninanda"],"url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/author\/nanda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7387"}],"collection":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7387"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7387\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7431,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7387\/revisions\/7431"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7401"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7387"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7387"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7387"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}