{"id":10110,"date":"2023-03-20T11:30:00","date_gmt":"2023-03-20T04:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/komerce.id\/blog\/?p=10110"},"modified":"2023-03-22T16:31:48","modified_gmt":"2023-03-22T09:31:48","slug":"supply-chain-management","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/","title":{"rendered":"Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management), Apa Itu?&nbsp;"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>komerce.id<\/strong> &#8211; Manajemen rantai pasok atau supply chain management merupakan kegiatan yang sering dilakukan dalam industri manufaktur. Secara umum kegiatan utama dari industri ini adalah mengkonversikan bahan mentah menjadi barang jadi, kemudian mendistribusikannya kepada konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p>Seluruh kegiatan dalam supply chain management harus dijalankan secara efektif dan efisien, sehingga perusahaan dapat memenuhi permintaan pasar. Kegiatan dalam pengelolaan rantai pasok ini akan dilakukan dari pengadaan bahan baku hingga pengembangkan produk terbarunya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan yang dilakukan dalam supply chain management perlu dilakukan untuk memastikan bahwa perusahaan mampu menjamin terpenuhinya semua permintaan konsumen. Untuk lebih memahami kegiatan dalam rantai pasok, simak pembahasan lengkapnya pada artikel di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/apa-itu-receiving-gudang\/\">Pengertian dan Jenis Receiving Gudang<\/a><\/pre>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_49 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"ez-toc-toggle-icon-1\"><label for=\"item-69dec48c62bf7\" aria-label=\"Table of Content\"><span style=\"display: flex;align-items: center;width: 35px;height: 30px;justify-content: center;direction:ltr;\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/label><input  type=\"checkbox\" id=\"item-69dec48c62bf7\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-visibility-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/#Apa_Itu_Supply_Chain_Management\" title=\"Apa Itu Supply Chain Management?\">Apa Itu Supply Chain Management?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/#Tujuan_Supply_Chain_Management\" title=\"Tujuan Supply Chain Management\">Tujuan Supply Chain Management<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/#Manfaat_Supply_Chain_Management\" title=\"Manfaat Supply Chain Management\">Manfaat Supply Chain Management<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/#1_Meningkatkan_Keuntungan\" title=\"1. Meningkatkan Keuntungan\">1. Meningkatkan Keuntungan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/#2_Menurunkan_Biaya\" title=\"2. Menurunkan Biaya\">2. Menurunkan Biaya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/#3_Memuaskan_Pelanggan\" title=\"3. Memuaskan Pelanggan\">3. Memuaskan Pelanggan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/#Contoh_Supply_Chain_Management\" title=\"Contoh Supply Chain Management\">Contoh Supply Chain Management<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/#1_Tahap_Perencanaan\" title=\"1. Tahap Perencanaan\">1. Tahap Perencanaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/#2_Tahap_Pengadaan_Barang\" title=\"2. Tahap Pengadaan Barang\">2. Tahap Pengadaan Barang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/#3_Tahap_Produksi\" title=\"3. Tahap Produksi\">3. Tahap Produksi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/#4_Tahap_Pengelolaan_Penyimpanan\" title=\"4. Tahap Pengelolaan Penyimpanan\">4. Tahap Pengelolaan Penyimpanan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/#5_Tahap_Proses_Pengiriman\" title=\"5. Tahap Proses Pengiriman\">5. Tahap Proses Pengiriman<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Supply_Chain_Management\"><\/span>Apa Itu Supply Chain Management?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"720\" height=\"392\" src=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/apa-itu-supply-chain-management.jpg\" alt=\"apa itu supply chain management\" class=\"wp-image-10116\" srcset=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/apa-itu-supply-chain-management.jpg 720w, https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/apa-itu-supply-chain-management-300x163.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Apa itu supply chain management, sumber gambar: pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Pengertian manajemen rantai pasok adalah suatu sistem yang menghubungkan setiap pihak dan seluruh kegiatan untuk mengkonversikan bahan mentah menjadi produk. Pihak-pihak yang bersangkutan ini memiliki tanggung jawab untuk mendistribusikan produk kepada konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses distribusinya harus dilakukan berdasarkan waktu dan tempat yang tepat. Selain itu kamu juga perlu menerapkan cara yang paling efisien. Sehingga produk barang jadi dapat sampai ke tangan konsumen dalam kondisi terbaik.<\/p>\n\n\n\n<p>Kesimpulannya supply chain management adalah cabang manajemen yang menghubungkan kegiatan pemasok, pabrik, penyedia logistik, dan konsumen. Didalamnya juga terdapat serangkaian kegiatan, mulai dari perencanaan, pengelolaan, hingga aktivasi produk.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tujuan_Supply_Chain_Management\"><\/span>Tujuan Supply Chain Management<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"720\" height=\"401\" src=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/tujuan-supply-chain-management.jpg\" alt=\"tujuan supply chain management\" class=\"wp-image-10112\" srcset=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/tujuan-supply-chain-management.jpg 720w, https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/tujuan-supply-chain-management-300x167.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Tujuan supply chain management, sumber gambar: pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Kegiatan manajemen rantai pasok perlu dilakukan oleh semua perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur. Pasalnya kegiatan ini dilakukan untuk membantu perusahaan mengelola persediaan barang. Selain itu kamu juga perlu memahami tentang tujuan dari pengelolaan rantai pasok berikut.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan perusahaan melakukan supply chain management adalah untuk mengatur dan mengelola penawaran serta permintaan dengan cara yang efisien. Sehingga perusahaan dapat meningkatkan kepuasan konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu kegiatan ini juga dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas produksi, penyimpanan, dan distribusi berjalan lancar. Dengan begitu perusahaan akan menghasilkan keuntungan yang besar dan persediaan barangnya terjaga.<\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan yang mampu menjalankan supply chain management dengan baik, akan mendapatkan hasil yang maksimal. Meskipun begitu, ada beberapa masalah yang sering terjadi dalam kegiatan pengelolaan rantai pasok, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Hubungan antara konsumen dengan klien.<\/li>\n\n\n\n<li>Proses pengadaan produk dengan para distributor.<\/li>\n\n\n\n<li>Tingkatan dalam outsourcing.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Ketika masalah-masalah tersebut terjadi, perusahaan harus mampu mengelola dan mencari solusi terbaiknya. Sehingga perusahaan tetap bisa melakukan seluruh kegiatan dalam manajemen rantai pasok untuk memenuhi kebutuhan pasar.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/pengertian-distribution-center\/\">Pengertian dan Tugas Distribution Center<\/a><\/pre>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Supply_Chain_Management\"><\/span>Manfaat Supply Chain Management<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"720\" height=\"404\" src=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/manfaat-supply-chain-management.jpg\" alt=\"manfaat supply chain management\" class=\"wp-image-10114\" srcset=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/manfaat-supply-chain-management.jpg 720w, https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/manfaat-supply-chain-management-300x168.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Manfaat supply chain management, sumber gambar: pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Sejatinya supply chain management memegang peran terpenting dalam pengembangan suatu bisnis yang dijalankan oleh perusahaan. Tanpa adanya kegiatan ini, perusahaan akan mengalami kerugian karena adanya kesalahan dalam pengiriman produk yang tidak sesuai dengan permintaan pasar.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menerapkan sistem pengelolaan dalam manajemen rantai pasok, perusahaan dapat menekan angka kerugian dan mendapatkan keuntungan besar. Selain itu sistem pengelolaan ini juga memiliki berbagai manfaat seperti:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Meningkatkan_Keuntungan\"><\/span>1. Meningkatkan Keuntungan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perusahaan yang menjalankan supply chain management biasanya mampu meraih keuntungan di atas rata-rata. Apalagi jika seluruh kegiatannya diawasi langsung oleh perusahaan dan selalu menghadirkan inovasi baru.<\/p>\n\n\n\n<p>Keuntungan yang besar tersebut dapat diraih lantaran perusahaan mampu menjalankan proses produksi sesuai dengan rencana. Maka tak heran apabila produk akan terjual habis ketika perusahaan berhasil menerapkan sistem supply chain management yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menurunkan_Biaya\"><\/span>2. Menurunkan Biaya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain bisa memberikan laba yang besar, menerapkan supply chain management juga dapat menurunkan biaya. Alasannya adalah karena adanya integrasi dan kerja sama yang terjadi antar divisi, sehingga biaya kebutuhan menjadi lebih sedikit.<\/p>\n\n\n\n<p>Terdapat tim yang tugasnya adalah mengontrol biaya produksi dari awal sampai proses distribusi supaya berjalan sesuai rencana. Jika berhasil menjalankannya dengan baik, perusahaan dapat menghemat biaya untuk keperluan yang lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Memuaskan_Pelanggan\"><\/span>3. Memuaskan Pelanggan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kepuasaan pelanggan merupakan hal yang penting bagi perusahaan. Kamu bisa menerapkan manajemen rantai pasok untuk membuat konsumen puas dengan produk yang dibeli. Sehingga loyalitasnya akan meningkat.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/perpetual-inventory-system\/\">Pengertian dan Ciri-ciri Perpetual Inventory System<\/a><\/pre>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Supply_Chain_Management\"><\/span>Contoh Supply Chain Management<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"720\" height=\"480\" src=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/contoh-supply-chain-management.jpg\" alt=\"contoh supply chain management\" class=\"wp-image-10115\" srcset=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/contoh-supply-chain-management.jpg 720w, https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/contoh-supply-chain-management-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Contoh supply chain management, sumber gambar: pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk mengelola rantai pasok dengan benar, perusahaan perlu menyusun rencana. Seluruh kegiatan di dalamnya harus dilakukan berurutan untuk menjamin kualitas produk. Berikut adalah tahapan dalam supply chain management yang wajib kamu ketahui.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Tahap_Perencanaan\"><\/span>1. Tahap Perencanaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tahapan pertama dalam sistem supply chain management adalah perencanaan. Biasanya tahap ini dilakukan dengan menyusun rencana untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Mulai dari membuat rencana produksi, membeli bahan baku, hingga mempersiapkan transportasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan dari tahap perencanaan adalah supaya perusahan mempunyai pedoman yang harus dilakukan di masa depan. Sebaiknya dalam tahap ini perusahaan juga menyusun kebutuhan inventaris dan laporan penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sehingga perusahaan dapat mengetahui semua hal yang berkaitan dengan pengadaan barang atau jasa yang dibutuhkan untuk menjalankan proses produksi. Tanpa adanya perencanaan perusahaan tidak bisa memenuhi permintaan pasar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Tahap_Pengadaan_Barang\"><\/span>2. Tahap Pengadaan Barang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pengadaan barang merupakan tahap penting yang dilakukan oleh tim procurement management. Dengan bantuan dari tim ini, perusahaan bisa mendapatkan barang dengan harga terbaik dan kualitas sesuai permintaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses pengadaan barang lebih mudah dijalankan apabila perusahaan memiliki sistem manajemen yang jelas. Sistem ini akan diatur dan dikontrol langsung oleh tim procurement. Sehingga barang yang dibeli angkanya dapat dikontrol.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Tahap_Produksi\"><\/span>3. Tahap Produksi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada tahap produksi, seluruh bahan baku akan diolah menjadi suatu produk yang siap dipasarkan kepada konsumen. Tak hanya melibatkan sumber daya manusia, dalam tahap ini perusahaan juga menggunakan bantuan mesin.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Tahap_Pengelolaan_Penyimpanan\"><\/span>4. Tahap Pengelolaan Penyimpanan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Meskipun barang sudah jadi, namun tidak bisa langsung dikirimkan kepada konsumen. Barang jadi akan disimpan di dalam gudang terlebih dahulu dan dikelola oleh petugas. Sehingga saat sampai ke tangan konsumen nanti, barang terjamin kualitas dan kondisinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam tahap pengelolaan dan penyimpanan ini barang harus dijaga sebaik-baiknya. Petugas akan melakukan pencatatan, mulai dari masuknya barang, proses pengambilan, sampai pengembalian barang apabila ada.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Tahap_Proses_Pengiriman\"><\/span>5. Tahap Proses Pengiriman<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Terakhir, ada proses pengiriman barang kepada konsumen. Dalam tahap ini kurir dan transportasi memegang peran paling penting. Perusahaan harus melakukan pencatatan dan pelacakan untuk memastikan bahwa proses pengiriman berjalan sesuai prosedur.<\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan harus benar-benar menjamin bahwa barang akan sampai ke tangan konsumen. Untuk menghindari adanya kesalahan dalam pengiriman barang, biasanya perusahaan akan memberikan nomor resi yang bisa dilacak langsung oleh konsumen.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p>Setiap perusahaan pasti ingin meraih keuntungan yang besar dalam pemasaran produknya. Salah satu cara yang bisa dilakukan perusahaan untuk mewujudkan keinginan tersebut adalah dengan menjalankan manajemen rantai pasok.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain bisa menghasilkan keuntungan di atas rata-rata, supply chain management juga bisa menurunkan risiko kerugian. Pasalnya dengan menerapkan pengelolaan rantai pasok yang baik, perusahaan dapat mengawasi proses produksi hingga distribusinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak hanya itu, konsumen akan merasa puas karena produk yang diterima sesuai dengan keinginan. Sehingga tingkat kepuasan dan loyalitas konsumen meningkat. Dengan kata lain perusahaan pasti mengalami kenaikan laba yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, kalau kamu mau fokus untuk ngembangin bisnis, kamu bisa loh percayakan operasional gudang kamu dengan Kompack! Solusi masalah pergudangan, packing, sampai pengiriman. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi website kompack.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>komerce.id &#8211; Manajemen rantai pasok atau supply chain management merupakan kegiatan yang sering dilakukan dalam industri manufaktur. Secara umum kegiatan utama dari industri ini adalah &#8230; <a title=\"Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management), Apa Itu?&nbsp;\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/\" aria-label=\"More on Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management), Apa Itu?&nbsp;\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":10113,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[257],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management), Apa Itu?&nbsp;<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Manajemen rantai pasok adalah kegiatan yang perlu dilakukan perusahaan untuk meraih keuntungan. Simak pembahasan lengkapnya berikut ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/supply-chain-management\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management), Apa Itu?&nbsp;\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Manajemen rantai pasok adalah kegiatan yang perlu dilakukan perusahaan untuk meraih keuntungan. Simak pembahasan lengkapnya berikut ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/supply-chain-management\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Komerce\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-20T04:30:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-03-22T09:31:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/supply-chain-management.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"238\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bayu Kurniawan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@kurnioo\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bayu Kurniawan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/supply-chain-management\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/\"},\"author\":{\"name\":\"Bayu Kurniawan\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0\"},\"headline\":\"Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management), Apa Itu?&nbsp;\",\"datePublished\":\"2023-03-20T04:30:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-22T09:31:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/\"},\"wordCount\":1089,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Pergudangan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/komerce.id\/blog\/supply-chain-management\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/supply-chain-management\/\",\"name\":\"Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management), Apa Itu?&nbsp;\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-03-20T04:30:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-22T09:31:48+00:00\",\"description\":\"Manajemen rantai pasok adalah kegiatan yang perlu dilakukan perusahaan untuk meraih keuntungan. Simak pembahasan lengkapnya berikut ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/supply-chain-management\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/komerce.id\/blog\/supply-chain-management\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/supply-chain-management\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Supply Chain Management?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog Komerce\",\"description\":\"E-Commerce dan Bisnis Online\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"Blog Komerce\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png\",\"width\":298,\"height\":82,\"caption\":\"Blog Komerce\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0\",\"name\":\"Bayu Kurniawan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bayu Kurniawan\"},\"description\":\"SEO Specialist di Komerce, berpengalaman lebih dari 4 tahun dalam SEO dan sangat tertarik pada digital marketing.\",\"sameAs\":[\"http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/\",\"http:\/\/www.instagram.com\/kurnioo\/\",\"http:\/\/www.linkedin.com\/in\/kurnioo\/\",\"https:\/\/twitter.com\/kurnioo\"],\"url\":\"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/author\/kurniawan\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management), Apa Itu?&nbsp;","description":"Manajemen rantai pasok adalah kegiatan yang perlu dilakukan perusahaan untuk meraih keuntungan. Simak pembahasan lengkapnya berikut ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/komerce.id\/blog\/supply-chain-management\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management), Apa Itu?&nbsp;","og_description":"Manajemen rantai pasok adalah kegiatan yang perlu dilakukan perusahaan untuk meraih keuntungan. Simak pembahasan lengkapnya berikut ini.","og_url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/supply-chain-management\/","og_site_name":"Blog Komerce","article_author":"http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/","article_published_time":"2023-03-20T04:30:00+00:00","article_modified_time":"2023-03-22T09:31:48+00:00","og_image":[{"width":720,"height":238,"url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/supply-chain-management.png","type":"image\/png"}],"author":"Bayu Kurniawan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@kurnioo","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Bayu Kurniawan","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/supply-chain-management\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/"},"author":{"name":"Bayu Kurniawan","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0"},"headline":"Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management), Apa Itu?&nbsp;","datePublished":"2023-03-20T04:30:00+00:00","dateModified":"2023-03-22T09:31:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/"},"wordCount":1089,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Pergudangan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/komerce.id\/blog\/supply-chain-management\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/2023\/03\/20\/supply-chain-management\/","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/supply-chain-management\/","name":"Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management), Apa Itu?&nbsp;","isPartOf":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-03-20T04:30:00+00:00","dateModified":"2023-03-22T09:31:48+00:00","description":"Manajemen rantai pasok adalah kegiatan yang perlu dilakukan perusahaan untuk meraih keuntungan. Simak pembahasan lengkapnya berikut ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/supply-chain-management\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/komerce.id\/blog\/supply-chain-management\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/supply-chain-management\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/komerce.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Supply Chain Management?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/","name":"Blog Komerce","description":"E-Commerce dan Bisnis Online","publisher":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/komerce.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#organization","name":"Blog Komerce","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png","contentUrl":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/komerce-logo.png","width":298,"height":82,"caption":"Blog Komerce"},"image":{"@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/7e8610acaf8f3b21debf109db62236a0","name":"Bayu Kurniawan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/komerce.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/161b05bba486f2f89eb3378ab3a23b13?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bayu Kurniawan"},"description":"SEO Specialist di Komerce, berpengalaman lebih dari 4 tahun dalam SEO dan sangat tertarik pada digital marketing.","sameAs":["http:\/\/www.facebook.com\/kurnioo\/","http:\/\/www.instagram.com\/kurnioo\/","http:\/\/www.linkedin.com\/in\/kurnioo\/","https:\/\/twitter.com\/kurnioo"],"url":"https:\/\/komerce.id\/blog\/blog\/author\/kurniawan\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10110"}],"collection":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10110"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10110\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10117,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10110\/revisions\/10117"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10113"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10110"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10110"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/komerce.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10110"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}